Logo BeritaSatu

Kredit Usaha Rakyat Diharapkan Menyentuh Petani Kecil

Jumat, 7 Oktober 2022 | 02:05 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR

Jakarta, Beritasatu.comKredit usaha rakyat (KUR) diharapkan menyentuh petani kecil. Pasalnya, selama ini KUR dinilai tidak menyentuh petani kecil. Meski, KUR diakui bermanfaat bagi pengembangan dan kebangkitan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Menurut saya KUR ini tidak tepat sasaran. Ya memang bermanfaat, jelas, misalnya untuk UMKM,” kata pakar pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, Kamis (6/10/2022).

Andreas menyebut adanya kajian Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) yang menemukan besaran serapan KUR oleh petani kecil. Menurutnya, KUR lebih banyak diserap oleh pelaku usaha kelas menengah dibanding petani kecil.

“Dari hasil kajian tersebut, petani kecil yang menyerap KUR kurang dari 1 persen. Berarti KUR diserap siapa? Ya, middle-man,” ujarnya.

Menurutnya, hal itu disebabkan pelaksanaan KUR menganut aturan dan kaidah perbankan, seperti adanya agunan dan besaran cicilan yang dinilai menyulitkan petani kecil. Hal itu tidak memungkinkan petani kecil mengakses program tersebut.

Anderas menyarankan agar pemerintah membuat mekanisme baru yang lebih ramah petani kecil. “Harus dicari satu mekanisme penyaluran KUR, sehingga petani kecil bisa menyerap KUR tersebut,” ujar Ketua Umum AB2TI ini.

Andreas mengakui petani kecil sangat membutuhkan KUR. Oleh sebab itu, pemerintah juga untuk menerbitkan peraturan perbankan baru untuk memudahkan petani kecil dalam mengakses KUR.

“Pemerintah harus menerbitkan peraturan perbankan yang baru, sehingga petani kecil yang tidak memiliki agunan, yang tidak tahu teknologi, yang tidak tahu apa pun ini bisa menyerap KUR tersebut,” tuturnya.

Selain itu, proses yang panjang dalam pengurusan KUR juga menjadi persoalan tersendiri. Menurut Andreas, petani tidak bisa menunggu dalam jangka waktu berbulan-bulan untuk mendapatkan dana untuk bertani. Dengan begitu, perlu mekanisme. “Sudah barang tentu perbankan tidak bisa disalahkan, kalau tidak ikut aturan kena juga mereka, sehingga aturannya yang diubah,” katanya.

Meski demikian, Andreas menekankan ketika pemerintah membuat aturan dan mekanisme baru penyaluran KUR yang ramah petani kecil juga tidak akan menyelesaikan persoalan. Ada tantangan lain yang muncul dari keterbatasan petani kecil.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian irlangga Hartarto memaparkan berbagai program pemerintah untuk mendukung usaha kecil. Airlangga menyebut kredit usaha rakyat yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan.

“Kredit usaha rakyat itu sangat berkontribusi terhadap ketahanan pangan jadi itu kemarin mendapatkan apresiasi dari organisasi pangan dan pertanian dunia atau Food and Agriculture Organization (FAO) dan berbagai lembaga dunia,” kata Airlangga yang juga ketua umum Partai Golkar.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tarik-menarik Sentimen Inflasi dengan Window Dressing, IHSG Berpotensi Rebound

Koreksi IHSG yang terjadi selama dua hari berturut-turut diakibatkan kekhawatiran pasar akan inflasi Amerika Serikat (AS) yang berkepanjangan.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Bermasalah, 13 Perusahaan Asuransi dalam Pengawasan Khusus OJK

Sebanyak 13 perusahaan asuransi yang kini dalam status pengawasan khusus dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

EKONOMI | 8 Desember 2022

IHSG Masih Tertekan, Ini 7 Saham Rekomendasi Yugen Sekuritas

Yugen Bertumbuh Sekuritas memprediksi IHSG masih tertekan dan akan diperdagangkan pada rentang 6.721 – 7.027.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Link Net Gelar Malam Penghargaan untuk Pelanggan Setia

PT Link Net Tbk menyelanggarakan Link Net Enterprise Customer Award 2022 di Hotel Westin Jakarta, Rabu (7/12/2022).

EKONOMI | 8 Desember 2022

Grup Pertamina, PalmCo, dan Pupuk Kaltim Masuk Daftar IPO BUMN 2023

Kementerian BUMN siap membawa empat BUMN melantai di bursa pada tahun depan. Dua di antaranya dari grup Pertamina, PalmCo, dan Pupuk Kaltim.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Sri Mulyani: Nilai Aset Negara Capai Rp 11.454 Triliun

Kementerian Keuangan menyatakan valuasi dan kualitas aset barang milik negara dan aset milik negara hingga tahun 2021 telah mencapai Rp 11.454 triliun.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Pemprov DKI Dukung Pengembangan UMKM Lewat Jakpreneur

Untuk mendukung kemajuan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menggulirkan program Jakpreneur.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Dijanjikan 600.000 Ton Beras, Bulog: Hanya Ada 166.000 Ton

Dirut Bulog, Budi Waseso (Buwas) mengungkapkan, dari data yang disampaikan Kementan sebanyak 600.000 ton, Bulog hanya bisa menyerap sebanyak 166.000 ton.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Awas Tertipu Perangkat Bodong, Begini Cara Cek IMEI HP

Masyarakat diminta untuk memastikan nomor IMEI HP yang tercantum dalam kemasan dengan jumlah SIM yang digunakan agar tidak tertipu ponsel atau HP bodong.

EKONOMI | 7 Desember 2022

BPJS Kesehatan Dukung Kemenkes Naikkan Tarif Layanan RS

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendukung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk kenaikan tarif layanan kesehatan rumah sakit (RS).

EKONOMI | 7 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tarik-menarik Sentimen Inflasi dengan Window Dressing, IHSG Berpotensi Rebound

Tarik-menarik Sentimen Inflasi dengan Window Dressing, IHSG Berpotensi Rebound

EKONOMI | 28 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE