Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Ganjar Dorong Negara Uni Eropa Investasi di Jateng

Selasa, 4 Oktober 2022 | 15:51 WIB
Oleh : JNS
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo bersama Duta Besar Uni Eropa Vincent Piket menghadiri acara Uni Eropa-Central Java Trade and Investment Dialogue di Hotel Gumaya, Kota Semarang, Selasa 4 Oktober 2022.

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengundang perusahaan-perusahaan dari negara Uni Eropa untuk berinvestasi di Jateng, khususnya untuk industri high technology atau teknologi tinggi. Sejauh ini investasi dari negara-negara Uni Eropa di Jawa Tengah masih kalah dengan negara-negara non-Uni Eropa.

Dilansir dari siaran pers Pemprov Jateng, realisasi investasi negara-negara Uni Eropa pada semester I 2022 baru mencapai $4,9 juta. Jerman sejauh ini menjadi negara tertinggi yang berinvestasi di Jateng dengan total $1,4 juta, disusul Belgia dengan $1,2 juta.

"Tadi saya tampilkan bahwa (investasi) Uni Eropa belum banyak, yang tertinggi Jerman. Mudah-mudahan nanti anggota Uni Eropa lain bisa datang untuk masuk ke Jawa Tengah," kata Ganjar usai menghadiri acara Uni Eropa-Central Java Trade and Investment Dialogue di Hotel Gumaya, Kota Semarang, Selasa (4/10/2022).

Ganjar menjelaskan potensi kerja sama dalam dunia perdagangan dan investasi antara Indonesia, khususnya Jateng, dengan Uni Eropa sangat besar. Persoalan yang dihadapi oleh negara-negara Uni Eropa juga sama dengan negara lain di dunia termasuk Indonesia. Pertama, tentu masalah energi, dalam hal ini gas. Kedua, masalah pangan.

Gubernur Jateng mengatakan kerja sama dalam bidang perdagangan dan investasi menjadi penting untuk bersama sekuat tenaga mencari terobosan dan solusi. Apalagi di Jateng, terdapat banyak kawasan industri dan perdagangan yang disiapkan dengan insentif yang cukup besar.

"Ini potensi yang bagus antara Indonesia, khususnya Jawa Tengah, dengan Uni Eropa. Kita harapkan bisa mengundang lebih banyak, maka tadi kita tawarkan beberapa kawasan industri yang cukup menarik agar bisa datang," jelasnya.

Potensi besar itu semakin terlihat ketika pada Senin (3/10) lalu, Ganjar bersama Presiden Joko Widodo menghadiri groundbreaking perusahaan penghasil pipa, Wavin Manufacturing, di Grand Batang City. Perusahaan asal Belanda tersebut memulai pembangunan pabrik di lahan seluas 20 hektar dengan nilai investasi mencapai Rp 1,9 triliun.

"Kemarin Wavin, perusahaan Belanda yang cukup besar sudah masuk di Batang. Nestle juga sudah ada di Batang," ujarnya.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket, itu Ganjar berharap lebih banyak perusahaan Uni Eropa masuk di Jawa Tengah. Khususnya yang bergerak pada industri high technology. Sebab sejauh ini, banyak perusahaan yang ingin berinvestasi lebih pada industri infrastruktur.

"Tentu yang mereka tadi omongkan lebih banyak mau infrastruktur tapi sebenarnya kami juga ingin yang high technology juga, kalau hi-tech bisa masuk ke sini kan cukup bagus," katanya.

Terkait kerja sama dengan Uni Eropa ini, Ganjar juga menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng untuk proaktif. Ia berharap ada tindak lanjut dari acara dialog tersebut.

"Jadi list of product-nya ada, insentifnya ada, lokasinya kita ada, dan habis ini mereka akan diajak tur untuk melihat beberapa kawasan industri dan mudah-mudahan nanti melahirkan kerja sama yang lebih baik dan investasinya lebih banyak," kata Ganjar.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: PR


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI