Eksistensi Batik Indonesia Bernilai Universal
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Eksistensi Batik Indonesia Bernilai Universal

Kamis, 1 Oktober 2020 | 22:45 WIB
Oleh : EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Hilmar Farid Setiadi, mengaku optimistis pada eksistensi batik dan industrinya yang semakin tumbuh dan dikenal luas, baik secara domestik maupun internasional. Ia optimis karena batik Indonesia memiliki nilai-nilai universal dalam setiap coraknya.

"Hanya tinggal selangkah lagi untuk kita menjelaskan ke mata dunia, kalau setiap corak batik punya pesan dan ada nilai-nilai universal yang bisa dipetik,” kata Hilmar melalui siaran virtual, Kamis (1/10/2020).

Menurut Hilmar, pertumbuhan industri rumah tangga hingga yang besar di sektor batik terus membaik, seiring peluang pasar di Indonesia yang luas. Ia pun menyebut, batik juga sudah mulai dikenal dan banyak digunakan di pasar global.

"Pertumbuhan batik luar biasa. Industri rumah tangga kecil sampai yang besar pun tumbuh. Pasar juga masih luas. Bahkan teman-teman di UNESCO kebanyakan punya batik. Batik bisa dibilang pakaian yang mendunia,” kata Hilmar.

Menurut Hilmar, tantangan paling besar dalam membuat batik agar dikenal lebih dalam adalah membuat corak. Pasalnya setiap corak dibuat dengan teknik spesifik tertentu, sehingga narasi dan filosofinya muncul dan menjadikan kain batik kian bermakna.

Ketika disinggung mengenai inovasi dan kreativitas, ia mengatakan, saat ini sudah banyak batik yang diperkenalkan melalui produk dan media lain. Contohnya antara lain perlengkapan interior rumah, hingga produk fashion seperti tas.

Selain itu, Hilmar berpendapat industri batik tidak bisa berjalan sendiri, namun membutuhkan kerja sama dengan banyak pihak, termasuk pemerintah, pelaku usaha, hingga pelaku di industri kreatif.

"Batik bisa diperkenalkan lebih luas lagi melalui industri kreatif seperti audiovisual, gim, dan lainnya. Jangan cuma jadi dekorasi dan diambil visualnya saja, tetapi diharapkan bisa menjadi core component di produk itu, karena narasinya juga penting,” kata Hilmar.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

GrabFood: Jumlah Kopi Per Pesanan Meningkat Saat Pandemi

Di masa pandemi Covid-19, pelanggan umumnya memesan tiga gelas kopi untuk asupan kafein bagi seluruh anggota keluarga di rumah.

GAYA HIDUP | 1 Oktober 2020

The Harvest Resmikan Konsep Tampilan Baru di Cibubur

The Harvest secara resmi memperkenalkan konsep tampilan barunya di store cabang Cibubur, tepatnya di Jalan Transyogie KM 6 Cibubur, Nagrak, Gunung Putri, Bogor.

GAYA HIDUP | 1 Oktober 2020

Mengenal Sarung Tenun BHS yang Kaya Motif dan Warna

Sejak tahun 1953, sarung tenun lokal produksi BHS telah diakui kualitasnya tak hanya di pasar nasional, namun hingga ke mancanegara.

GAYA HIDUP | 1 Oktober 2020

Jam Tangan Casio Edifice EFS-560HR yang Terinspirasi Sirkuit Balap

Casio Computer Co Ltd meluncurkan jam tangan terbaru EFS-560HR sebagai hasil kolaborasi dengan Honda Racing.

GAYA HIDUP | 1 Oktober 2020

Tips Membeli Produk Skincare yang Aman dan Terpercaya

Cara terbaik agar terhindar dari produk skincare yang berbahaya adalah menjadi pembeli yang cermat.

GAYA HIDUP | 3 Oktober 2020

Orang Indonesia Habiskan Rp 15 Triliun untuk Beli Games

Sayangnya, kurang dari 2% games yang dibeli dari local developer.

GAYA HIDUP | 29 September 2020

DPR: Ekonomi Kreatif Butuh Penguatan di Masa Pandemi

Secara nasional kontribusi pariwisata dan ekonomi kreatif untuk devisa negara besar sekali, mencapai sekitar US$ 44 miliar.

GAYA HIDUP | 29 September 2020

William Wongso Bagikan Resep K-Food Lewat Cooking Live Show

PSBB menginisiasi aT Center Jakarta mempromosikan agri-food Korea pada online multiplatform dengan kolaborasi bersama koki terkenal Indonesia, William Wongso.

GAYA HIDUP | 29 September 2020

Cara Maya Miranda Menjaga Kelangsungan Bisnis di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi sejumlah pengusaha agar bisnisnya dapat terus berjala

GAYA HIDUP | 29 September 2020

Bernama Asing, Pakan Burung Pilihan Kicau Mania Ini Ternyata Produksi Anak Bangsa

Produk ini memiliki kualitas dan komposisi yang telah disesuaikan dengan standar internasional tetapi diproduksi di dalam negeri.

GAYA HIDUP | 29 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS