Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Industri Pertambangan Bantu Wujudkan Target Net Zero Emission

Minggu, 13 November 2022 | 10:27 WIB
Oleh : Rangga Prakoso / WBP
Ilustrasi net zero emission (NZE)

Jakarta, Beritasatu.com - MIND ID turut mendukung target pemerintah Indonesia untuk bisa mencapai net zero emission (NZE) pada 2060 mendatang. BUMN Holding Industri Pertambangan itu beranggotakan PT Aneka Tambang Tbk (Antam), PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero), dan PT Timah Tbk

MIND ID telah memiliki beberapa strategi dalam upaya transisi energi. Salah satunya mendukung gerakan pemerintah melakukan terobosan mempercepat pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional. Hal ini sejalan dengan tren dunia yang tengah bergerak ke arah penggunaan kendaraan hemat energi dan ramah lingkungan, demi menjalankan program menekan emisi karbon.

“Penerapan green mining dalam koridor good mining practice, MIND ID melihat bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan environmental, social, and governance (ESG) merupakan hal penting serta sebuah investasi dan akan berdampak positif pada pengelolaan korporasi, serta kesinambungan dan keberlanjutan,” kata Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso, di Jakarta Minggu (14/11/2022).

MIND ID bersama dengan tujuh BUMN lain sepakat menginisiasi carbon market yang dibuktikan dengan penandatanganan letter of intent (LOI) mengenai Proyek Pilot Perdagangan Karbon Kementerian BUMN Voluntary Carbon Market (KBUMN VCM) dan terus berkomitmen mewujudkan program dekarbonisasi serta melakukan reduksi emisi karbon.

Sepanjang tahun 2021-2022, Holding Industri Pertambangan ini telah mengimplementasikan program-program carbon reduction dan carbon offset yang dapat mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) 400.000 ton C02e atau sebesar 28% dari target pengurangan emisi pada tahun 2030.

Pencapaian ini tidak lepas dari peran kinerja anggota MIND ID. Di antaranya, PT Antam Tbk tercatat berkontribusi reduksi karbon sebanyak 47.000 ton CO2e dengan program unggulan reklamasi pascatambang dan rehabilitasi aliran sungai.

PT Bukit Asam Tbk tercatat 256.000 ton CO2e, dengan program unggulan yang berdampak signifikan pada pengurangan karbon melalui reklamasi dan reforestation.

Sementara PT Inalum (Persero) menyumbang penurunan karbon sebesar 60.000 ton CO2e, dengan melakukan pengurangan efek anoda pada pot optimization. Sedangkan, PT Timah Tbk menyumbang sebanyak 87.000 ton CO2e, dengan mengubah penggunaan HSD menjadi biofuel (B30) serta carbon offset.

“Grup Holding Industri Pertambangan telah menyiapkan dan terus mendorong program dekarbonisasi untuk jangka menengah dan jangka panjang. Pendekatan yang digunakan adalah circular economy berlandaskan prinsip good mining practice,” jelas Hendi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI