Logo BeritaSatu

Standarisasi Operasi MEPS Pelindo Group 124% dari Target

Kamis, 6 Oktober 2022 | 10:38 WIB
Oleh : Ifan Ahmad / WBP

Makassar, Beritasatu.com– PT Pelindo Jasa Maritim, Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Group menyatakan standarisasi operasi MEPS (marine, equipment and port services) sudah mencapai 124% dari target 2022.

“Pasca-penggabungan atau merger Pelindo dan terbentuknya SPJM, memberikan value creation bagi perusahaan dan konsumen, antara lain pengembangan layanan tambahan MEPS yang sudah mencapai 124% dari target tahun 2022 dan operasi layanan MEPS di TUKS (terminal untuk kepentingan sendiri) atau tersus (terminal khusus) mencapai 370% dari target tahun ini,” kata Direktur Utama Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM), Prasetyadi di Makassar, Kamis (6/10/2022).

Mmebaiknya layanan MEPS menurut dia, menumbuhkan kepercayaan konsumen kepada SPJM. Hingga saat ini SPJM juga telah melakukan serah terima operasi sarana bantu dan prasarana pemanduan kapal melalui tiga tahapan yaitu tahap I pada 1 Januari 2022, tahap II pada 1 Februari 2022 dan tahap III pada 1 Maret 2022.

Dia mengatakan PT Pelindo Jasa Maritim sebagai salah satu subholding, fokus pada bidang jasa layanan kapal, kelautan, peralatan, dan jasa kepelabuhanan lainnya seperti pengerukan, utilitas, dan energi.

Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Patrick menuturkan, selama 1 tahun pascamerger Pelindo, SPJM mulai menjalankan bisnisnya sebagai subholding yang menangani jasa energi di pelabuhan. SPJM telah melakukan elektrifikasi di Terminal Petikemas Bitung. “Kami menargetkan program elektrifikasi di semua pelabuhan, di Terminal Petikemas Bitung pekerjaan elektrifikasi ada di empat unit container crane," ujar Patrick.

Dia mengatakan, elektrifikasi untuk mencapai program green port, sehingga mengurangi polusi udara dan efisien

Direktur Utama PT Equiport Inti Indonesia (EII), anak usaha SPJM, Muhammad Ayub Rizal menuturkan saat ini pelabuhan di seluruh dunia sedang menghadapi menurunnya kualitas lingkungan. Namun pelabuhan juga dituntut menjalankan aktivitasnya melayani jasa perdagangan dunia yang semakin meningkat.

“Untuk menjaga keberlanjutan proses maritime logistics khususnya jasa kepelabuhanan, maka pelabuhan harus beradaptasi terhadap perubahan tersebut dengan mengembangkan konsep green port,” kata dia.

Green Port merupakan suatu konsep baru dalam pengembangan pelabuhan berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek kelestarian lingkungan, konservasi energi, community development, dan kepentingan ekonomi dari pelabuhan itu sendiri. Konsep green port telah menjadi komitmen pelabuhan-pelabuhan di dunia untuk mengurangi emisi karbon.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BI Waspadai Penguatan Dolar karena Akan Ganggu Ekonomi

BI akan terus mewaspadai perkembangan dinamika ekonomi terkini, yakni terus menguatnya dolar Amerika Serikat (AS).

EKONOMI | 30 November 2022

Jelang Natal, Pemerintah Gelontorkan Beras Stabilkan Harga

Bapanas dan Perum Bulog menggelontorkan beras ke pasar untuk menstabilkan harga menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (nataru).

EKONOMI | 30 November 2022

Mattel Akan Tambah Kapasitas Produksi Barbie dan Hot Wheels di Indonesia

Dalam rangka HUT ke-30 di Indonesia, PT Mattel Indonesia akan meresmikan fasilitas molding terbaru yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat.

EKONOMI | 30 November 2022

Defisit APBN 2023 Dipatok Turun Jadi 2,84%, Caranya?

Pemerintah menargetkan defisit APBN 2023 sebesar 2,84% dari PDB atau secara nominal Rp 598,2 triliun.

EKONOMI | 30 November 2022

Hilirisasi Industri, Jokowi Tidak Mau Dengar Investor Dipersulit

Jokowi menegaskan kepada jajaran kementerian hingga kepala daerah untuk tidak mempersulit investasi dalam hilirisasi.

EKONOMI | 30 November 2022

Global Suram, Gubernur BI Minta Jaga Capaian Positif Ekonomi

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan berbagai capaian positif ekonomi Indonesia di masa pemulihan dari dampak pandemi Covid-19 harus tetap dijaga.

EKONOMI | 30 November 2022

BI Perkirakan Ekonomi 2023 Tumbuh 4,5-5,3%

Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 tetap kuat di kisaran 4,5-5,3% dan meningkat menjadi 4,7-5,5% pada 2024.

EKONOMI | 30 November 2022

Hadapi Ancaman Resesi, XL Axiata Fokus di Tiga Pilar Pertumbuhan

XL Axiata akan fokus pada tiga pilar pertumbuhan, yaitu convergence proposition, network expansion, serta customer experience.

EKONOMI | 30 November 2022

Sektor Keuangan Melonjak, IHSG Naik 0,47%

IHSG ditutup menguat 32,79 poin (0,47%) ke level 7.044,86. IHSG hari ini bergerak bervariasi dengan rentang 6.994 – 7.062

EKONOMI | 30 November 2022

Oktober, Piutang Pembiayaan Multifinance Rp 402,64 Triliun

Kinerja pembiayaan multifinance terus melanjutkan tren positif seiring pemulihan nasional khususnya di sektor otomotif.

EKONOMI | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menpora Tunggu Rekomendasi FIFA soal Kelanjutan Liga 1 Indonesia

Menpora Tunggu Rekomendasi FIFA soal Kelanjutan Liga 1 Indonesia

BOLA | 8 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE