IT Chapter Two, Kembalinya Teror Mencekam si Badut Pennywise
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

IT Chapter Two, Kembalinya Teror Mencekam si Badut Pennywise

Rabu, 4 September 2019 | 14:27 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Penggemar film horor sudah menanti lama kebangkitan teror badut iblis bernama Pennywise dalam film IT: Chapter Two. Film bergenre horor mencekam ini diadaptasi dari novel ke-18 Stephen King. Film kembali disutradarai oleh Andy Muschietti.

Sebelumnya, pada film pertama, IT, yang rilis pada 2017, menceritakan sepenggal kisah dari novel Stephen King tahun 1986. Kala itu tujuh anak yang menyebut diri mereka sebagai The Losers Club berusaha menghadapi Pennywise yang telah menculik anak-anak di kota Derry, Maine.

Berlanjut ke sekuel kedua, IT Chapter Two, mengisahkan 27 tahun setelah kejadian dari film pertamanya. Anggota The Losers Club diceritakan sudah dewasa dan telah menjalani kehidupan masing-masing di kota yang berbeda. Namun, sebuah panggilan dari janji masa kecil membawa mereka kembali pulang ke kampung halaman.

Cerita pun bergulir saat The Losers Club dewasa kembali berkumpul di kota Derry dan mengenang memori mereka di masa lalu. Misi mereka kembali ke kota menakutkan itu bukan sekadar untuk bernostalgia, melainkan kembali berhadapan dengan Pennywise yang sempat mereka kalahkan pada 27 tahun lalu.

Berbeda dari film horor atau thriller lainnya, penekanan cerita dalam setiap karakter dikupas tuntas tanpa cela di dalamnya. Mulai dari nostalgia hubungan dekat setiap karakter di masa kecil, sampai asal-muasal badut iblis yang sempat menjadi teka-teki gantung di seri pertama. Jadi tidak heran bila film ini akan menghabiskan waktu sekitar 165 menit, alias 2 jam 45 menit. Durasi ini tentunya lebih lama 30 menit dibandingkan film pertamanya.

Meski memakan waktu panjang, pembawaan kisah yang diwarnai dengan bumbu komedi menggelitik ini dapat dinikmati penonton.
Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk para penonton baru, karena dalam film ke dua ini sang sutradara memberikan penjelasan yang amat sangat lengkap tentang hubungan persahabatan mereka, dan juga hubungan mereka dengan iblis 1.000 wajah tersebut. Dengan keputusan ini, cerita seri kedua akan menggunakan alur maju dan mundur.

Bagi penggemar film horor dengan ketegangan yang intens, film ini dirasa sangat bertele-tele dan melelahkan. Banyak jeda diantara jump scare yang diharapkan dapat membuat jantung berdetak cepat, karena terlalu banyak dialog yang terucap
Pun demikian, semakin lama film ini berjalan, maka semakin terpuaskan pula rasa ketegangan penonton.

Imajinasi sang sutradara juga semakin liar, hingga visualisasi mendebarkan hadir dalam berbagai wujud aneh, menakutkan, sekaligus menggelitik. Seperti pada satu momen, Beverly Marsh dewasa (Jessica Chastain) tak sengaja melihat bagaimana wujud asli Pennywise tanpa riasan badut ikoniknya. Wujud asli Pennywise ini bisa dibilang jauh lebih mengerikan dibandingkan sosoknya dalam kostum badut. Tampak jelas bagaimana wajahnya yang dipenuhi oleh luka dan bekas darah. Begitu pula dengan mulut dan giginya yang mengerikan.

Di sisi lain, Pennywise juga akan mengubah wujudnya menjadi hal-hal yang terlihat bodoh, sehingga Muschietti bisa membuat celah untuk membuat penonton tertawa di situasi tegang.

IT Chapter Two juga didukung oleh bintang-bintang papan atas sekelas James McAvoy, Bill Hader, Jay Ryan, James Ransone, dan Isaiah Mustafa. Tak ketinggalan, ada pula Bill Skarsgard yang kembali memerankan sang badut iblis Pennywise. Sedangkan para artis cilik yang sempat memerankan karakter di film IT juga akan meramaikan film ini. Mereka adalah, Jaeden Lieberher, Wyatt Oleff, Jeremy Ray Taylor, Sophia Lillis, dan Finn Wolfhard.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jessica Iskandar Sempat Stres karena Alergi

Jessica kini lebih berhati-hati dalam memilih perawatan dan produk kecantikan.

HIBURAN | 3 September 2019

Inilah 10 Kota yang Menayangkan Gundala Versi Sahabat Tuli

Film Gundala hadir dalam versi ramah untuk kaum difabel.

HIBURAN | 3 September 2019

Joko Anwar Hadirkan Gundala Versi Sahabat Tuli

Hari ini, Selasa (3/9/2019), film Gundala hadir dalam versi teks bahasa Indonesia untuk penonton difabel.

HIBURAN | 3 September 2019

Tonton Gundala, Sri Mulyani dan Erick Thohir Bangga

Pemutaran film karya anak bangsa bertema pahlawan super "Gundala" karya Joko Anwar berlangsung di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin.

HIBURAN | 3 September 2019

Isyana Ceritakan Perjalanan Kariernya di Album Terbaru

Lewat single tersebut, Isyana berusaha mencurahkan isi hati dan pengalaman pribadinya dalam meniti karier di Industri musik tanah air.

HIBURAN | 2 September 2019

Usung Pop Rock Funky, Good Gangster Rilis Single Perdana

Band yang digawangi oleh Verindra (vocal/Gitar) dan Yazid (drum/vocal) berharap apa dihasilkannya bisa diterima dengan baik oleh pencinta musik tanah air.

HIBURAN | 2 September 2019

Sonia Wibisono dan Chelsea Islan Ajak Perempuan Waspadai Kanker Payudara

Menurut dr Sonia Wibisono, kanker payudara sebetulnya masih bisa diobati jika dapat dideteksi saat stadium awal. Bersama koleganya, artis Chelsea Islan, dr. Sonia mendukung upaya mengkampanyekan cara cegah kanker payudara sejak dini dan menyerukan pentingnya edukasi dan sosialisasi deteksi dini kanker payudara kepada masyarakat secara masif.

HIBURAN | 2 September 2019

Tembus Rekor Tur Terlaris, Ed Sheeran Cetak Sejarah

Penyanyi asal Inggris, Ed Sheeran, menembus rekor baru untuk pendapatan tur konser tertinggi sepanjang sejarah musik dunia

HIBURAN | 2 September 2019

Tidak Suka Kompetisi, Muklay Justru Semangat Kolaborasi

Seniman Muchlis Fachry atau Muklay senang kolaborasi untuk mendapatkan popularitas dan meraih sukses dalam berkarya.

HIBURAN | 2 September 2019

Konser Westlife Sukses Gait 8.000 Penonton di Borobudur

Kelompok musik Westlife sukses menggelar konser di pelataran Candi Borobudur, Sabtu 31 Agustus 2019.

HIBURAN | 2 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS