Logo BeritaSatu

OJK Optimistis Capai Target Inklusi Keuangan 90% di 2024

Jumat, 7 Oktober 2022 | 14:53 WIB
Oleh : Prisma Ardianto / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana mulai melakukan survei indeks nasional literasi dan inklusi keuangan secara tahunan mulai 2023. Terkini, OJK bersama Kementerian/Lembaga dan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) menyelenggarakan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2022 sepanjang Oktober ini.

Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari menyampaikan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memasang target inklusi keuangan sebesar 90% di akhir 2024.

"Dalam Survei Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan OJK pada 2019, tingkat literasi tercatat sebesar 38,03% dan indeks inklusi keuangan mencapai 76,19%," jelas Friderica dalam konferensi pers secara hybrid, Jumat (7/10/2022).

Frederica mengatakan, survei tersebut terus dilakukan secara periodik oleh OJK pada tahun 2013, 2016, 2019, dan terakhir 2022. Hasil dari survei terbaru untuk tahun ini masih dalam perhitungan dan akan diumumkan pada akhir Oktober 2022 nanti. Berdasarkan hasil perhitungan sementara, telah terjadi peningkatan yang menggembirakan.

OJK Optimistis Capai Target Inklusi Keuangan 90% di 2024
Infografis hasil survei Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan OJK 2019.

"Tapi ketika saya masuk ke OJK, saya sampaikan kalau bikin survei jangan setiap tiga tahun. Khawatirnya kalau setiap tiga tahun, maka pertumbuhan setiap tahunnya tidak sesuai target, nanti mis. Nah kita (mulai) tahun depan akan melakukan survei setiap tahun," kata Frederica.

Wanita yang akrab disapa Kiki ini menerangkan, Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan OJK Tahun 2019 mencatat tingkat literasi di perkotaan mencapai 41,41% dan tingkat inklusi 83,60%. Sedangkan di wilayah pedesaan, tingkat literasi 34,53% dan inklusi sebesar 68,49%.

"Kita bisa melihat tingkat literasi dan inklusi di pedesaan lebih rendah. Sementara kita juga melihat sebetulnya banyak sekali korban-korban penipuan berkedok investasi ini juga dari desa-desa, baik itu mengatasnamakan koperasi dan sebagainya yang ilegal, kemudian korban pinjol ilegal itu banyak dari masyarakat pedesaan. PR kita semua supaya literasi dan inklusi di pedesaan ini semakin meningkat," jelas Kiki.

Baca selanjutnya
Melalui akses keuangan, kata Kiki, masyarakat memiliki kesempatan untuk memiliki produk-produk ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Investor Sayangkan Banyak Startup yang Lakukan PHK

Pihak investor ikut menyayangkan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan rintisan atau startup.

EKONOMI | 5 Desember 2022

OJK Cabut Izin Usaha Wanaartha Life

OJK resmi mengumumkan pencabutan izin usaha PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau Wanaartha Life/PT WAL.

EKONOMI | 5 Desember 2022

ESG Tingkatkan Performa Grup ANJ

PT ANJ sudah mempraktekkan responsible development dan pemberdayaan sosial di semua lini bisnisnya yang tersebar di Sumatra, Kalimantan dan Papua.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo Harapkan BI Tidak Lagi Naikkan Suku Bunga Acuan

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani berharap Bank Indonesia (BI) tidak lagi menaikan suku bunga acuan.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ini Cara Daftar Serta Tahapan Rekrutmen Bersama BUMN

Kementerian BUMN membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung menjadi bagian dari BUMN melalui program Rekrutmen Bersama BUMN 2022.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ketum Apindo: Pemerintah Tidur Saja Ekonomi 2023 Tumbuh 5%

Hariyadi mengatakan, Apindo memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2023 antara 5,15% hingga 5,65%.

EKONOMI | 5 Desember 2022

BI Prediksi The Fed Kerek Suku Bunga di Level 6 Persen

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menilai tren suku bunga tinggi The Fed masih akan terjadi pada tahun depan dengan rentang waktu yang cukup lama.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo: Permenaker 18/2022 Bisa Tingkatkan Risiko PHK

Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani menilai Permenaker 18/2022 bisa memperbesar risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penyusutan lapangan kerja.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apexindo Kantongi Kontrak Baru dari PGE Rp 240 Miliar

PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) meraih kontrak baru Rp 240 miliar untuk proyek pengeboran panas bumi dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).

EKONOMI | 5 Desember 2022

Kenaikan Suku Bunga The Fed Dorong Penguatan Dolar AS

Fenomena sangat kuatnya dolar AS memberikan tekanan pelemahan atau depresiasi mata uang di berbagai negara, termasuk Indonesia.

EKONOMI | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Hadapi Potensi Gempa, BNPB: Fasum dan Fasos Perlu Diperkuat

Hadapi Potensi Gempa, BNPB: Fasum dan Fasos Perlu Diperkuat

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE