Logo BeritaSatu

Revenge Travel, Banyak Orang Indonesia Liburan ke Luar Negeri

Selasa, 25 Oktober 2022 | 22:36 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah ancaman resesi global, banyak masyarakat Indonesia yang tetap memilih liburan ke luar negeri. Padahal, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sedang melemah.

Ekonom Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Esther Sri Astuti melihat fenomena ini terjadi karena sebelumnya masyarakat menahan diri untuk tidak liburan ke luar negeri akibat pandemi Covid-19. Ketika penanganan pandemi sudah semakin baik, hal ini langsung dimanfaatkan untuk berlibur ke luar negeri.

Advertisement

“Mereka yang berlibur ini karena sudah hampir 3 tahun tidak bisa jalan-jalan ke luar negeri. Setelah agak longgar, mereka langsung jalan. Jadi budget-nya memang sudah disiapkan sebelumnya. Biasanya mereka dari kalangan menengah ke atas yang memang biasa menggelar liburan setiap tahun,” kata Esther Sri Astuti kepada Beritasatu.com, Senin (25/10/2022).

Namun, Esther melihat banyaknya warga Indonesia yang ke luar negeri juga karena urusan pekerjaan atau bagian dari perjalanan dinas, sehingga tidak terlalu memperhitungkan kurs mata uang asing.

Sementara itu, peningkatan permintaan paket liburan ke luar negeri juga dialami perusahaan penyedia layanan perjalanan wisata PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR).

Tercatat, pilar bisnis outbond atau melayani paket perjalanan ke luar negeri mengalami peningkatan signifikan. Hingga semester I 2022, Panorama mencatat pertumbuhan 327% year on year (yoy) untuk segmen leisure.

Corporate Secretary PT Panorama Sentrawisata Tbk AB Sadewa mengungkapkan, untuk pilar bisnis outbond atau melayani paket perjalanan ke luar negeri, peningkatannya sangat signifikan. Turki, tercatat sebagai destinasi wisata pilihan utama untuk liburan.

"Kita melihat data booking yang trennya tetap tinggi, mungkin karena memang market yang kita tangani adalah segmen middle to up, sehingga masih ada spare bagi mereka spending untuk liburan," kata Sadewa.

Mengenai negara Turki yang menjadi tujuan utama banyak wisatawan asal Indonesia, Sadewa mengatakan destinasi ini memang sedang naik daun sejak sebelum pandemi hingga sekarang.

Selain itu, Turki termasuk destinasi yang paling awal membuka kedatangan turis asing, sehingga merekalah yang paling banyak disasar pelancong untuk berlibur. "Pelemahan mata uang Lira Turki juga membuat liburan di Turki lebih murah," tambah Sadewa.

Baca selanjutnya
Sementara itu, setelah diluncurkan secara global pada September lalu, Pemerintah Arab ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bappenas: RI Butuh 22 Tahun untuk Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menyatakan, Indonesia membutuhkan waktu 22 tahun untuk menyandang status negara berpendapatan tinggi.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Keren! Qoala Plus Tumbuh Tiga Kali Lipat di Sumatera

Qoala Plus sebagai unit bisnis insurtech Qoala mencatat pertumbuhan tiga kali lipat di wilayah Sumatera.

EKONOMI | 8 Februari 2023

OJK Catat Kredit Macet 21 Fintech Lending di Atas 5 Persen

Sebanyak 21 penyelenggara fintech lending mencatat pembiayaan bermasalah atau tingkat wanprestasi 90 hari (TWP 90) di atas 5%.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Marein Cetak Laba Bersih Rp 64,90 Miliar Sepanjang 2022

PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (Marein/MREI) berhasil mencetak laba bersih Rp 64,90 miliar pada tahun 2022

EKONOMI | 7 Februari 2023

Indef Ramal Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2023 Bakal Meredup

Indef memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2023 berada pada kisaran 4,7 persen hingga 4,9 persen.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Gerbong Pecinta SandiUno Bangkitkan Motivasi Berwirausaha Warga Sumedang

Gerbong Pecinta SandiUno terus menggencarkan pelatihan-pelatihan ke daerah untuk membangkitkan motivasi berwirausaha.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Dongkrak Penjualan 2023, BELL Andalkan Omnichannel

PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) melanjutkan strategi omnichannel untuk mendongkrak penjualan di tahun 2023.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Layanan Digital Pos Indonesia Dinilai Miliki Potensi Dahsyat

i PT Pos Indonesia (Persero) telah memulai transformasi digital sehingga kesan konvensional pada BUMN tersebut mulai terkikis seiring laju digitalisasi di dalam perusahaan.

EKONOMI | 8 Februari 2023

YLKI Desak Kemenkeu Segera Terapkan Cukai Minuman Berpemanis

Tulus menegaskan, dampak yang ditimbulkan dari penundaan cukai minuman berpemanis akan lebih besar, baik dari sisi kesehatan maupun keuangan negara.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Penggunaan Cloud Computing Bisa Tingkatkan Pendapatan UKM

Dalam ekonomi digital, teknologi dapat membantu pelaku small medium business (SMB) atau usaha kecil dan menengah (UKM) agar dapat bekerja lebih cepat dan lebih pintar dari sebelumnya.

EKONOMI | 7 Februari 2023


TAG POPULER

# Warunk Upnormal


# Susi Air


# Gempa Turki


# Jokowi


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Artis Pendatang Baru, Lee Ha Eum Gabung Starhaus Entertainment

Artis Pendatang Baru, Lee Ha Eum Gabung Starhaus Entertainment

LIFESTYLE | 32 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE