Menyuarakan Toleransi dalam Film Bumi itu Bulat
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-0.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-6.18)   |   DBX 982.653 (-1.45)   |   I-GRADE 141.194 (-0.09)   |   IDX30 430.883 (-0.25)   |   IDX80 114.327 (-0.2)   |   IDXBUMN20 295.098 (0.38)   |   IDXG30 119.385 (-0.38)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-0.25)   |   IDXQ30 125.574 (-0.28)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.17)   |   IDXV30 107.621 (-0.63)   |   INFOBANK15 842.759 (0.22)   |   Investor33 376.322 (-0.45)   |   ISSI 151.265 (-0.55)   |   JII 550.5 (-2.74)   |   JII70 187.95 (-0.77)   |   KOMPAS100 1026.39 (-1.33)   |   LQ45 794.213 (-0.97)   |   MBX 1420.94 (-1.65)   |   MNC36 281.737 (-0.11)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.77)   |   SMInfra18 242.709 (-1.44)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-0.16)   |  

Menyuarakan Toleransi dalam Film Bumi itu Bulat

Selasa, 12 Maret 2019 | 14:48 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Saat banyak orang dengan bebas menyuarakan dan mempersalahkan keberagaman yang dimiliki Indonesia, film Bumi itu Bulat justru hadir membawa pesan sejuk dari nilai-nilai toleransi yang kini mulai redup.

Film yang digagas oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor siap membawa pesan persatuan di bioskop Indonesia mulai 16 April 2019.

Umum GP Ansor, Gus Yakuq mengatakan, isu toleransi di negara yang kaya akan keberagaman patut dibahas bersama. Sedangkan untuk sasarannya adalah kalangan milenial yang kini mulai menjadi penentu keputusan kemajuan bangsa.

Kehadiran film ini juga mengacu pada informasi yang dikumpulkan oleh GP Ansor, bahwa jumlah anak muda yang intoleran semakin meningkat. Hal tersebut juga diperkuat dari data BNPT 2017, sebanyak 39% mahasiswa di 15 provinsi terpapar paham radikalisme beragama.

Menurut Wahid Foundation, hampir 60% peserta kegiatan kerohanian Islam di institusi pendidikan siap berjihad dengan jalan kekerasan.

"Film ini penting. Kita ini adalah negara yang sangat majemuk, berbeda dari segi suku, agama, dan budaya. Semua itu adalah kekuatan kita, Indonesia. Tidak ada negara di dunia yang seperti Indonesia, yang dibangun dari kekuatan toleransi. Karena itu kita yang hidup dalam kemajemukan harus mempertahankan dengan cara menumbuhkan dan menjaga sikap persaudaraan dan toleransi antar sesama,” terang Gus Yakuq saat diskusi film Bumi itu Bulat, di kawasan Jakarta Selatan, Senin (11/3/2019).

Selain GP Ansor, film ini juga diinisiasi oleh pembuat film Robert Ronny, aktor komedian Arie Kriting, desainer dan influencer Jenahara Nasution, dan aktris senior Christine Hakim.

Mereka bersepakat membuat Bumi itu Bulat sebagai wujud model toleransi yang baik, untuk dilihat oleh generasi muda, tanpa harus menggurui.

Untuk itu, Robert Ronny mengatakan film ini dibuat dengan menggunakan pendekatan yang ringan dan juga menyenangkan, agar semakin banyak orang yang tertarik untuk menonton.

"Bukan untuk mencari keuntungan, tetapi film hadir juga untuk menginspirasi banyak orang. Namun, saya menyayangkan dewasa ini banyak film bagus yang memiliki pesan di dalamnya, tetapi digarap secara serius dan berat. Orang membeli tiket untuk mendapatkan hiburan, bukan untuk diceramahi,” jelasnya.

Demi menarik minat penonton terutama para generasi milenial, Bumi itu Bulat menggandeng pemain muda Ryan Wijaya, Rania Putri Sari, dan Febby Rastanty. Kemudian untuk pemain pendukung dilibatkan yang lebih senior antara lain Christine Hakim, Ria Irawan, Mathias Muchus, dan Arie Kriting.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jenahara Nasution Senang Berbagi Kebaikan

Jenahara Nasution senang jika semakin banyak orang yang menyebarkan kebaikan di media sosial, terlebih dalam urusan agama

HIBURAN | 12 Maret 2019

Christine Hakim Ikuti Skenario Tuhan

Christine Hakim merasa menjadi orang yang beruntung karena berkesempatan melakoni skenario dari Tuhan.

HIBURAN | 12 Maret 2019

Sinetron Kesempatan Kedua Buat Rifky Balweel Tolak Tawaran Bermain Film

Sinetron Kesempatan kedua sudah memasuki episode ke-100.

HIBURAN | 12 Maret 2019

Garap Black Widow, Marvel Dekati Sutradara Lynn Shelton

Shelton merupakan salah satu sutradara film indie.

HIBURAN | 12 Maret 2019

Tumbuhkan Nasionalisme Milenial Lewat Lagu

Lagu anak-anak hadir dalam konser The Magic of Music Aku Anak Indonesia di Global Sevilla

HIBURAN | 11 Maret 2019

KNTL Kawal Pencabutan RUU Permusikan hingga Akhir

Persoalan Rancangan Undang-Undang (RUU) Permusikan masih menjadi bola panas yang terus berputar, karenanya KNTL berjanji mengawal hingga akhir.

HIBURAN | 11 Maret 2019

Prestasi Kapten Marvel Mengalahkan Wonder Woman.

Brie Larson mampu mengalahkan pamor Gal Gadot, si pemeran Wonder Woman.

HIBURAN | 11 Maret 2019

Ajang Teh Pucuk Cool Jam 2019 Temukan Jawara Lomba Band dan Ekskul

Ekskul Smadance dari SMAN 2 Yogyakarta sebagai juara untuk kategori ekskul dan grup band Langit Senja dari SMA Dr. Soetomo Surabaya sebagai juara band.

HIBURAN | 11 Maret 2019

Captain Marvel Jawara di Box Office

Film Captain Marvel menjadi jawara di box office Amerika Utara pekan ini.

HIBURAN | 11 Maret 2019

Cincin Tunangan J.Lo Diperkirakan Senilai Rp 14,3 Miliar

J.Lo dan A-Rod mengumumkan pertunangan mereka pada Sabtu (9/3/2019).

HIBURAN | 10 Maret 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS