Joglosemar Menjadi Destinasi Wisata Kebugaran di Indonesia
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Katalog Pariwisata Kesehatan

Joglosemar Menjadi Destinasi Wisata Kebugaran di Indonesia

Selasa, 19 November 2019 | 15:53 WIB
Oleh : Elvira Anna Siahaan / EAS

Jakarta, Beritasatu.com -Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersinergi membuat pola perjalanan wisata kesehatan di Indonesia. Dalam paket wisata akan ada empat klaster yang ditawarkan untuk wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus).

Empat klaster tersebut adalahWisata Medis, Wisata Kebugaran dan Jamu, Wisata Olah Raga yang mendukung kesehatan, dan Wisata Ilmiah Kesehatan.

Dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, konsep pariwisata kesehatan sebenarnya sudah digodok sejak 2017. Paket inimerupakan sebuah langkah positif untuk mewujudkan Indonesia sebagai destinasi Pariwisata Kesehatan Dunia.

"Kami membidik wisman dan wisnus yang spesifik. Jadi kami tidak akan salah melakukan promosi," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Whisnutama di acara peluncuran Katalog Wisata Kesehatan dan Skenario Perjalanan Wisata Kebugaran, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Khusus untuk wisata kebugaran dikatakan Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani,kali ini baru dikembangkan di Joglosemar (Jogjakarta, Solo, dan Semarang), Bali dan Jakarta. Bahkan dijelaskan Giri, pola perjalanan dalam paket wisata ini dapat mengajak destinasi wisata di kota lainnya untuk mengembangkan wisata kebugaran.

"Diharapkan skenario perjalanan ini, juga dapat menjadi dasar bagi sektor bisnis untuk mengembangkan paket-paket wisata kesehatan di masa mendatang. Semoga katalog ini dapat menjadi landasan dalam pengembangan wisata kebugaran dan jamu di masa yang akan datang,” katanya.

Hadir juga dalam peluncuran katalogWakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pendidikan dan Kesehatan James Riady, Wakil Presdir Siloam Hospitals Caroline Riady, dan Menteri Kesehatan (Menkes) dr Terawan Agus Putranto. Ketiga figur publik ini hadir untuk mendukung rencana Indonesia menjadi destinas wisata kesehatan terbaik di dunia.

Ditambahkan Sekretaris Jenderal Kemenkes, Drg Oscar Promadi, penyusunan pola jalur wisata ini nantinya akan mendorong pelayanan kesehatan tradisional agar memiliki paket unggulan yang meliputi spa, herbal, acupressure, dan akupuntur dalam penyelenggaraan wisata kesehatan. Ada juga konsep untuk menetapkan rumah sakit (medical tourism) dan fasilitas kesehatan 
tradisional (wellness tourism) yang memiliki pelayanan unggulan 
dalam penyelenggaraan wisata kesehatan.

"Beberapa tahun terakhir, Indonesia mulai dikenal sebagai salah satu destinasi wisata kebugaran kelas dunia. Sebagai besar dari destinasi wisata Indonesia sudah merespons kebutuhan atas kebugaran berupa spa, makanan sehat dan pengobatan holistik,” katanya.

Ditegaskan juga oleh dr Terawan, untuk paket ini, Kemkes sudah membentuk Tim Gugus Tugas Pelaksanaan Pengembangan Wisata Kesehatan yang beranggotakan lintas program dan kementerian. Bahkan, jika berkaca dari hasil survei Global Buyers Survei 2016-2017, sedikitnya ada 11 juta wisatawan atau sekitar 3-4% dari total penduduk di dunia yang melakukan perjalanan wisata dengan tujuan medis.

"Data ini membuktikan bahwa pariwisata kesehatan memiliki prospek yang menguntungkan dan menjanjikan," kata dr Terawan.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tidak Lama Lagi, Indonesia Menjadi Destinasi Wisata Kesehatan Dunia

Kemenparekraf bersama Kemkes bersinergi membuat pola perjalanan wisata kesehatan di Indonesia untuk menarik wisatawan nusantara dan mancanegara.

GAYA HIDUP | 19 November 2019

Momentum Berwisata dan Investasi di Batam International Expo

Menyambut hari jadi ke-160, International Batam Expo 2019 digelar. Tak hanya sebagai tempat berwisata, tetapi momentum event ini tepat untuk berinvestasi.

GAYA HIDUP | 19 November 2019

Pemprov Riau Segera Susun Manajemen Krisis Kepariwisataan

Dengan adanya kabut asap yang berdampak negatif pada pariwisata setempat, Pemprov Riau segera menyusun konsep Manajemen Krisis Kepariwisataan Daerah.

GAYA HIDUP | 18 November 2019

Kentalnya Budaya Sumbawa Barat di Festival Taliwang 2019

Betapa kental kekayaan budaya Sumbawa Barat di Festival Taliwang 2019 (13-24 November 2019).

GAYA HIDUP | 18 November 2019

Danau Toba Perlu Terus Dibenahi

Kementerian Perhubungan sudah membuka akses penerbangan dari luar negeri menuju Bandara Silangit.

GAYA HIDUP | 17 November 2019

Sinergi Percepat Laju Industri Wisata

Indonesia juga perlu mengembangkan pariwisata MICE.

GAYA HIDUP | 17 November 2019

Pacu Dunia Pariwisata

Indonesia tidak hanya mengejar kuantitas wisman yang datang ke Tanah Air, juga quality tourism.

GAYA HIDUP | 17 November 2019

Putra Wapres Gagas Kegiatan Religi Music Goes To Campus

Kegiatan berdampak positif dalam menangkal radikalisme.

NASIONAL | 18 November 2019

140 Juta Wisman Muslim Akan Kunjungi Indonesia Pada 2020

Jumlah wisatawan mancanegara yang datang masih tergolong rendah.

EKONOMI | 18 November 2019

Nikmati Keseruan Kuliner Khas Sumbar di Warung Nasi Kapau Mintuo

Restoran nasi kapau, ada hidangan sayur yang bahan dasarnya kol, nangka, dan kacang panjang.

GAYA HIDUP | 17 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS