Logo BeritaSatu

PGN Kejar Target 400.000 Sambungan Jargas di Medan

Senin, 17 Oktober 2022 | 06:49 WIB
Oleh : Rangga Prakoso / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Perusahaan gas Negara Tbk Tbk (PGAS) atau PGN mengejar target pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga sebanyak 400.000 Sambungan Rumah Tangga (SR) dengan skema investasi internal PGN. Pengembangan jargas difokuskan di wilayah yang telah tersedia jaringan gas salah satunya di Medan, Sumatera Utara.

Rencana PGN untuk memperluas pembangunan jargas di Sumatera Utara mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah, memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumut akan mendukung PGN dalam mengejar target pembangunan jaringan gas (jargas) di Sumatera Utara khususnya Kota Medan yang secara umum menjadi bagian pencapaian target 400 ribu Sambungan Rumah (SR) pada 2022.

Advertisement

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Achmad Muchtasyar mengatakan bahwa PGN siap berkontribusi membangun jargas sebanyak 1 juta sambungan rumah tangga (SR) secara bertahap. Untuk Medan, PGN mengalokasikan jargas sebanyak 17.000 SR. “Dari 17.000 itu, baru 7.000 yang terealisasi. Masih ada 10.000 lagi dan akan kami kejar terus, mengingat di 2023 nanti akan ada alokasi,” kata Achmad dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (16/10/2022).

Wagub yang akrab disapa Ijeck tersebut mengatakan, bahwa hal yang paling penting adalah pemahaman masyarakat mengenai pelayanan PGN lebih murah, lebih aman, dan lebih banyak keuntungannya daripada gas tabung. “Saya baru dengar juga malah jaringan pipa ke dalam rumah sepanjang 15 meter gratis dari PGN. Pelayanan ini saya rasa jauh lebih baik, lebih murah. Di rumah sudah pakai, kalau sudah pakai pasti masyarakat tahu bagaimana keuntungannya. Dan kita harap ini terus disosialisasikan,” dukung Ijeck.

PGN kata dia, menyampaikan bahwa ada program jargas untuk masyarakat rumah tangga untuk Medan. "Program dari PGN pusat ini ada 17.000. Kami dari Pemprov Sumut menyambut baik ini. Pemerintah Provinsi akan ikut mendukung dan membantu nantinya,” tambahnya.

Pembangunan jargas mengadopsi pemanfaatan digitalisasi pada smart meter atau unit meteran yang akan menghitung pemakaian gas bumi yang dapat langsung terhubung dengan sistem pembayaran milik perusahaan dan pada pelanggan secara otomatis.

Menurut Achmad, keamanan juga bertambah dengan adanya layanan tambahan smart meter, karena pemakaian gas akan termonitor dan tercatat otomatis. Selain itu, jargas bumi lebih aman dengan fitur pengamanan yang lengkap dan gas bumi mudah terurai di udara.

Smart meter akan menggantikan pencatatan meter manual petugas PGN untuk rumah tangga maupun UMKM. Hal ini dapat meminimalkan kontak fisik saat pandemi karena petugas tidak perlu datang ke rumah untuk melakukan pencatatan manual.

PGN menggandeng partner dalam negeri untuk memproduksi smart meter, sehingga baik gas bumi pada jargas maupun infrastruktur penunjangnya merupakan produk dalam negeri. Dengan menggunakan produk dalam negeri dalam menunjang pembangunan jargas, diharapkan bisa meningkatkan pemanfaatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 45%.

“PGN akan bersinergi dengan seluruh stakeholder dan dukungan pemerintah pusat maupun daerah siap mengakselesari pemanfaatan jargas sebagai solusi pemenuhan energi yang praktis, aman, nyaman, dan modern bagi masyarakat,” tutur Achmad.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Berdikari Pondasi Perkasa Tawarkan Harga IPO Rp 188-Rp 200

PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR), melakukan IPO dengan melepaskan maksimal 706.100.000 saham.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Indef Sarankan Tiga Strategi Jaga Pertumbuhan Ekonomi 2023

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai, pemerintah harus menjalankan tiga strategi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi 2023.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Ombudsman Investigasi Lambatnya Bappebti Hadirkan Bursa Komoditi dan Kripto

Ombudsman akan membedah pelaporan lambatnya Bappebti dalam membentuk bursa berjangka komoditi dan bursa kripto.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Tantangan Makin Kompleks, Menteri BUMN Lakukan Pergantian Direksi Perum Perhutani

Pergantian jajaran direksi Perum Perhutani ini dalam upaya menghadapi tantangan di bidang kehutanan yang makin kompleks.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Minyakita Langka dan Mahal, DPR Soroti Pemenuhan DMO

Ansy Lema mengusulkan Satgas Pangan bisa melakukan sidak, untuk mencari akar permasalahan utama kelangkaan Minyakita.

EKONOMI | 7 Februari 2023

IPO Solusi Kemasan Digital Diminati, Oversubscribed 6,8 Kali

IPO PT Solusi Kemasan Digital Tbk dengan brand Flexypack mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 6,98 kali.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Indef: Pertumbuhan Ekonomi RI Kalah dari Vietnam dan Filipina

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2022 yang sebesar 5,31 persen dinilai masih kalah dengan negara tetangga seperti Vietnam dan Filipina.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Pemerintah Manfaatkan Lebaran Genjot Konsumsi Rumah Tangga

Pemerintah akan mendongkrak konsumsi rumah tangga pada kuartal II 2023 dengan memanfaatkan momen Lebaran.

EKONOMI | 7 Februari 2023

BEI Suspensi Yugen Bertumbuh Sekuritas karena MKBD

BEI melakukan suspensi  PT Yugen Bertumbuh Sekuritas akibat kurangnya kecukupan nilai modal kerja bersih disesuaikan (MKBD).

EKONOMI | 7 Februari 2023

Warunk Upnormal Ternyata Masuk Portofolio CT Corp Milik Chairul Tanjung

Warunk Upnormal ternyata masuk dalam portofolio bisnis retail & lifestyle CT Corp milik konglomerat Chairul Tanjung,

EKONOMI | 7 Februari 2023


TAG POPULER

# Warunk Upnormal


# Susi Air


# Gempa Turki


# Jokowi


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Legenda Timnas: Naturalisasi Bukti Buruknya Pembinaan Sepak Bola Usia Muda

Legenda Timnas: Naturalisasi Bukti Buruknya Pembinaan Sepak Bola Usia Muda

BOLA | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE