Warisan Dunia Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto Patut Dijaga
INDEX

BISNIS-27 425.322 (5.73)   |   COMPOSITE 4870.04 (43.23)   |   DBX 940.805 (0.48)   |   I-GRADE 127.855 (2.25)   |   IDX30 401.317 (6.63)   |   IDX80 105.56 (1.49)   |   IDXBUMN20 265.398 (5.34)   |   IDXG30 112.997 (1.84)   |   IDXHIDIV20 357.483 (5.93)   |   IDXQ30 117.699 (1.97)   |   IDXSMC-COM 210.149 (0.87)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (2.2)   |   IDXV30 100.238 (0.63)   |   INFOBANK15 757.481 (11.2)   |   Investor33 352.266 (4.93)   |   ISSI 143.81 (1.37)   |   JII 518.901 (6)   |   JII70 176.231 (2.14)   |   KOMPAS100 949.983 (11.82)   |   LQ45 737.154 (11.64)   |   MBX 1342.99 (13.6)   |   MNC36 264.429 (3.46)   |   PEFINDO25 260.033 (1.59)   |   SMInfra18 229.972 (3.87)   |   SRI-KEHATI 296.897 (4.52)   |  

Warisan Dunia Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto Patut Dijaga

Rabu, 18 September 2019 | 13:42 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO pada Sidang Komite Warisan Dunia ke-32 yang berlangsung di Baku, Azerbaijan, pada 30 Juni-10 Juli 2019. Penetapan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kelestarian dan juga pemanfataan situs sejarah tersebut.

Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri Febrian Ruddyard, menyebutkan, penetapan ini merupakan perwujudan dari diplomasi kebudayaan Indonesia dan dilakukan bersama-sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Bagian dari diplomasi budaya ini bisa menjadi nilai tambah untuk Indonesia di mata dunia. Saya berharap situs Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto bisa menjadi salah satu aset yang menunjukkan Indonesia memiliki sejarah panjang sebagai bangsa yang inovatif,” terangnya kepada Beritasatu.com saat menyerahkan sertifikat asli penetapan Warisan Dunia ini ke perwakilan Kemendikbud, di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Dirinya menyebutkan, Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto dipandang pantas diposisikan sebagai warisan dunia, karena unggul dalam dua kategori yakni nilai Universal Luar Biasa (outstanding universal value). UNESCO juga melihat Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto ini memberikan dampak positif dalam hal perekonomian kepada masyarakat yang saat ini tinggal disekitar.

"Keunikan Warisan Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto menunjukkan adanya pertukaran pengetahuan dan teknologi masyarakat lokal Minangkabau atau Sumatera Barat dengan teknologi Eropa, terkait dengan eksploitasi batu bara di masa akhir abad ke-19 sampai dengan masa awal abad ke-20 di dunia, khususnya di Asia Tenggara," ungkapnya.

Ia pun menambahkan, tambang ini dirancang untuk efisiensi sejak tahap ekstraksi batu bara, pengolahan, dan transportasi, sebagaimana yang ditunjukkan dalam organisasi perusahaan, pembagian pekerja, sekolah pertambangan, dan penataan kota pertambangan yang dihuni oleh sekitar 7.000 penduduk.

Diketahui, selain kawasan tambang batu bara Ombilin dan kawasan Kota lama di kota Sawahlunto, warisan budaya dunia ini juga diwakili oleh jalur kereta api dengan stasiun-stasiun, jembatan, dan terowongan yang melintasi beberapa kota/kabupaten lainnya di Sumatera Barat. Sebut saja Kabupaten Solok, Kota Solok, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, dan Kabupaten Padang Pariaman, dan diakhiri dengan Kawasan Silo Gunung di dalam Pelabuhan Teluk Bayur di Kota Padang.

Badan Pengelola
Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid mengatakan pihaknya akan segera membuat badan pengelola cagar budaya, untuk kawasan pertambangan batu bara Ombilin yang sudah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia.

"Setelah ditetapkan sebagai warisan budaya oleh UNESCO, kami akan melakukan upaya perlindungan dan bekerja sama dengan sejumlah daerah dan perusahaan pemilik pertambangan. Dalam waktu dekat, kami akan membentuk badan pengelola untuk memberikan perlindungan cagar budaya tersebut," ujar Hilmar.

Hilmar menambahkan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan lima kabupaten/kota yang ada di Sumatera Barat yang bersinggungan dengan pertambangan era kolonial tersebut. Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan PT Bukit Asam sebagai pengelola tambang tersebut.

"Kami akan melibatkan komunitas dalam strategi perlindungan. Hal ini sangat efektif jika komunitas dilibatkan," kata Hilmar.

Pihaknya juga memastikan tidak terjadi tumpang tindih program dengan kementerian lain. Dalam waktu dekat, pihaknya akan mempopulerkan Sawahlunto melalui media film.

Hal tersebut diamini oleh Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO profesor Arief Rachman. Pasalnya ia menyebut, penetapan Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto masuk dalam daftar warisan dunia bukanlah pekerjaan akhir. Penetapan tersebut justru menjadi awal dalam memperjuangkan pemanfaatannya bagi masyarakat dunia.

"Kita seolah-olah sudah dapat piala. Saya jadi khawatir, nantinya tidak ada suatu semangat lagi ke depan. Padahal, warisan yang telah ditetapkan harus mempertahankan budaya dan kekuatan edukasi yang kuat agar bisa mendidik. Jadi, tidak pantas rasanya bila hal itu ditetapkan, tetapi masyrakat dan anak-anak sekitar tidak paham untuk apa fungsinya," jelasnya.

Untuk itulah, ia mengimbau pemerintah untuk mengelaborasikan ragam informasi yang terkait dengan Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto menjadi sebuah buku. Diharapkan, warisan dunia ini bisa terus diwariskan tempat dan juga nilainya kepada generasi-generasi selanjutnya.

"Indonesia sudah ada beberapa tempat yang sudah masuk daftar berbahaya untuk dicoret dari daftar warisan dunia. Untuk itu, Unesco meminta kepada pemerintah dan masyarakat memperhatikan hal ini, agar bisa dirawat, dijaga, dan dikembangkan dengan baik," tukasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jelang Hari Batik Nasional, Yayasan Batik Gelar Pameran Batik Murah di Jakarta dan Solo

Jelang perayaan Hari Batik Nasional ke-10 yang jatuh pada 2 Oktober 2019 mendatang, Yayasan Batik Indonesia (YBI) bersama Kementerian Perindustrian dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) akan menggelar kegiatan bertema Membatik untuk Negeri. Kegiatan berupa pameran batik tulis dan cap dengan harga terjangkau di Jakarta dan Solo pada 24-27 September 2019 mendatang.

GAYA HIDUP | 18 September 2019

Uniqlo Perluas Ekspansi Gerai di di Indonesia

Uniqlo membuka gerai ke-28 di Mall of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

GAYA HIDUP | 17 September 2019

Posco Indonesia Inti Dukung Pengembangan Jahe Laer

Posco Indonesia Inti mendukung pengembangan Jahe Laer, produk unik dari Koperasi Serba Usaha (KSU) Srikandi.

GAYA HIDUP | 17 September 2019

TSI Cisarua Dorong Kampanye Perlindungan Satwa Liar

TSI menggelar lomba fotografi sebagai bentuk kampanye perlindungan satwa liar.

GAYA HIDUP | 17 September 2019

OT Group Dukung Sail Nias 2019

OT Group telah memberikan perhatian sejak lama terhadap Kepulauan Nias.

GAYA HIDUP | 16 September 2019

Konsep Unik Warung Wakaka Semakin Dilirik Investor

Warung Wakaka semakin diminati para investor karena konsep makan dan tempat nongkrong yang unik.

GAYA HIDUP | 16 September 2019

Tips Cerdas Menjaga Kualitas Terigu

Tepung terigu harus disimpan dengan baik agar kualitasnya tetap terjaga.

GAYA HIDUP | 15 September 2019

Pacu dan Jaga Kecepatan Olahraga Lari Lewat Powerbeats Pro

Produk ini dirancang khusus para runners dan juga penggiat olahraga.

GAYA HIDUP | 15 September 2019

Pacu Ekspansi, McDonald’s Buka 13 Gerai Baru

Penambahan gerai baru tersebut tidak terlepas dari permintaan konsumen yang terus meningkat.

GAYA HIDUP | 15 September 2019

Malang Flower Carnival Angkat Potensi Wisata Kota Malang

Kota Malang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur.

GAYA HIDUP | 15 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS