Jokowi: Bajak Momentum Pandemi, Kejar Ketertinggalan dari Negara Maju
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Jokowi: Bajak Momentum Pandemi, Kejar Ketertinggalan dari Negara Maju

Jumat, 14 Agustus 2020 | 10:44 WIB
Oleh : Lona Olavia / EAS

Jakarta, Beritasatu.com -Ambruknya perekonomian negara maju akibat pandemi Covid-19 diharapkan bisa ditangkap sebagai peluang dan momentum, agar ekonomi Indonesia bisa mengejar ketertinggalannya selama ini.

Seperti diketahui, sebanyak 215 negara, tanpa terkecuali, sedang menghadapi masa sulit diterpa pandemi Covid-19. Dalam catatan WHO, sampai 13 Agustus 2020, terdapat lebih dari 20,4 juta kasus di dunia, dengan jumlah kematian di dunia sebanyak 744.000.

Alhasil semua negara, baik miskin, berkembang, termasuk maju, mengalami kemunduran karena terpapar Covid-19. Krisis perekonomian dunia saat ini juga terparah dalam sejarah.

Pada kuartal I 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih plus 2,97%, tetapi di kuartal II minus 5,32%. Ekonomi negara-negara maju bahkan minus belasan persen, sampai minus 17%-20%.

“Ibarat komputer, perekonomian semua negara saat ini sedang macet, sedang heng. Semua negara harus menjalani proses mati komputer sesaat, harus melakukan re-start, harus melakukan re-booting. Semua negara mempunyai kesempatan men-setting ulang semua sistemnya,” ujar Presiden Jokowi pada pembukaan Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2020 di Gedung MPR RI Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Musibah pandemi ini, seyogyanya, seru Jokowi juga harus bisa dianggap sebagai sebuah kebangkitan baru untuk melakukan sebuah lompatan besar. Namun, ini bisa digapai dengan membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, dan menjalankan strategi besar di bidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk kesehatan dan pendidikan.

“Saatnya kita bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar,” tegasnya.

Pada HUT RI ke-75 tahun, Indonesia telah menjadi negara berpenghasilan menengah dengan pendapatan per kapita di atas Rp 57 juta atau upper middle income country. Di mana, 25 tahun lagi saat usia seabad Republik Indonesia, Jokowi berharap Indonesia sudah berpredikat negara maju.

"Masih tersedia waktu 25 tahun lagi bagi kita untuk menyiapkan seabad Indonesia merdeka, untuk membangun Indonesia yang kita cita-citakan. Target kita saat ini bukan hanya lepas dari pandemi, bukan hanya keluar dari krisis. Langkah kita adalah melakukan lompatan besar memanfaatkan momentum krisis yang saat ini sedang terjadi. Krisis memberikan momentum bagi kita untuk mengejar ketertinggalan, untuk melakukan transformasi besar, dengan melaksanakan strategi besar. Mari kita pecahkan masalah fundamental yang kita hadapi. Kita lakukan lompatan besar untuk kemajuan yang signifikan. Kita harus bajak momentum krisis ini. Kita harus serentak dan serempak memanfaatkan momentum ini. Menjadikan Indonesia setara dengan negara-negara maju,” ungkap Jokowi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jokowi: Ekonomi Semua Negara Sedang Hang

“Semua negara, negara miskin, negara berkembang, termasuk negara maju, semuanya sedang mengalami kemunduran karena terpapar Covid-19,” tutur Jokowi.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Bank Bukopin Rilis Program Nabung Super Seru 50 Tahun

Seiring dengan memasuki usia ke- 50 tahun terus berkiprah mendukung perekenominan Indonesia, Bank Bukopin meluncurkan program “Nabung Super Seru 50 Tahun”

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Jokowi: Ekonomi Indonesia Harus Di-restart

Merebaknya pandemi Covid-19 berdampak luas di seluruh dunia.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Ketua MPR: Ekonomi Indonesia Hadapi Fase Terberat

Selama periode Maret hingga pertengahan Agustus 2020 menjadi fase terberat bagi perekonomian Indonesia.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Kompak, Rupiah dan Mata Uang Asia Terkoreksi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.725-Rp 14.793 per dolar AS.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Dibuka, IHSG Merosot ke Zona Merah

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan melemah 13,3 poin (0,29 persen) menjadi 5.224.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Terapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan, Telkom Peroleh Sertifikat ISO 37001:2016

Setelah menjalani proses sertifikasi dalam memverifikasi kesesuaian penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan sesuai dengan standar internasional

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Harga Minyak Turun 1% Setelah IEA Turunkan Proyeksi Permintaan

Minyak mentah Brent turun 43 sen, atau 0,95 persen menjadi US$ 45,00 per barel.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Bursa Asia Mixed di Tengah Buntunya Pembicaraan Stimulus AS

Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,23 persen, tetapi indeks Topix sedikit melemah.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

IHSG Akan Bergerak Terbatas, Simak Rekomendasi Sahamnya

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 5.199 - 5.284.

EKONOMI | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS