Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Harga Emas Naik karena Penurunan Imbal Hasil dan Dolar

Rabu, 5 Oktober 2022 | 08:32 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP
Ilustrasi emas.

Chicago, Beritasatu.com - Harga emas naik lebih 1% ke level tertinggi 3 minggu pada Selasa (4/10/2022), karena pelemahan dolar dan imbal hasil Treasury AS turun, Investor berharap Federal Reserve AS (the Fed) dapat mengadopsi pendekatan kurang agresif atas kenaikan suku bunga.

Harga emas di pasar spot menguat 1,57% menjadi US$ 1.725,87 per ons, tertinggi sejak 13 September. Sementara harga emas berjangka AS menguat 1,9% menjadi US$ 1.734,80.

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun turun sejalan dengan pelemahan dolar, sehingga membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Sementara data non-farm payrolls AS yang akan dirilis pada Jumat (7/10/2022) dapat menawarkan lebih banyak kejelasan tentang pengetatan kebijakan Fed.

Harga emas mencatatkan persentase kenaikan harian terbesar sejak Maret pada Senin (3/10/2022). Namun, kenaikan suku bunga AS meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan dengan hasil nol.

“Emas belum keluar dari masalah, tapi setidaknya kita telah melihat rebound sangat kuat. Langkah pertama didorong short covering,” kata Kepala Strategi Komoditas Saxo Bank, Ole Hansen.

Bank pemasok emas telah mengurangi pengiriman ke India menjelang festival besar demi fokus pada China, Turki, dan pasar lain di mana premi yang lebih baik ditawarkan, tiga pejabat bank dan dua operator brankas mengatakan kepada Reuters.

Harga perak di pasar spot naik 1,4% menjadi US$ 21,03 per ons, tertinggi lebih dari 3 bulan, mengikuti hari terbaiknya sejak 2008 di sesi sebelumnya.

Sementara harga platinum naik 3,17% menjadi US$ 931,06, dan paladium menguat 4,4% ke level tertinggi 5 bulan di US$ 2,317,76.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: CNBC


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI