Logo BeritaSatu

Multifinance Belum Akan Naikkan Suku Bunga Pinjaman

Rabu, 2 November 2022 | 09:03 WIB
Oleh : Prisma Ardianto / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Sektor multifinance atau pembiayaan belum akan menaikkan suku bunga pinjaman kepada debitur, meski biaya pendanaan diprediksi bergerak naik dalam waktu dekat. Multifinance cenderung memilih pendapatan margin bunga tergerus dibandingkan harus membebankan kepada debitur.

Bank Indonesia (BI) menaikkan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 50 basis points (bps) menjadi 4,75%. Perubahan suku bunga acuan BI ini akan direspons oleh suku bunga pasar uang antar bank (PUAB).

Advertisement

Hal tersebut selanjutnya diprediksi berpengaruh pada kenaikan suku bunga perbankan termasuk suku bunga kredit perbankan. Meski demikian, proses transmisi kenaikan suku bunga kredit perbankan cenderung bervariasi mengingat kondisi likuiditas dan risk appetite masing-masing juga bervariasi.

Salah satu sektor yang langsung terimbas pada kebijakan bank ini adalah multifinance. Pendanaan multifinance yang berasal dari bank, baik dalam maupun luar negeri, mencapai Rp 198,30 triliun atau mencakup 88,83% dari total pendanaan per Agustus 2022 sebesar Rp 223,23 triliun.

Meski begitu, sejumlah multifinance memutuskan untuk tidak mentransmisikan kenaikan suku bunga pendanaannya terhadap suku bunga pembiayaan untuk debitur, salah satunya dalam rangka mempertahankan hubungan. Multifinance lain juga masih menimbang dengan melihat lebih dulu kebijakan kompetitornya.

Direktur Keuangan BFI Finance Sudjono menerangkan, kenaikan suku bunga acuan bukan suatu yang bisa dikontrol perusahaan, sehingga pendekatan yang bisa dilakukan adalah mengamankan aspek pendanaan. Perseroan banyak memanfaatkan momentum pendanaan ketika suku bunga masih rendah. Sehingga saat suku bunga mulai naik, biaya bunga tidak akan banyak berpengaruh.

"Dampaknya saya rasa tidak akan besar, tetapi memang itu akan mengurangi net interest rate kami. Perlu dicatat juga bahwa sepanjang 2022 kami mengalami pertumbuhan net interest rate yang double digit. Jadi kalaupun ada adjustment di suku bunga bank dan sebagainya, itu tidak akan menggerus pertumbuhan (bisnis) kami, yang ada mengurangi pertumbuhan (margin) yang sudah kita dapatkan," jelas Sudjono, baru-baru ini.

Seperti yang telah disampaikan Sudjono, pinjaman yang diterima BFI Finance meningkat 81,82% year to date (ytd) menjadi Rp 8,70 triliun sampai dengan September 2022. Adapun tingkat bunga kontraktual setahun pinjaman dari bank dalam bentuk Rupiah berkisar antara 4,00%-8,50% per September 2022, dibandingkan per Desember 2022 sebesar 3,75-9,75%.

Sementara dari sisi bunga kontraktual per tahun untuk piutang pembiayaan juga belum banyak meningkat. Untuk pembiayaan mobil berkisar antara 15-21%, bunga untuk piutang pembiayaan motor bahkan turun menjadi 34-39%, begitu juga bunga channeling sebesar 18-30%.

Baca selanjutnya
Secara terpisah, Direktur WOM Finance Cincin Lisa Hadi mengatakan, suku bunga ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Berdikari Pondasi Perkasa Tawarkan Harga IPO Rp 188-Rp 200

PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR), melakukan IPO dengan melepaskan maksimal 706.100.000 saham.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Indef Sarankan Tiga Strategi Jaga Pertumbuhan Ekonomi 2023

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai, pemerintah harus menjalankan tiga strategi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi 2023.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Ombudsman Investigasi Lambatnya Bappebti Hadirkan Bursa Komoditi dan Kripto

Ombudsman akan membedah pelaporan lambatnya Bappebti dalam membentuk bursa berjangka komoditi dan bursa kripto.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Tantangan Makin Kompleks, Menteri BUMN Lakukan Pergantian Direksi Perum Perhutani

Pergantian jajaran direksi Perum Perhutani ini dalam upaya menghadapi tantangan di bidang kehutanan yang makin kompleks.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Minyakita Langka dan Mahal, DPR Soroti Pemenuhan DMO

Ansy Lema mengusulkan Satgas Pangan bisa melakukan sidak, untuk mencari akar permasalahan utama kelangkaan Minyakita.

EKONOMI | 7 Februari 2023

IPO Solusi Kemasan Digital Diminati, Oversubscribed 6,8 Kali

IPO PT Solusi Kemasan Digital Tbk dengan brand Flexypack mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 6,98 kali.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Indef: Pertumbuhan Ekonomi RI Kalah dari Vietnam dan Filipina

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2022 yang sebesar 5,31 persen dinilai masih kalah dengan negara tetangga seperti Vietnam dan Filipina.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Pemerintah Manfaatkan Lebaran Genjot Konsumsi Rumah Tangga

Pemerintah akan mendongkrak konsumsi rumah tangga pada kuartal II 2023 dengan memanfaatkan momen Lebaran.

EKONOMI | 7 Februari 2023

BEI Suspensi Yugen Bertumbuh Sekuritas karena MKBD

BEI melakukan suspensi  PT Yugen Bertumbuh Sekuritas akibat kurangnya kecukupan nilai modal kerja bersih disesuaikan (MKBD).

EKONOMI | 7 Februari 2023

Warunk Upnormal Ternyata Masuk Portofolio CT Corp Milik Chairul Tanjung

Warunk Upnormal ternyata masuk dalam portofolio bisnis retail & lifestyle CT Corp milik konglomerat Chairul Tanjung,

EKONOMI | 7 Februari 2023


TAG POPULER

# Warunk Upnormal


# Susi Air


# Gempa Turki


# Jokowi


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Diajak Gabung Koalisi Perubahan, Airlangga Tegaskan Golkar Tetap di KIB

Diajak Gabung Koalisi Perubahan, Airlangga Tegaskan Golkar Tetap di KIB

BERSATU KAWAL PEMILU | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE