Logo BeritaSatu

Professor Harvard Jelaskan Peran BRI Berdayakan UMKM

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 14:51 WIB
Oleh : JNS

Jakarta, Beritasatu.com - UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia sehingga perlu terus dioptimalisasi oleh berbagai pihak, termasuk perusahaan BUMN.

Optimalisasi UMKM dan transformasi BUMN sebagai agent of development menjadi sorotan dalam Talkshow “Securing Strong and Sustainable Growth Through MSME Segment” dalam acara Trade Investment & Industry Working Group (TIIWG) Road to G20: SOE International Conference di Bali pada Selasa (18/10/2022).

Advertisement

Talkshow tersebut menghadirkan pakar kebijakan publik dari Harvard Kennedy School Prof Jay K Rosengard serta Division Head of Small & Medium Business Development BRI, Arie Sus Miyanti sebagai pembicara.

Jay mengungkapkan BUMN merupakan salah satu lokomotif perekonomian Indonesia. Terutama di segmen UMKM, Jay menyoroti peran PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI sebagai pemain utama yang mampu memberdayakan UMKM Indonesia.

Tidak tanggung-tanggung, Jay menyebut tidak ada satu pun perusahaan perbankan di dunia yang mampu menandingi kinerja BRI dalam hal pemberdayaan UMKM, khususnya di segmen mikro.

“BRI dengan jaringannya di Indonesia merupakan bank yang paling unggul di sektor mikro. Berbagai lembaga lain di dunia pernah mencoba untuk memfokuskan di sektor tersebut, namun tidak ada yang sesukses BRI,” ungkapnya.

Peran BRI menjangkau nasabah hingga kepada segmen mikro dan ultra mikro dinilai Jay menjadi salah satu kunci utama meningkatkan inklusi keuangan.

“Apabila inklusi keuangan tidak tercapai, maka pertumbuhan ekonomi tidak akan diikuti oleh peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Jay melihat BRI mampu terus mengembangkan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan. Hal ini tercermin dari inisiatif Holding Ultra Mikro yang menjadi wujud komitmen BRI untuk go smaller, go faster, dan go shorter.

Meski baru beranjak satu tahun, dirinya menyebut kinerja Holding Ultra Mikro dalam mengangkat potensi pelaku usaha ultra mikro sangat mengesankan. Holding yang terdiri dari BRI sebagai induk bersama PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) ini tercatat UMi mengintegrasikan 23,5 juta nasabah dengan total outstanding pembiayaan sebesar Rp183,9 triliun per Agustus 2022. Penabung baru UMi pun telah mencapai 6,85 juta atau melebihi target awal sebanyak 3,3 juta.

Di samping itu, BRI berhasil menaikkelaskan 1,8 juta nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro ke Komersial di tahun 2021 dan di tahun 2022 diproyeksikan nasabah yang berhasil dinaikkelaskan mencapai 2,2 juta nasabah.

Sentuhan digitalisasi dalam business process di Holding Ultra Mikro ini semakin meyakinkan Jay bahwa BRI Group mampu mendongkrak inklusi keuangan di Indonesia.

Holding Ultra Mikro merupakan terobosan yang inovatif dalam mendorong perekonomian masyarakat. Teknologi tidak dapat menggantikan manusia, tetapi melengkapi keberadaan human touch dalam kaitannya inklusi keuangan,” ucapnya.

Sementara itu, Arie menyebut BRI senantiasa melakukan transformasi digital untuk menjawab tantangan di era saat ini.

“BRI melakukan akselerasi digital di tengah pandemi. Pandemi menjadi momentum transformas bagi BRI, yang kami lakukan digitalisasi bisnis proses, mengembangkan digital ekosistem dan digitalisasi untuk sumber pertumbuhan baru,” ungkap Arie.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI Amam Sukriyanto menyampaikan bahwa BRI senantiasa merespon tantangan ekonomi untuk menjaga keberlangsungan usaha pelaku UMKM. Melihat ke belakang, strategi yang ditempuh BRI selama pandemi berhasil mengawal proses restrukturisasi kredit pelaku UMKM dengan nilai mencapai Rp249,33 triliun.

Di saat yang bersamaan, BRI menerapkan langkah business follow stimulus untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari pemerintah.

Bank dengan jaringan terluas di Indonesia ini kemudian terus mendorong penguatan digitalisasi agar tercipta efisiensi bisnis dan akses layanan yang mudah dijangkau masyarakat di mana saja dan kapan saja.

“BRI melakukan akselerasi digital di tengah pandemi. Pandemi menjadi momentum transformasi. Digitalisasi bisnis proses, mengembangkan digital ekosistem dan digitalisasi untuk sumber pertumbuhan baru,” kata Amam.

Perjalanan BRI dalam memberdayakan UMKM tidak berhenti sampai di situ saja. BRI terus mendampingi pelaku UMKM untuk mendorong produktivitasnya sehingga ‘naik kelas’. Berbagai inisiatif dilakukan sehingga upaya-upaya tersebut diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pelaku UMKM untuk semakin memperluas pangsa pasar.

"Sebagai agent of development, BRI tidak hanya berkomitmen menciptakan economic value, tetapi juga social value. Melalui pemberdayaan UMKM, BRI terus berupaya mendorong UMKM naik kelas di antaranya dengan program Rumah BUMN, LinkUMKM, Pengusaha Muda Brilian hingga UMKM Expo(rt) Brilianpreneur," pungkas Amam.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: PR

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BPH Migas Tekankan Edukasi Perubahan Harga BBM Nonsubsidi

BPH Migas menyatakan masyarakat perlu diberikan edukasi soal perubahan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi secara berkala.

EKONOMI | 9 Februari 2023

BUMN dan Industri Minerba Didorong Usung Energi Bersih

Kementerian BUMN terus mendorong perusahaan BUMN atau pelat merah termasuk industri minerba untuk mengusung prinsip ekonomi hijau.

EKONOMI | 9 Februari 2023

2023, Bank Ina Bidik Transaksi Digital Rp 2 Triliun

Bank Ina Perdana mengincar transaksi digital melalui INA Mobile bisa meningkat Rp 2 triliun di tahun 2023.

EKONOMI | 9 Februari 2023

Layanan Identitas Digital Permudah Tamu Mendaftar di Hotel

Penerapan layanan identitas digital terverifikasi saat mendaftar di hotel disosialisasikan dalam Rakernas PHRI.

EKONOMI | 9 Februari 2023

Rupiah Hari Ini 9 Februari 2022 Ditutup Melemah ke Rp 15.099

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini Kamis (9/2/2023) ditutup melemah dibandingkan posisi kemarin.

EKONOMI | 9 Februari 2023

IHSG Hari Ini 9 Februari 2023 Ditutup Ambles ke 6.897

IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan hari ini Kamis (9/2/2023) turun 42,7 poin (0,62%) ke level 6.897.

EKONOMI | 9 Februari 2023

Induk TikTok dan Douyin Jajaki Layanan Pesan Antar Makanan di Tiongkok

Induk TikTok, ByteDance, tengah menguji layanan pesan-antar makanan di Tiongkok melalui aplikasi video pendeknya Douyin.

EKONOMI | 9 Februari 2023

Dukung Penerimaan Negara, Industri Kripto Mudahkan Lapor Pajak

Aplikasi penjualan aset kripto, PT Pintu Kemana Saja, turut berkontribusi pada pemasukan negara melalui pajak.

EKONOMI | 9 Februari 2023

Mudahkan Capres Berikutnya, RPJPN 2025-2045 Rampung September

Bappenas menargetkan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.

EKONOMI | 9 Februari 2023

Bagaimana Kesiapan Balikpapan Dukung IKN? Simak Berita Satu Spesial BTV Malam Ini

Bagaimana kesiapan Balikpapan secara infrastruktur dan SDM dalam membangun bangsa khususnya saat pemindahan IKN?

EKONOMI | 9 Februari 2023


TAG POPULER

# Sugeng Guruh Gautama


# Disney PHK Karyawan


# Gempa Turki


# Ferdy Sambo


# Capres PDIP


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
BPH Migas Tekankan Edukasi Perubahan Harga BBM Nonsubsidi

BPH Migas Tekankan Edukasi Perubahan Harga BBM Nonsubsidi

EKONOMI | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE