Logo BeritaSatu

Harga Emas Tertekan Saat Dolar dan Imbal Hasil "Bersinar"

Kamis, 6 Oktober 2022 | 06:52 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Chicago, Beritasatu.com - Harga emas melemah lebih 1% pada Rabu (5/10/2022), terbebani penguatan dolar dan imbal hasil Treasury Amerika Serikat (AS) menjelang data pekerjaan AS yang dapat memengaruhi kenaikan suku bunga Federal Reserve (the Fed).

Harga emas di pasar spot turun 0,6% pada US$ 1.715,99 per ons, setelah mencapai puncak 3 minggu di US$ 1.729,39 pada Selasa (4/10/2022). Sementara harga emas berjangka AS melemah 0,6% pada US$ 1.720,80 per ons.

"Kami melihat penguatan dolar dan imbal hasil memicu pelemahan harga emas setelah naik cukup agresif beberapa hari terakhir," kata Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, David Meger.

Membuat emas kurang menarik bagi pemegang mata uang lainnya, dolar naik lebih 1% terhadap mata uang lainnya, setelah membukukan hari terburuk sejak Maret 2020 pada Selasa (4/10/2022). Adapun acuan imbal hasil Treasury AS 10-tahun juga naik.

Data menunjukkan pengusaha swasta AS meningkatkan perekrutan pada September, menunjukkan permintaan pekerja tetap kuat meskipun suku bunga meningkat dan kondisi keuangan lebih ketat.

Fokus investor sekarang bergeser ke data nonfarm payrolls September dari Departemen Tenaga Kerja AS yang rilis Jumat (7/10/2022).

“The Fed fokus pada pasar pekerjaan, kami melihat petunjuk tentang perlambatan di bidang manufaktur. Namun, jika kita melihat jumlah pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan, itu mengecewakan pasar emas,” kata Meger.

Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, karena hal ini meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Sementara harga perak di pasar spot turun 2,7% menjadi US$ 20,54 per ons, setelah naik ke level tertinggi 3 bulan pada hari sebelumnya.

Adapun platinum turun 1,5% menjadi US$ 915,97 per ons dan paladium ambles 2,8% menjadi US$ 2.250,67.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ke Papua, Sri Mulyani Minta Freeport Tingkatkan Produktivitas

Sri Mulyani mengunjungi kawasan pertambangan Freeport Indonesia di Tembagapura, Papua. Sri Mulyani minta Freeport meningkatkan produktivitas.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Pascapandemi Covid-19, Minat Pembelian Properti 2022 Naik 18 Persen

Kondisi ekonomi pascapandemi Covid-19 yang membaik membuat minat masyarakat untuk membeli berbagai produk properti meningkat hingga 18 persen.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Banyak Startup Lakukan PHK, Ini Penyebabnya Menurut Pandu Sjahrir

Beberapa faktor yang menyebabkan startup melakukan PHK di antaranya faktor eksternal seperti kenaikan bunga, inflasi dan strategi "bakar uang".

EKONOMI | 6 Desember 2022

Loyo, Kurs Rupiah Melemah 150 Poin ke Rp 15.600

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (6/12/2022) terpantau melemah ke kisaran Rp 15.600.

EKONOMI | 6 Desember 2022

400 Saham Melemah, IHSG Tumbang 1,77%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/12/2022), ditutup anjlok sebesar 94,76 poin (1,77%) menjadi 6.892,57

EKONOMI | 6 Desember 2022

OJK: Industri Keuangan Non Bank Masih Tumbuh, Profil Risiko Terjaga

OJK mencatat sektor industri keuangan non bank (IKNB) secara umum sampai dengan Oktober 2022 masih mencatatkan pertumbuhan.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Permintaan Ekspor Turun, 11 Sektor Manufaktur RI Alami Kontraksi

PMI Indonesia 50,3 dan ada 11 sektor kontraksi dan juga penurunan purchasing order terutama untuk sektorTPT, sepatu, dan apparel.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Menko Airlangga Targetkan 65% Pemda Go Digital di 2023

Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) menargetkan 65% pemerintah daerah masuk kategori digital pada 2023.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Melesat, Transaksi Digital di RI Diperkirakan Rp 3.424 T

Pemerintah meyakini potensi digitalisasi di Indonesia akan terus meningkat, seiring komitmen untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi di daerah.

EKONOMI | 6 Desember 2022

CIMB Niaga Finance Raih Pinjaman Syariah Rp 700 Miliar

PT CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance/CNAF) meraih pinjaman sindikasi syariah senilai Rp 700 miliar.

EKONOMI | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Ricky Rizal


# Kecelakaan Beruntun di Jaktim


# Pernikahan Kaesang


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Basarnas Terus Cari 8 Korban Hilang Akibat Gempa Cianjur

Basarnas Terus Cari 8 Korban Hilang Akibat Gempa Cianjur

NEWS | 16 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE