Logo BeritaSatu

E-Commerce dan Online Travel Jadi Kekuatan Ekonomi Digital

Senin, 3 Oktober 2022 | 20:47 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah bersiap menyambut era keemasan ekonomi digital Indonesia. Beragam upaya mendorong ekosistem digital terus disiapkan mulai kerangka peraturan, matchmaking business event, hingga mempersiapkan Merah Putih Fund untuk mendanai perusahaan rintisan (startup) di Tanah Air.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara pernah mengatakan berdasarkan proyeksi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ekonomi digital Indonesia tumbuh 20% dari tahun 2021 menjadi US$ 146 miliar pada 2025. Kontributor terbesar diperkirakan melalui e-commerce dan online travel agent (OTA). “Kalau kita lihat dari sisi size ekonomi digital, Indonesia meningkat dengan sangat pesat dan tentu yang namanya strategi besar dari Indonesia menghadapi revolusi industri 4.0 ke depan. Ini semua dijalankan dengan digital ekosistem dengan inovasi dan juga dengan berbagai infrastruktur digital Indonesia,” dalam keterangannya Senin (3/10/2022).

Melihat fenomena ini, pemerintah memasukkan ekonomi digital menjadi satu dari 18 industri pionir yang mendapatkan kebijakan fiskal terkait transaksi elektronik dan barang digital. Tak heran perusahaan teknologi (tech company) berlomba-lomba untuk berinovasi dalam membangun ekosistem digitalnya.

Pada praktiknya, bermacam cara dilakukan pengusaha untuk menggaet pelanggan membelanjakan uangnya, mulai promosi potongan harga, sinergi ekosistem layanan, hingga mengintegrasikan kanal penjualan digital dan konvensional (omnichannel) untuk memperluas dan memudahkan akses konsumen.

Peneliti Center of Economic and Law Studies (Celios), Muhammad Andri Perdana mengatakan pertumbuhan ekonomi di Indonesia banyak dibantu industri keuangan dan ekonomi digital. Konsep startup yang berkembang adalah mengintegrasikan dari teknologi digital. Penggabungan layanan digital antara dua platform akan menghasilkan ekosistem bisnis yang sehat.

“Secara bisnis, model kolaborasi ini menguntungkan karena memperbesar ceruk pasar, sekaligus mendongrak pendapatan dari e-commerce ini. Selain itu, model bisnis e-commerce dan OTA ini adalah berbasis teknologi digital, maka otomatis juga akan mendongkrak geliat ekonomi digital di Indonesia dan menjadi sesuatu yang baru dan luar biasa," ujar Andri.

Di tengah potensi pasar yang besar Andri mengingatkan ada sejumah tantangan sekaligus kesempatan para startup ini. Pertama, pendanaan dari asing mulai selektif karena ada resesi global. Pola bakar uang dengan memberikan promo menarik sudah tidak menarik bagi mereka. Namun di lain pihak, konsumen lebih memilih berbelanja dengan harga murah. Ketika promo berkurang, permintaan dari masyarakat juga menurun. "Bagi perusahaan yang tidak bergantung kepada pendanaan dari luar negeri akan menjadi kesempatan bagus," pungkasnya.

Di Indonesia sendiri, beberapa perusahaan sudah mulai mengimplementasikan skema bisnis ini. Misalnya dua perusahaan rintisan Blibli dan tiket.com. Di bawah naungan GDP Venture, Blibli bersinergi dengan tiket.com menggabungkan ekosistem e-commerce dan OTA. “Melalui integrasi layanan e-commerce dan online travel agent, pengguna bisa menggabungkan keanggotaan dari kedua aplikasi untuk mendapatkan keuntungan maksimal dari pemenuhan kebutuhan harian dan gaya hidup,” kata CEO dan Co-Founder Blibli, Kusumo Martanto beberapa waktu lalu.

Blibli akhir tahun lalu telah mengakuisisi mayoritas saham PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) untuk memperkuat ekosistem omnichannel di sektor e-groceries.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Erick Bangga Emiten BUMN Jadi Penggerak Bursa, Swasta?

Menteri BUMN Erick Thohir menyebut emiten-emiten BUMN berkontribusi sebesar 25% sebagai penggerak pasar modal atau lebih baik dibandingkan sektor swasta.

EKONOMI | 6 Desember 2022

BI Bidik Inflasi 2023 Turun Jadi 3% Plus Minus 1%, Pemicunya

Bank Indonesia (BI) menargetkan inflasi 2023 akan berada di kisaran 3% plus minus 1%. Target tersebut dapat bisa dicapai bila ada sinergi.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Sambut Libur Nataru, PT KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 745.622 Tiket

PT KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan 745.622 tiket untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang berlangsung mulai 22 Desember hingga 8 Januari 2023.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Harga Minyak Terkapar karena Kekhawatiran Bunga Fed

Harga minyak mentah berjangka Brent turun US$ 2,57, atau 3%, menjadi US$ 83 per barel dan WTI turun US$ 2,67, atau 3,3%, menjadi US$ 77,32 per barel.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Bursa AS Jatuh Dibayangi Kekhawatiran Kenaikan Bunga Fed

Dow Jones Industrial Average di bursa AS turun 482,78 poin, atau 1,4%, menjadi 33.947,10. S&P 500 merosot 1,79% menjadi 3.998,84.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Tiongkok Relaksasi Pembatasan Covid-19, Bursa Eropa Turun

Stoxx 600 di bursa Eropa melemah 0,4% dengan sebagian besar sektor di wilayah negatif. Saham makanan dan minuman turun 1,5% memimpin kerugian.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Cegah PHK, Apindo Minta Pemerintah Batalkan Permenaker

Aturan Permenaker dinilai akan menimbulkan risiko badai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang lebih besar di tahun depan.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Penjualan Yelooo Integra Datanet Naik 179,6% karena Ekspansi

Perusahaan infrastrukkur internet, PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) hingga kuartal III 2022 mencatatkan penjualan Rp 1 triliun melesat 179,6%.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Investor Sayangkan Banyak Startup yang Lakukan PHK

Pihak investor ikut menyayangkan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan rintisan atau startup.

EKONOMI | 5 Desember 2022

OJK Cabut Izin Usaha Wanaartha Life

OJK resmi mengumumkan pencabutan izin usaha PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau Wanaartha Life/PT WAL.

EKONOMI | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri Untuk Transisi Energi Berkelanjutan

Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri Untuk Transisi Energi Berkelanjutan

NEWS | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE