Rekam Pandemi, Jaring Pengaman untuk Seniman Nusantara
INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

Rekam Pandemi, Jaring Pengaman untuk Seniman Nusantara

Kamis, 25 Juni 2020 | 22:41 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Wabah Covid-19 memberikan dampak buruk bagi hampir semua profesi, termasuk di antaranya 226.586 pekerja seniman dan kreatif di Indonesia. Berkaca dari hal tersebut, Asosiasi Dokumenteris Nusantara (ADN) dan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan mengembangkan program jaring pengaman sosial bernama Rekam Pandemi untuk pekerja seni.

Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid menjelaskan, program ini diikuti oleh 300 dokumenteris yang tersebar di 32 wilayah di Tanah Air. Mereka berupaya untuk mendokumentasikan perubahan signifikan sosial dan budaya masyarakat Indonesia dalam menghadapi pandemi global terbesar dalam kurun waktu hampir satu abad terakhir.

“Harapan akhirnya, hasil dokumentasi ini bisa menyatukan memori kolektif masyarakat Indonesia,” ungkap Hilmar dalam jumpa pers virtual di saluran YouTube Budaya Saya, Kamis (25/6/2020).

Dengan konsep tersebut, nantinya karya yang muncul akan kental dengan perubahan dan persoalan lokal yang tengah dihadapi di banyak wilayah. Bagaimana persoalan itu dihadapi, tentu akan menjadi satu pengetahuan, referensi, dan pustaka baru yang bisa dibagikan ke ruang yang lebih luas.

“Dalam rapat bersama Unesco saya juga menyempatkan diri memperkenalkan program ini, dan mendapat sambutan baik. Program ini merupakan arsip kemanusiaan yang sedang dibuat dokumentarisnya. Rekamannya sangat signifikan, bukan hanya artistik tetapi sosial,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua ADN Tonny Trimarsanto menjabarkan bahwa program Rekam Pandemi ini setidaknya mewakili cara tutur audio visual yang sangat Indonesia. Pola rekaman yang dikemas dalam film dokumenter pendek dilakukan oleh anggota ADN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Program ini menjadi penting untuk direkam dan didokumentasikan. Selama ini kita masih lemah tentang kesadaran akan dokumentasi. Sementara teknologi sudah berkembang pesat. Mungkin rekaman banyak, tetapi pola pengarsipan itu yang sebenarnya penting untuk kita lakukan di masa ini,” kata Tonny.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tampil Virtual di Platform Digital Jadi Tren di Kalangan Musisi

Platform digital kini menjadi tren di kalangan seniman, khususnya musisi.

HIBURAN | 25 Juni 2020

Platform Digital, Wadah Tanpa Batas Musisi di Era New Normal

Platform digital selama pandemi Covid-19 menjadi satu-satunya wadah tanpa batas yang bisa dipakai para musisi.

HIBURAN | 25 Juni 2020

Yang Terakhir, Karya Kolaborasi Andi Rianto dan Legenda Musik Indonesia

Andi Rianto berkolaborasi dengan penyanyi lintas genre menyajikan lagu Yang Terakhir.

HIBURAN | 25 Juni 2020

Rusyaedi Makmun Mencoba Produktif Selama Pandemi

Mantan vokalis NAFF, Rusyaedi Makmun atau Ady mencoba menyuguhkan sesuatu yang baru kepada penggemarnya.

HIBURAN | 25 Juni 2020

Meti Kim Rilis Single Lagu Bertajuk Tapi Bohong

Bersama label Bintang Lima Musik, Meti Kim dengan single ini diharapkan bisa diperhitungkan oleh pencinta musik tanah air.

HIBURAN | 25 Juni 2020

Donnie Yen Bikin Film tentang Wuhan

Donnie Yen akan menjadi produser film fitur-dokumenter Wuhan! Wuhan!

HIBURAN | 24 Juni 2020

Ryan Kaleng Coba Keberuntungan di Dunia Tarik Suara dan Jadi Host

Ryan Kaleng mencoba merilis lagu tentang Covid-19 yang berjudul 'Di Rumah Aja' (DRA).

HIBURAN | 24 Juni 2020

Putri Marino Jaga Kesehatan Fisik dan Mental dengan Zumba

Menurut Putri Marino, Zumba merupakan latihan terbaik untuk membantu mengurangi kecemasan karena diperlukan fokus mental untuk melakukan gerakan.

HIBURAN | 24 Juni 2020

Cara Pandji Pragiwaksono Bantu Tenaga Medis Covid-19

Bellagio Streaming Festival mendapat respons yang sangat positif dari para followers.

HIBURAN | 23 Juni 2020

Youtuber Arief Muhammad Dapat Kejutan Spesial

Ketika turun dari mobil, ia masih terlihat seperti tidak percaya dengan apa yang didapat.

HIBURAN | 23 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS