Logo BeritaSatu

Laba Bersih PP Presisi Tumbuh 34,5% di Kuartal III 2022

Selasa, 1 November 2022 | 16:12 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT PP Presisi Tbk (PPRE) melanjutkan kinerja positif dengan catatkan laba bersih sebesar Rp 144,5 miliar pada kuartal III-2022. Jumlah itu melesat 34,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni Rp 107,4 miliar.

Direktur Keuangan dan Manrisk PP Presisi Arif Iswahyudi mengatakan, kenaikan laba bersih sejalan dengan meningkatnya pendapatan perseroan sebesar 40,1% menjadi Rp 2,6 triliun. Diperiode yang sama pada tahun lalu, perseroan mengantongi pendapatan sebesar Rp 1,8 triliun.

Advertisement

Pertumbuhan pendapatan perseroan sebagian besar dikontribusi oleh proyek-proyek infrastruktur maupun jasa pertambangan masing-masing sebesar 63,5% dan 27,3%. Hasil positif tersebut seiring dengan fokus bisnis perseroan pada kedua lini bisnis civil work dan mining services.

"Sedangkan untuk lini bisnis supporting yaitu pada structure work, production plant dan rental equipment total kontribusi pendapatan sebesar 9,2%," jelas Arif, di Jakarta, Selasa (1/11/2022).

Arif menjelaskan, proyek-proyek yang ditangani perseroan hingga kuartal III-2022 antara lain jalan tol Cinere-Jagorawi, Indrapura-Kisaran, peningkatan Jalan Empunala, proyek bandara Kediri, revitalisasi bandara Halim, proyek Tol Cisumdawu.

"Kemudian, proyek kawasan industri Batuta serta peningkatan kinerja operasional pada proyek-proyek jasa pertambangan salah satunya berasal dari Proyek Weda Bay," ujar Arif.

Sementara itu, atas meningkatnya proyek yang dikerjakan perseroan, total aset PPRE turut terkerek 10% dari Rp 7,02 triliun pada September 2021 menjadi Rp 7,74 triliun, 31 September 2022. menurut Arif, hal itu sejalan dengan pembiayaan belanja modal atau capex pembelian alat berat yang digunakan untuk mendukung proyek jasa pertambangan.

Selain aset, beberapa rasio keuangan PP Presisi juga mengalami pergerakan, seperti debt service ratio bergerak dari 1,13 pada 31 Desember 2021 menjadi 2,11 pada 30 September 2022, ebitda to interest coverage dari 4,7 akhir Desember 2021 menjadi 4,9 pada 30 September 2022 dan DER interest bearing dari 0,72 31 Des 2021 menjadi 0,78 30 September 2022.

Sementara, pos total debt juga mengalami kenaikan, yakni sebesar 13,1% dari sebesar Rp 2,15 triliun akhir tahun 2021 menjadi Rp 2,4 triliun pada 30 September 2022 seiring dengan penambahan hutang obligasi yang digunakan untuk pembelian alat berat untuk mendukung proyek jasa pertambangan.

Meski demikian, PP Presisi tetap mampu menjaga current ratio tetap meningkat dari 1,19 menjadi 1,34. Posisi keuangan kami juga mengalami penguatan yang ditandai dengan peningkatan rasio profitabilitas pada rasio ROA meningkat 19,25% dari 2,0% menjadi 2,5% serta ROE meningkat 25,9% dari 4,9% menjadi 6,2%.

Arif menegaskan, peningkatan kinerja maupun perolehan kontrak baru PP Presisi pada segmen usaha jasa pertambangan. "Kami harapkan dapat terus meningkat pada triwulan berikutnya dan menjadi sumber recurring income yang dapat meningkatkan pertumbuhan berkelanjutan," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Green Tech Genjot Produksi Pasar Motor Listrik Tanah Air

Green Tech mampu memproduksi sebanyak 1.000 unit per hari, atau kira-kira sekitar 300.000 sampai 400.000 per tahun.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Berdayakan Startup Digital, Telkomsel Hadirkan NextDev Academy

Telkomsel menghadirkan program pengembangan startup digital NextDev Academy ke-8 untuk membuka peluang perkembangan ekosistem pemberdayaan startup digital.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Sri Mulyani: Anggaran Covid-19 Bisa Bangun 2 IKN

Sri Mulyani Indrawati mengatakan anggaran penanganan Covid-19 diperkirakan bisa digunakan untuk membangun dua ibu kota negara (IKN).

EKONOMI | 27 Januari 2023

Pengamat: Perppu Cipta Kerja Bawa Indonesia Siap Hadapi Tantangan Global

Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menilai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja

EKONOMI | 26 Januari 2023

Rupiah Hari Ini 26 Januari 2023 Ditutup Menguat ke Rp 14.947

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini Kamis (26/1/2023) ditutup menguat dibandingkan posisi kemarin.

EKONOMI | 26 Januari 2023

IHSG Hari Ini 26 Januari 2023 Ditutup Naik Jadi 6.864

IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan hari ini Kamis (26/1/2023) naik 34,8 poin (0,51%) ke level 6.864.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Totalindo Bangun Hotel Soll Marina Alam Sutera Rp 75 Miliar

PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) melaksanakan pembangunan kantor dan Hotel Soll Marina Alam Sutera.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Defisit APBN 2,38%, Airlangga: Konsolidasi Fiskal Berjalan Cepat

Airlangga Hartarto mengatakan konsolidasi fiskal berjalan lebih cepat dari perkiraan pemerintah yang terlihat dari defisit APBN 2022 2,8%.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Demi Likuiditas Saham, Samudera Indonesia Stock Split 1:5

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR), emiten transportasi laut akan melakukan pemecahan nilai saham (stock split) dengan rasio 1:5.

EKONOMI | 26 Januari 2023

Airlangga Hartarto: Perppu Cipta Kerja Segera Diputuskan di Paripurna

Airlangga Hartarto mengatakan DPR akan segera melakukan pengambilan keputusan terkait Perppu Cipta Kerja dalam sidang paripurna dalam waktu dekat ini.

EKONOMI | 26 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Cegah Radikalisme-Bullying di Sekolah, Ini Upaya Ganjar

Cegah Radikalisme-Bullying di Sekolah, Ini Upaya Ganjar

NEWS | 35 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE