Tantangan Baru Para Musisi di Era New Normal
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Tantangan Baru Para Musisi di Era New Normal

Jumat, 29 Mei 2020 | 23:05 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Perkembangan teknologi sudah tentu memengaruhi industri musik, mulai dari produksi hingga distribusi. Terlebih saat menginjak fase nomal baru atau new normal, situs web video dan juga layanan musik digital diramalkan semakin menggeliat.

Hal ini pun diamini oleh pengamat musik, Bens Leo. Ia mengatakan, menyongsong fase normal baru, layanan digital semakin diminati sebagai wadah produksi, promosi, sekaligus distribusi.

"Di era pandemi, para musisi memang bisa berkreasi meski di rumah saja. Mereka menggarap rekaman dan berkolaborasi menggunakan sarana digital yang ada. Animo dari masyarakat pun besar, terlihat dari bagaimana konser amal virtual yang berhasil mengumpulkan dana hingga triliunan rupiah. Jadi, tidak menutup kemungkinan para musisi dapat pundi melalui konser virtual di kemudian hari,” jelas Bens saat dihubungi Beritasatu.com, baru-baru ini.

Disamping memberikan kemudahan, rupanya era digital ini juga membawa banyak tantangan yang harus segera diatasi. Terutama dalam perlindungan hak cipta serta royalti yang masih menjadi pertanyaan para musisi.

Dunia digital memang seolah memberi kebebasan para penikmat musik untuk memiliki karya-karya yang mereka sukai. Dengan mudah, mereka mengunggah karya dari hasil menyanyikan dan mengaransemen kembali lagu orang lain. Hal tersebut bahkan terkesan lumrah dilakukan. Tak heran banyak artis baru mencoba peruntungannya dengan membawakan lagu cover version dengan harapan lebih cepat sukses dan terkenal.

Padahal jika mau jujur dengan nurani, tindakan ini merupakan perbuatan yang melanggar hak cipta, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Tantangan berikutnya, dalam berkarya di era digitalisasi jika tanpa edukasi yang matang maka para pelaku musik khususnya para musisi bisa terjebak dalam persoalan royalti.

"Kalau penjualan fisik bisa dipantau dari hasil penjualan. Kalau di era digital, mereka baru mendapatkan keuntungan setelah mendatangkan jumlah viewers yang banyak. Akhirnya musisi kebingungan sendiri untuk menjual karyanya kalau tidak terbiasa gunakan platform digital,” jelasnya.

Royalti
Salah satu contoh simpang siur royalti di era digital terjadi pada pelantun Pamer Bojo Cendol Dawet, mendiang Didi Kempot.

Dulu, almarhum sempat mengeluhkan minimnya musisi dan pihak lain yang minta izin untuk menggunakan beberapa lagu ciptaannya di panggung acara atau pun di media sosial. Hal itu erat kaitannya dengan perjanjian royalti dengan pihak manajemen, label, atau pihak lain di balik pemasaran mereka.

"Saya selalu sampaikan lebih baik izin dahulu kalau mau menyanyikan cover lagu, karena itu ada hak ciptanya, ada penciptanya. Bahkan, jika si musisi sudah meninggal pun tetap minta izin dengan keluarganya atau ahli warisnya,” ujar Didi Kempot tahun lalu.

Istri Didi Kempot, Yan Vellia juga menyebut pihaknya akan mengurus royalti dari karya-karya yang diciptakan oleh sang suami. Ia mengatakan, hal ini perlu diurus dengan serius karena sudah menjadi hak dari seorang musisi.

"Itu memang peninggalan Mas Didi, jadi kami harus melanjutkan,” terangnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Sementara, Selamanya, Harapan Baru Industri Film Indonesia

Mini seri Sementara, Selamanya memberi harapan dan semangat baru untuk kru film.

HIBURAN | 29 Mei 2020

Sementara, Selamanya, Kisah Asmara Petugas Medis di Kala Pandemi

Reza Rahadian dan Ika Natassa membangun harapan baru melalui mini seri bertajuk Sementara, Selamanya di tengah pandemi.

HIBURAN | 29 Mei 2020

Christine Hakim Selalu Mensyukuri Keadaan

Christine Hakim tetap bersyukur di setiap keadaan, termasuk kala pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

HIBURAN | 29 Mei 2020

Grup Legendaris 7 Bintang Kembali Merilis Lagu Baru

Grup vokal 7 Bintang kembali unjuk gigi dengan lagu baru berjudul Buatlah Dunia Tersenyum Kembali.

HIBURAN | 29 Mei 2020

Reza Rahadian Menikmati Peran Sebagai Sutradara

Reza mengambil dua kendali sebagai pemain utama dan sutradara di mini seri Sementara, Selamanya.

HIBURAN | 29 Mei 2020

Selama Pandemi, Otti Jamalus Produktif di Rumah

Penyanyi jaz senior, Otti Jamalus, membagikan kiat produktif selama di rumah.

HIBURAN | 28 Mei 2020

Tantangan Baru New Normal untuk Wisata Minat Khusus

Pandemi Covid-19 memberikan tantangan baru bagi wisata minat khusus di museum-museum dan galeri seni di berbagai negara.

HIBURAN | 27 Mei 2020

Masuk Era Digital, Bens Leo Memotret Kebimbangan Musisi

Perubahan cara mendengarkan musik ini juga memotret kebimbangan para musisi, terutama terkait hak cipta dan juga royalti.

HIBURAN | 27 Mei 2020

Kadri Mohamad, The Singing Lawyer yang Masuk Daftar 100 Pengacara Terkemuka di Indonesia

Meskipun menjalani dua profesi sebagai musisi dan corporate lawyer, tetapi ia tidak pernah merasa terbebani. Bahkan ia mengaku menikmati keduanya.

HIBURAN | 27 Mei 2020

Kalbe Nutritional Beri THR Penjual Takjil Korban PHK

Kalbe Nutritionals memberikan THR Ramadan kepada penjual takjil sehat selama bulan Ramadan.

HIBURAN | 27 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS