Adaptasi Kebiasaan Baru, Okupansi Hotel di Bali Masih Nol
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Adaptasi Kebiasaan Baru, Okupansi Hotel di Bali Masih Nol

Kamis, 16 Juli 2020 | 21:24 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ida Bagus Purwa Sidemen, Direktur Eksekutif BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, mengatakan selama pandemi Covid-19 kondisi hotel yang sudah menerapkan protokol kesehatan, masih belum mendapat kunjungan wisatawan atau tamu. Alhasil, dari target sekitar Rp 4,7 triliun rupiah pendapatan pajak hotel dan restoran yang ditetapkan tahun 2020, pemerintah provinsi Bali telah kehilangan hampir Rp 2 triliun rupiah.

"Saat ini kondisi hotel dan restoran kurang lebih sama dengan satu atau dua bulan kemarin. Belum ada perubahan yang signifikan. Masih belum ada tamu, kalaupun ada jumlahnya tidak banyak. Jadi, okupansi masih di angka sekitar 0%,” tutur Ida saat dihubungi Suara Pembaruan, Rabu (15/7) malam.

Sayangnya PHRI juga hanya dapat memantau kurang lebih 750 hotel dan restoran yang menjadi anggotanya. Padahal, saat ini di Bali diperkirakan ada 5.000 hotel dan restoran. Hal inilah yang menurut Ida menjadi hambatan tersendiri untuk mempercepat pemulihan industri wisata di Bali.

"Saat ini pemerintah di provinsi Bali ingin asosiasi menjadi wadah untuk koordinasi dengan banyak industri lainnya. Ditambah, masih banyak pengusaha yang belum bergabung ke asosiasi. Ini yang jadi sulit untuk memantau,” tutur Ida.

Buku Panduan
Sementara secara terpisah, sebelumnya Kemparekraf sudah mengeluarkan buku panduan protokol kesehatan untuk industri pariwisata. Konon buku panduan dibuat demi memudahkan para pelaku industri parekraf untuk mempelajari lebih lanjut mengenai protokol kesehatan yang berlaku.

Buku panduan protokol kesehatan ini merupakan turunan dari Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Penyusunan buku panduan protokol kesehatan juga melibatkan berbagai pihak, yaitu asosiasi usaha hotel dan restoran, asosiasi profesi terkait bidang perhotelan dan restoran, serta akademisi dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan dari Kementerian Kesehatan dan arahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Buku panduan ini juga dapat menjadi acuan bagi Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, serta asosiasi usaha dan profesi terkait hotel dan restoran untuk melakukan sosialisasi, edukasi, simulasi, uji coba, pendampingan, pembinaan, pemantauan dan evaluasi dalam penerapan cleanliness, health, safety and environmental sustainability (CHSE) demi meningkatkan keyakinan para pihak, reputasi usaha, dan destinasi pariwisata,” tutur Menparekraf Whisnutama Kusubandio.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Hotel dan Restoran di Bali Siap Terapkan Protokol CHSE

Pelaku hotel dan restoran telah menerapkan protokol kesehatan sesuai standar dalam rangka memasuki era adaptasi kebiasaan baru pascapandemi Covid-19.

GAYA HIDUP | 16 Juli 2020

Brand OR-K689 Tembus Penjualan Ratusan Ribu Paket di E-Commerce

Brand OR-K689 yang mengusung tema "positive thinking" tetap berupaya mempertahankan kualitas dan harga yang dipasarkan kepada konsumennya.

GAYA HIDUP | 16 Juli 2020

E-Commerce Lamida Turut Berdayakan Perempuan Indonesia

E-commerce Lamida hadir dengan upaya membawa pesan tersebut kepada seluruh wanita Indonesia melalui visi misi 3E yakni embrace, encourage, empower.

GAYA HIDUP | 15 Juli 2020

Scoot Kembali Terbangi Rute Surabaya - Singapura

Indonesia merupakan salah satu pasar yang penting bagi maskapai Scoot.

GAYA HIDUP | 14 Juli 2020

Bendungan Cihud Jadi Destinasi Wisata Baru di Kabupaten Bogor

Bendungan dibuat perwakilan Pramuka dari tujuh negara saat Jambore tahun 1986

MEGAPOLITAN | 14 Juli 2020

Sneakers Lokal Saingi Brand Internasional

Andalkan bahan material alami, sneakers produksi Rafheoo mampu menyaingi produk internasional.

GAYA HIDUP | 13 Juli 2020

Broadway Group Ajak Pengusaha Milenial Majukan Ekonomi Digital

Broadway Group mulai melirik kesempatan yang muncul setelah pandemi, dengan merintis bisnis di bidang ekonomi digital.

GAYA HIDUP | 13 Juli 2020

Kawasan Wisata Danau Toba Terapkan Transaksi Non-Tunai

Transaksi non-tunai di kawasan wisata Danau Toba harus didorong sebagai bagian dari pengetatan protokol kesehatan.

GAYA HIDUP | 12 Juli 2020

Menpupera Optimistis Puncak Waringin Jadi Destinasi Wisata Artistik

Penataan Puncak Waringin menjadi upaya pemerintah untuk menggenjot kunjungan turis domestik dan mancanegara.

GAYA HIDUP | 12 Juli 2020

Tiga Strategi Merek Sepatu Lokal Bertahan di Tengah Covid-19

Bertahan di tengah pandemi Covid-19 memang tak mudah. Merek fashion lokal Guten Inc menerapakan sejumlah strategi, termasuk membuat program amal

GAYA HIDUP | 12 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS