Logo BeritaSatu

Tingkatkan Literasi Keuangan, OJK Ingatkan Santri Jauhi Pinjol Ilegal

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 16:01 WIB
Oleh : Herman / CLA

Jakarta, Beritasatu.com - Di momen Hari Santri Nasional 2022, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat, salah satunya pada para santri di pesantren.

Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan, melalui upaya ini, ia berharap pengetahuan para santri terhadap produk-produk keuangan dapat semakin meningkat, sehingga tidak sampai menjadi korban pinjaman online (pinjol) ilegal yang merugikan.

Advertisement

"Pinjaman online itu kalau benar lembaganya dan juga legal karena diawasi OJK, itu bisa memberikan banyak manfaat. Yang bahaya dan meresahkan itu seperti pinjol ilegal," kata Friederica dalam kegiatan edukasi SAKINAH "Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah" di Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Bantul, yang juga disiarkan secara daring, Sabtu, (22/10/2022).

Friderica menyampaikan, kegiatan literasi keuangan yang digelar OJK di pesantren tidak hanya bermanfaat untuk para santri. Nantinya mereka juga bisa mengingatkan bahaya pinjol ilegal kepada keluarganya.

"Jadi, kalau ada keluarganya yang butuh pinjaman uang, pastikan pinjamannya itu di pinjol legal, bukan di pinjol ilegal. Ini bisa dicek di telepon kontak OJK 157 atau WA 081157157157, bisa dicek apakah pinjamannya itu legal atau tidak,” ujarnya.

Friderica menegaskan, upaya meningkatkan literasi keuangan ini penting dilakukan, mengingat literasi keuangan masyarakat masih rendah dibandingkan tingkat inklusi keuangan.

"Literasi keuangan kita itu sekitar 38%, sedangkan yang inklusi 75%. Literasi keuangan itu pemahaman masyarakat terhadap akses produk dan jasa keuangan, sedangkan inklusi itu penggunaan produk atau jasa keuangan. Jadi ternyata banyak orang yang sudah menggunakan produk keuangan, tetapi tidak paham. Ini bahaya sekali bagi masyarakat," kata Friderica.

Untuk pengetahuan keuangan syariah, indeksnya bahkan lebih rendah. Literasi keuangan syariah baru mencapai 8,93%, sementara inklusi keuangan syariah sebesar 9,10%. "Jadi memang masih ada gap yang besar antara kondisi literasi dan inklusi keuangan konvensional dengan literasi dan inklusi keuangan syariah," kata Friderica.

Pada Oktober 2022 ini, OJK juga menggelar Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2022 dengan tema "Inklusi Keuangan Meningkat, Perekonomian Semakin Kuat". Menurut Friderica, perluasan akses keuangan di masyarakat akan membantu memperkuat perekonomian nasional.

Sejak tahun 2016, OJK menginisiasi bulan Oktober sebagai BIK yang diselenggarakan secara terintegrasi, masif, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia guna mendorong pencapaian target inklusi keuangan sebesar 90% pada tahun 2024, serta mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN).



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Debut Perdana di BEI, Saham LAJU Langsung Mentok ARA

saham PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU) langsung meroket hingga sebesar 35% ke level 135 atau mentok batas auto-rejection atas (ARA).

EKONOMI | 27 Januari 2023

Sesi I, IHSG Hari Ini Kokoh di 6.929

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 64,3 (0,94%) ke level 6.929,1 pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (27/1/2023).

EKONOMI | 27 Januari 2023

Kurs Rupiah Hari Ini Melemah 30 Poin ke Rp 14.975

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau melemah ke kisaran Rp 14.975 pada perdagangan hari ini, Jumat (26/1/2023).

EKONOMI | 27 Januari 2023

Lagi, Saratoga Siapkan US$ 150 Juta untuk Investasi

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) kembali menganggarkan dana US$ 150 juta untuk kegiatan investasinya tahun ini.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Boy Thohir: Saatnya GoTo Gojek Tokopedia Back to Basic

Komisaris Utama PT GoTo GOjek Tokopedia Tbk (GOTO) Garibaldi "Boy" Thohir mengatakan bahwa hal terpenting bagi sebuah bisnis adalah profit.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Tukang Becak Bobol Rekening BCA, OJK Ingatkan Jaga Data Pribadi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam menjaga kerahasiaan data pribadi, apalagi yang menyangkut data keuangan.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Penerima Bansos Bisa Ikut Program Kartu Prakerja Skema Normal

Menurut Denni, program Kartu Prakerja skema normal artinya program ini tak lagi bersifat semi-bansos seperti yang sudah dilaksanakan sebelumnya.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Tiket Haji Mahal, Garuda Indonesia Siap Nego

Direktur Utama maskapai Garuda Indonesia Irfan Setiaputra bersedia melakukan negosiasi dengan DPR untuk menurunkan tiket haji.

EKONOMI | 27 Januari 2023

BI: KIS Jadi Kunci Hadapi Tantangan Ekonomi Global, Apa Itu?

Perry menegaskan pentingnya strategi KIS, yaitu konsistensi, inovasi, dan sinergi, dalam menyusun berbagai kebijakan.

EKONOMI | 27 Januari 2023

BUMN Buka Akses Pasar Berkelanjutan UMKM

Kementerian BUMN akan terus membuka akses pasar bekelanjutan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

EKONOMI | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jadikan Mahasiswa UI sebagai Tersangka, Polisi Bela Pensiunan Polisi

Jadikan Mahasiswa UI sebagai Tersangka, Polisi Bela Pensiunan Polisi

NEWS | 22 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE