Logo BeritaSatu

Hasil Survei OJK: Tingkat Inklusi Keuangan Capai 85,10%

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 16:31 WIB
Oleh : Prisma Ardianto / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022. Hasil SNLIK tahun 2022 menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68% dan inklusi keuangan sebesar 85,10%.

Nilai ini meningkat dibanding hasil SNLIK 2019 yaitu indeks literasi keuangan 38,03% dan inklusi keuangan 76,19. Selain itu, SNLIK 2022 melaporkan pencapaian tingkat literasi keuangan syariah sebesar 9,14% dan tingkat inklusi keuangan syariah sebesar 12,12%.

Advertisement

Proses pengambilan data SNLIK 2022 dilaksanakan mulai Juli hingga September 2022 di 34 provinsi yang mencakup 76 kota/kabupaten dengan responden sejumlah 14.634 orang berusia antara 15-79 tahun. Survei dilakukan dengan metode wawancara secara tatap muka dan dibantu dengan sistem Computer-Assisted Personal Interviewing (CAPI).

Hasil SNLIK diharapkan dapat menjadi dasar bagi OJK dan seluruh stakeholders dalam membuat kebijakan, menyusun strategi, dan merancang produk/layanan keuangan yang sesuai kebutuhan konsumen serta bisa meningkatkan perlindungan masyarakat.

Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi Perlindungan Konsumen Friderica Widyasari Dewi menyampaikan, SNLIK bertujuan untuk memetakan indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia termasuk literasi keuangan digital. Strategi peningkatan literasi dan inklusi keuangan secara masif harus diikuti upaya perlindungan konsumen.

"OJK menekankan pentingnya upaya perlindungan konsumen dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Karena thrust merupakan salah satu persyaratan utama bagi pengembangan industri jasa keuangan," ujar Friderica dalam penutupan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2022 di lokasi pameran jasa keuangan atau Financial Expo (FinExpo) di Jakarta, Sabtu (29/10/2022).

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menerangkan, literasi keuangan menjadi penting untuk mengurangi risiko agar masyarakat tidak terjebak aktivitas ilegal. Tingkat literasi yang kian meningkat diharapkan diikuti pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan yang lebih optimal.

"SNLIK angkanya sudah naik, sudah lebih mendekati 3 dari 5 yang mengerti dari sisi literasi. Nah ini yang saya melihat tantangannya adalah bagaimana utilisasi setelah literasinya naik, utilisasinya untuk ditawarkan berbagai akses kepada produk jasa keuangan harus terus ditingkatkan, kalau tidak, maka ini tidak akan optimal," jelas Mahendra.

Lebih dari itu, setiap industri jasa keuangan (IJK) diharapkan bisa lebih masif lagi merambah daerah-daerah yang memiliki tingkat literasi literasinya masih rendah. Termasuk dengan menyiapkan pendekatan yang lebih baik untuk setiap program literasi, inklusi dan edukasi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Debut Perdana di BEI, Saham LAJU Langsung Mentok ARA

saham PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU) langsung meroket hingga sebesar 35% ke level 135 atau mentok batas auto-rejection atas (ARA).

EKONOMI | 27 Januari 2023

Sesi I, IHSG Hari Ini Kokoh di 6.929

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 64,3 (0,94%) ke level 6.929,1 pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (27/1/2023).

EKONOMI | 27 Januari 2023

Kurs Rupiah Hari Ini Melemah 30 Poin ke Rp 14.975

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau melemah ke kisaran Rp 14.975 pada perdagangan hari ini, Jumat (26/1/2023).

EKONOMI | 27 Januari 2023

Lagi, Saratoga Siapkan US$ 150 Juta untuk Investasi

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) kembali menganggarkan dana US$ 150 juta untuk kegiatan investasinya tahun ini.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Boy Thohir: Saatnya GoTo Gojek Tokopedia Back to Basic

Komisaris Utama PT GoTo GOjek Tokopedia Tbk (GOTO) Garibaldi "Boy" Thohir mengatakan bahwa hal terpenting bagi sebuah bisnis adalah profit.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Tukang Becak Bobol Rekening BCA, OJK Ingatkan Jaga Data Pribadi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam menjaga kerahasiaan data pribadi, apalagi yang menyangkut data keuangan.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Penerima Bansos Bisa Ikut Program Kartu Prakerja Skema Normal

Menurut Denni, program Kartu Prakerja skema normal artinya program ini tak lagi bersifat semi-bansos seperti yang sudah dilaksanakan sebelumnya.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Tiket Haji Mahal, Garuda Indonesia Siap Nego

Direktur Utama maskapai Garuda Indonesia Irfan Setiaputra bersedia melakukan negosiasi dengan DPR untuk menurunkan tiket haji.

EKONOMI | 27 Januari 2023

BI: KIS Jadi Kunci Hadapi Tantangan Ekonomi Global, Apa Itu?

Perry menegaskan pentingnya strategi KIS, yaitu konsistensi, inovasi, dan sinergi, dalam menyusun berbagai kebijakan.

EKONOMI | 27 Januari 2023

BUMN Buka Akses Pasar Berkelanjutan UMKM

Kementerian BUMN akan terus membuka akses pasar bekelanjutan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

EKONOMI | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jadikan Mahasiswa UI sebagai Tersangka, Polisi Bela Pensiunan Polisi

Jadikan Mahasiswa UI sebagai Tersangka, Polisi Bela Pensiunan Polisi

NEWS | 20 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE