Logo BeritaSatu

Pengawasan IKNB OJK Perlu Dipisah Sesuai Karakteristik Industri

Kamis, 6 Oktober 2022 | 05:17 WIB
Oleh : Prisma Ardianto / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) atau Omnibus Law sektor Keuangan memisahkan pengawasan di bidang industri keuangan non-bank (IKNB) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi dua bagian, yakni sektor industri penghimpun dana dan penyalur dana. Usulan ini dinilai perlu untuk mendorong fokus pengaturan dan pengawasan yang lebih terarah, efektif dan efisien.

Bagian Keempat RUU P2SK membahas mengenai Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ketentuan di antaranya untuk menyempurnakan UU Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK. RUU yang menjadi inisiatif DPR ini mengubah Pasal 10 mengenai struktur Dewan Komisioner.

Sebelumnya, Pasal 10 ayat (4e) menerangkan bahwa satu dari sembilan anggota dewan komisioner OJK adalah seorang Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya. Pengawasan di sektor IKNB ini kemudian dipisah sesuai karakteristik industri.

Pasal 10 ayat (4e) pada RUU P2SK mengubah ketentuan tersebut menjadi hanya Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian dan Dana Pensiun. Namun dibentuk baru Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Modal Ventura, Financial Technology, Koperasi, dan Lembaga Keuangan Lainnya. Selain memisahkan pengawasan beberapa sektor industri eksisting di IKNB, OJK mendapat penugasan baru untuk mengawasi sektor koperasi.

Berdasarkan statistik OJK, sektor IKNB per Agustus 2022 mencatat total aset mencapai Rp 2.997 triliun. Dengan total pelaku usaha jasa keuangan sebanyak 1.289 entitas, terbagi menjadi 1.168 entitas konvensional dan 121 entitas syariah.

Menanggapi usul DPR ini, Co Founder & Direktur Eksekutif Segara Institut Piter Abdullah menyampaikan, memang cukup repot mengawasi berbagai jenis industri dalam satu Kepala Eksekutif OJK. Setidaknya pemisahan pengawasan menjadi dua bagian ini nantinya bisa membuat OJK lebih fokus.

"Saya rasa pemisahan ini bagus agar fokus pengaturan dan pengawasan lebih terarah. Sehingga nantinya juga diharapkan bisa lebih efektif dan efisien," kata Piter ketika dihubungi Investor Daily, dikutip Rabu (5/10/2022).

Dia juga setuju dengan usul DPR yang setidaknya memisahkan sektor IKNB menjadi dua bagian, yaitu industri-industri yang mengumpulkan dana seperti perasuransian dan dana pensiun. Sedangkan sektor industri dengan karakteristik menyalurkan dana seperti perusahaan pembiayaan, modal ventura, fintech p2p lending, dan lembaga jasa keuangan lainnya diawasi secara berbeda, dengan Kepala Eksekutif (KE) berbeda.

Baca selanjutnya
Piter meyakini, pemisahan pengawasan IKNB yang dengan pendekatan karakteristik industri ini ...


hal 1 dari 3 halaman

Halaman: 123selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Inflasi dan Fed Mulai Dovish Katalis Positif IHSG Pekan Ini

the Fed yang diperkirakan mulai dovish ke depannya, diyakini menjadi katalis positif bagi IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI).

EKONOMI | 28 November 2022

Harga SUN Menguat Terbatas karena Fed Rate Melandai

Harga SUN akan menguat karena melemahnya sentimen Fed rate hike dan sentimen positif net buy asing pada pekan lalu yang mencapai Rp 11 triliun.

EKONOMI | 28 November 2022

Hingga Oktober, Penerbitan Obligasi Naik 28% Jadi Rp 144,9 T

Meningkatnya penerbitan obligasi korporasi sejalan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan impresif.

EKONOMI | 28 November 2022

Meski Oktober APBN Defisit, Konsolidasi Fiskal On Track

Defisit APBN Oktober 2022 sebesar 0,91% terhadap PDB atau setara Rp 169,5 triliun masih sehat dan kredibel.

EKONOMI | 28 November 2022

AAJI Proyeksikan Asuransi Jiwa Tumbuh Lebih Hati-hati

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memperkirakan perusahaan asuransi jiwa bakal mencatatkan pertumbuhan bisnis di tahun 2023.

EKONOMI | 28 November 2022

Ditopang Telkom Group, Begini Rencana Bisnis Indico

Indico yang merupakan entitas anak usaha PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), siap menjadi enabler ekosistem bisnis digital dan startup di Indonesia.

EKONOMI | 27 November 2022

Perkuat Jaringan, Samanea Group Gandeng 9 Peritel Global

Samanea Group mengembangkan kerja sama strategis dengan 9 perusahaan peritel branded yang memiliki basis e-commerce kuat di Samanea Hybrid Trade Outlet.

EKONOMI | 27 November 2022

Batik Eco Print, Jadi Salah Satu Produk UMKM di Eco Run Fest 2022

Pertamina Eco Run Fest 2022 menghadirkan kegiatan Eco Market menampilkan UMKM yang menawarkan produk batik eco print.

EKONOMI | 27 November 2022

Lokananta Jadi Sentra Kreativitas Musisi, Seniman dan UMKM

PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) yang merupakan anggota Holding Danareksa berkomitmen membangkitkan kembali Lokananta, studio rekaman pertama di Indonesia.

EKONOMI | 27 November 2022

Pertamina Berikan Bantuan TJSL untuk 25 Desa Energi Berdikari

PT Pertamina (Persero) memiliki program desa energi berdikari. Hal ini sejalan dengan tema Pertamina Eco Run Fest 2022.

EKONOMI | 27 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Longsor di Ischia Tewaskan 7 Orang, Italia Umumkan Keadaan Darurat

Longsor di Ischia Tewaskan 7 Orang, Italia Umumkan Keadaan Darurat

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE