Logo BeritaSatu

OPEC Kurangi Produksi Terbesar Sejak 2020, Harga Minyak Naik

Selasa, 4 Oktober 2022 | 07:09 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Chicago, Beritasatu.com - Harga minyak melonjak hampir US$ 4 per barel pada Senin (3/10/2022) karena OPEC+ mempertimbangkan mengurangi produksi lebih 1 juta barel per hari (bph) untuk menopang harga minyak. Rencana itu akan menjadi pemotongan terbesar sejak dimulainya pandemi Covid-19 tahun 2020.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik US$ 3,72, atau 4,37%, menjadi US$ 88,86 per barel. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS mengakhiri perdagangan 5,2%, atau US$ 4,14 jadi US$ 83,63 per barel.

Harga minyak telah turun selama 4 bulan berturut-turut sejak Juni 2022, karena penguncian akibat Covid-19 di Tiongkok, sebagai konsumen energi utama dunia. Hal ini merusak permintaan minyak. Di sisi lain, kenaikan suku bunga dan dolar AS membebani pasar keuangan global.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang dikenal OPEC+, sedang mempertimbangkan pengurangan produksi lebih 1 juta barel per hari menjelang pertemuan Rabu (5/10/2022), sumber OPEC+ mengatakan kepada Reuters.

Angka itu tidak termasuk pemotongan sukarela tambahan oleh anggota OPEC+.

"Sebagian besar trader mengharapkan pemotongan sekitar 50.000 barel per hari," kata Wakil Presiden Perdagangan di BOK Financial, Dennis Kissler.

Jika disetujui, ini akan menjadi pemotongan bulanan kedua berturut-turut setelah mengurangi produksi 100.000 bph bulan lalu.

Target produksi OPEC+ 3 juta barel per hari pada Juli meleset dari target. Demikiain dua sumber kelompok produsen mengatakan karena sanksi terhadap beberapa anggota dan rendahnya investasi sehingga menghalangi kemampuan meningkatkan produksi.

Adapun stok minyak mentah AS diperkirakan meningkat sekitar 2 juta minggu lalu, jajak pendapat awal Reuters menunjukkan pada Senin. Persediaan di pusat penyimpanan Cushing, Oklahoma, naik 730.297 barel menjadi 29,6 juta barel, menurut sumber pasar, mengutip data Genscape.

Indeks dolar turun 4 hari berturut-turut pada Senin setelah menyentuh level tertinggi dalam 2 dekade. Pelemahan dolar dapat meningkatkan permintaan minyak dan mendukung harga.

Goldman Sachs mengatakan pihaknya yakin pengurangan pasokan OPEC+ dapat membantu memperbaiki eksodus besar investor minyak yang telah membuat harga di bawah kinerja fundamental.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dijanjikan 600.000 Ton Beras, Bulog: Hanya Ada 166.000 Ton

Dirut Bulog, Budi Waseso (Buwas) mengungkapkan, dari data yang disampaikan Kementan sebanyak 600.000 ton, Bulog hanya bisa menyerap sebanyak 166.000 ton.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Awas Tertipu Perangkat Bodong, Begini Cara Cek IMEI HP

Masyarakat diminta untuk memastikan nomor IMEI HP yang tercantum dalam kemasan dengan jumlah SIM yang digunakan agar tidak tertipu ponsel atau HP bodong.

EKONOMI | 7 Desember 2022

BPJS Kesehatan Dukung Kemenkes Naikkan Tarif Layanan RS

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendukung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk kenaikan tarif layanan kesehatan rumah sakit (RS).

EKONOMI | 7 Desember 2022

APSI: Jasa Unlock IMEI Rugikan Industri dan Negara

Asosiasi Pengusaha Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) menilai jasa unlock IMEI untuk ponsel ilegal di marketplace telah merugikan industri dan negara.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Beda dengan Kripto, Digital Rupiah Akan Jadi Alat Pembayaran Sah

Berbeda dengan kripto, digital rupiah akan diterapkan menjadi alat pembayaran yang sah.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Rayu Investor AS, Airlangga Pamer Kinerja Ciamik Indonesia

Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia terbukti sebagai negara yang bertahan dari krisis dengan tetap menjamin ketahanan ekonomi dan politik.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Prospek TOD 2023 Cerah, Adhi Commuter Bidik Kinerja Positif

Gema Goeyardi pendiri sekaligus CEO Astronacci International menjadi anggota Forbes Finance Council. 

EKONOMI | 7 Desember 2022

BKPM Sudah Terbitkan 2,9 Juta Nomor Induk Berusaha

BKPM menyampaikan bahwa total Nomor Induk Berusaha (NIB) yang telah diterbitkan mencapai 2,9 juta NIB per 5 Desember 2022.

EKONOMI | 7 Desember 2022

BI: Cadangan Devisa November Naik Jadi US$ 134 Miliar

BI melaporkan posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada November 2022 naik jadi US$ 134 miliar dari Oktober 2022 senilai US$ 130,2 miliar.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Ini Bedanya Mata Uang Rupiah Digital dengan Uang Tunai

Bank Indonesia (BI) dalam waktu dekat akan mengimplementasikan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau rupiah digital.

EKONOMI | 7 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Begini Rute Bus Tamu Undangan Pernikahan Kaesang di Solo

Begini Rute Bus Tamu Undangan Pernikahan Kaesang di Solo

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE