Logo BeritaSatu

Ini Lima Strategi Menaker Hadapi Ancaman Resesi Global

Selasa, 8 November 2022 | 20:42 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) telah menyiapkan beberapa kebijakan dalam menghadapi ancaman resesi global tahun 2023 dan dampaknya dari sisi ketenagakerjaan.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyampaikan, beberapa kebijakan Kemenaker ini bersifat adaptif, resilien, dan inklusif yang meliputi lima pilar.

Advertisement

Pertama, reformasi pendidikan dan pelatihan vokasi. Kedua, optimalisasi sistem informasi dan layanan pasar kerja. Ketiga, perluasan kesempatan kerja. Keempat, jaminan sosial dan perlindungan tenaga kerja yang adaptif. Kelima, hubungan industrial yang harmonis.

"Meskipun kita optimistis, tetapi tetap saja pemerintah perlu melakukan strategi dan perlu menyiapkan langkah menghadapi kondisi resesi global. Kebijakan Kemenaker bersifat adaptif, resilien, dan inklusif," kata Menaker saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR, di Jakarta, Selasa (8/11/2022).

Menaker menyampaikan, salah satu bentuk dari reformasi pendidikan dan pelatihan vokasi adalah Peraturan Presiden Nomor 68 tahun 2022. Kebutuhan SDM atau tenaga kerja dituangkan dalam perencanaan tenaga kerja, di mana perencanaan tenaga kerja mengacu pada sistem informasi pasar kerja.

"Prinsip dasar pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi adalah berorientasi pada kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dunia kerja dan kewirausahaan, serta menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia pendidikan dan masyarakat," jelasnya.

Menaker juga membeberkan sejumlah tantangan ketenagakerjaan Indonesia pascapandemi Covid-19. Ditambah lagi dengan adanya gejolak ekonomi dan potensi resesi ekonomi global.

Pertama adalah bonus demografi yang tinggal 8 tahun lagi. Di sisi lain, level produktivitas pekerja Indonesia masih berada di bawah rata-rata Asean. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022 juga menunjukkan sebesar 59,70% tenaga kerja di Indonesia berpendidikan SMP dan ke bawah.

"Bonus demografi ternyata juga menambah jumlah penambahan angkatan kerja sebanyak 4,20 juta per tahun," tambah Ida.

Tantangan berikutnya, kata Menaker, masih mendominasinya sektor pekerja informal yang mencapai 59,31%. Daya saing pekerja Indonesia berdasarkan Global Talent Competitiveness Index pada 2022 juga berada di peringkat 82, turun dari peringkat 80 pada 2021 lalu.

Dalam paparannya juga disebutkan, sebanyak 6-29 juta orang di Indonesia harus mengikuti pelatihan lagi untuk jenis pekerjaan baru di era digitalisasi saat ini. Sebanyak 23 juta pekerja juga terdampak otomatisasi.

“Digitalisasi juga mendorong fleksibilitas hubungan kerja serta ruang dan waktu bekerja. Selain itu, terjadi pua pergeseran kebutuhan keterampilan di pasar kerja,” ujar Menaker.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Standard & PoorKerek Peringkat Bumi Resources Jadi B Minus

Lembaga pemeringkat global Standard & Poor (S&P) menaikkan peringkat long-term issuer credit PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dari sebelumnya CCC menjadi B Minus.

EKONOMI | 27 Januari 2023

BRI Targetkan Kredit Mikro dan Ultra Mikro Tumbuh 8 Persen

BRI mencatat, masih ada 20,7% dari total kecamatan atau sebanyak 1.502 kecamatan memerlukan intervensi program literasi keuangan yang kuat.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Debut Perdana di BEI, Saham LAJU Langsung Mentok ARA

saham PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU) langsung meroket hingga sebesar 35% ke level 135 atau mentok batas auto-rejection atas (ARA).

EKONOMI | 27 Januari 2023

Sesi I, IHSG Hari Ini Kokoh di 6.929

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 64,3 (0,94%) ke level 6.929,1 pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (27/1/2023).

EKONOMI | 27 Januari 2023

Kurs Rupiah Hari Ini Melemah 30 Poin ke Rp 14.975

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau melemah ke kisaran Rp 14.975 pada perdagangan hari ini, Jumat (26/1/2023).

EKONOMI | 27 Januari 2023

Lagi, Saratoga Siapkan US$ 150 Juta untuk Investasi

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) kembali menganggarkan dana US$ 150 juta untuk kegiatan investasinya tahun ini.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Boy Thohir: Saatnya GoTo Gojek Tokopedia Back to Basic

Komisaris Utama PT GoTo GOjek Tokopedia Tbk (GOTO) Garibaldi "Boy" Thohir mengatakan bahwa hal terpenting bagi sebuah bisnis adalah profit.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Tukang Becak Bobol Rekening BCA, OJK Ingatkan Jaga Data Pribadi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam menjaga kerahasiaan data pribadi, apalagi yang menyangkut data keuangan.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Penerima Bansos Bisa Ikut Program Kartu Prakerja Skema Normal

Menurut Denni, program Kartu Prakerja skema normal artinya program ini tak lagi bersifat semi-bansos seperti yang sudah dilaksanakan sebelumnya.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Tiket Haji Mahal, Garuda Indonesia Siap Nego

Direktur Utama maskapai Garuda Indonesia Irfan Setiaputra bersedia melakukan negosiasi dengan DPR untuk menurunkan tiket haji.

EKONOMI | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Maju Jadi Caketum PSSI, Erick Thohir Ingin Jadikan Sepak Bola Sarana Persatuan

Maju Jadi Caketum PSSI, Erick Thohir Ingin Jadikan Sepak Bola Sarana Persatuan

BOLA | 8 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE