Logo BeritaSatu

Dibayangi Ancaman Resesi, Bagaimana Nasib Fintech di 2023?

Senin, 7 November 2022 | 18:10 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) Pandu Sjahrir mengaku tetap optimistis industri fintech mampu melewati ancaman resesi global di tahun depan. Namun, ia melihat tantangan yang dihadapi juga tidak mudah, terutama dari sisi pendanaan global.

"Saya melihatnya optimis, tapi tentu dengan underline. Bisa dilihat dari acara fintech nasional ini (Indonesia Fintech Summit dan Bulan Fintech Nasional 2022), semakin banyak pesertanya," ungkap Pandu di acara konferensi pers pra-acara 4th Indonesia Fintech Summit dan Bulan Fintech Nasional 2022, di Jakarta, Senin (7/11/2022).

Advertisement

Menurut Pandu, antusiasme peserta semakin banyak, dan kepentingan untuk masyarakat juga makin tinggi. "Artinya, penggunaan jasa fintech makin besar buat masyarakat dan kalangan luas," tambah Pandu.

Pandu juga melihat inovasi yang dihadirkan para fintech semakin berkembang. Kondisi tersebut, didukung dengan berbagai regulasi yang dikeluarkan pemerintah untuk memperkuat industri fintech.

Namun, dari sisi pendanaan global, pelaku fintech akan menghadapi tantangan yang tidak mudah. Pandu melihat meskipun ada ada rasa optimisme dari sisi pertumbuhan bisnis, namun berbeda halnya dari sisi pendanaan bagi pelaku bisnis fintech.

"Menurut saya 2023 2024 ini banyak ketidakpastian. Makanya buat para pemain fintech, kita harus menjaga efisiensi, kita menjaga cost untuk mencapai profitabilitas. Jadi memang ini dua hal yang berbeda. Kalau lihat fundamental pemain fintech secara overall membaik. Hanya memang pendanaan secara global banyak berkurang," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Adrian Gunadi. Ia melihat pertumbuhan fintech masih akan terus berlanjut di 2023, khususnya fintech peer-to-peer (P2P) lending.

Apalagi, masih terdapat credit gap yang cukup besar di Indonesia. Namun, pemain fintech P2P lending harus pintar-pintar memilih segmen pasar.

"Jadi kita melihat masih akan bertumbuh di 2023. Namun kita juga harus melihat sektor industri mana yang akan rentan terhadap faktor-faktor eksternal, faktor-faktor makro yang bisa menyebabkan volatilitas yang lebih tinggi, tetapi juga sektor-sektor mana yang akan terus tumbuh," kata Adrian.

Adrian menambahkan, kondisi tersebut menjadi hal utama yang juga harus diperhatikan oleh pelaku bisnis fintech P2P lending untuk memperkuat mitigasi risiko.

"Jadi memang peluangnya ada, tetapi kita juga harus pintar mengambil segmen,” pungkas Adrian.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bursa Kripto Mandek, Ombudsman Minta Keterangan Kemenkeu, BI, dan OJK

Ombudsman bakal memanggil pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait mandeknya bursa kripto.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Ombudsman Tegaskan Pelayanan Publik Tidak Boleh Diskriminatif

Anggota Ombudsman, Yeka Hendra Fatika menegaskan, segala bentuk pelayanan publik harus memberikan keadilan dan tidak diskriminatif.

EKONOMI | 8 Februari 2023

OJK Prediksi Piutang Multifinance Tumbuh hingga 15% di 2023

Berdasarkan outlook Otoritas Jasa Keuangan (OJK), piutang pembiayaan multifinance diproyeksi tumbuh hingga 15% pada tahun 2023.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Bahlil Sebut Hilirisasi Jadi Instrumen Pembangunan Berkelanjutan

Bahlil Lahadalia menegaskan, pemerintah sudah memiliki peta jalan hilirisasi investasi strategis Indonesia dengan nilai US$ 545,3 miliar.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Gapki Minta Dana Bagi Hasil Sawit untuk Bangun Infrastruktur

Ketua Umum Gapki Joko Sriyono meminta Dana Bagi Hasil (DBH) difokuskan untuk infrastruktur pengelolaan kelapa sawit di daerah.

EKONOMI | 8 Februari 2023

PUPR Pastikan Tol Cisumdawu Bisa Dipakai Mudik Lebaran 2023

Kementerian PUPR akan mengoperasikan secara penuh jalan tol Cisumdawu (Cileunyi–Sumedang–Dawuan) pada momen mudik Lebaran 2023.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Erick Thohir Rombak Direksi dan Komisaris Jasa Marga

Menteri BUMN, Erick Thohir melakukan perombakan dewan direksi dan komisaris PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Kementerian PUPR Lelang Ulang Tender Tol Getaci Mulai April

Kementerian PUPR berencana melelang ulang proyek jalan tol Getaci (Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap) senilai Rp 56,2 triliun mulai April 2023.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Tata Kelola dan Bisnis Berkelanjutan SIG Diakui ASEAN

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG berkomitmen menerapkan praktik tata kelola perusahaan baik (good corporate governance/GCG)

EKONOMI | 8 Februari 2023

Satgas Pangan, Bulog, dan Bapanas Sidak Sembako

Bapanas, Bulog serta Satgas Pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pangan atau sembako.

EKONOMI | 8 Februari 2023


TAG POPULER

# Lee Da In


# 1 Abad NU


# Christine Hakim


# Susi Air


# Praxion


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bursa Kripto Mandek, Ombudsman Minta Keterangan Kemenkeu, BI, dan OJK

Bursa Kripto Mandek, Ombudsman Minta Keterangan Kemenkeu, BI, dan OJK

EKONOMI | 10 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE