Jelang Idulfitri, BPOM Temukan Pangan Tidak Standar Meningkat
INDEX

BISNIS-27 425.322 (12.08)   |   COMPOSITE 4870.04 (100.06)   |   DBX 940.805 (3.04)   |   I-GRADE 127.855 (4.56)   |   IDX30 401.317 (13.58)   |   IDX80 105.56 (3.19)   |   IDXBUMN20 265.398 (11.16)   |   IDXG30 112.997 (3.48)   |   IDXHIDIV20 357.483 (12.54)   |   IDXQ30 117.699 (3.88)   |   IDXSMC-COM 210.149 (2.59)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (5.6)   |   IDXV30 100.238 (2.07)   |   INFOBANK15 757.481 (24.48)   |   Investor33 352.266 (10.05)   |   ISSI 143.81 (2.89)   |   JII 518.901 (12.87)   |   JII70 176.231 (4.44)   |   KOMPAS100 949.983 (26.08)   |   LQ45 737.154 (23.9)   |   MBX 1342.99 (31.12)   |   MNC36 264.429 (7.79)   |   PEFINDO25 260.033 (3.99)   |   SMInfra18 229.972 (7.95)   |   SRI-KEHATI 296.897 (9.06)   |  

Jelang Idulfitri, BPOM Temukan Pangan Tidak Standar Meningkat

Jumat, 15 Mei 2020 | 18:39 WIB
Oleh : Dina Manafe / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Meski di tengah pandemi Covid-19 dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah wilayah, pengawasan terhadap peredaran pangan menjelang Idulfitri diperketat. Dari pengawasan BPOM dalam dua minggu terakhir, sejak 27 April 2020, masih banyak ditemukan produk tidak memenuhi ketentuan (TMK), seperti ilegal, kedaluwarsa, rusak, dan mengandung bahan berbahaya. Temuan bahkan meningkat dibanding 2019.

Kepala Badan POM, Penny Kusumastuti Lukito mengatakan akan terus melakukan pengawasan hingga 22 Mei 2020. Badan POM melalui 33 Balai Besar/Balai POM dan 40 Kantor Badan POM di kabupaten/kota di seluruh Indonesia serentak melakukan intensifikasi pengawasan pangan sampai tahap kedua.

Penny mengatakan, dari 1.197 sarana distribusi pangan yang diperiksa terdapat 38,10% sarana distribusi TMK karena menjual pangan rusak, pangan kedaluwarsa, maupun pangan tanpa izin edar (TIE). Jumlah total temuan produk pangan TMK sebanyak 290.681 pieces dengan total nilai ekonomi mencapai Rp 654 juta.

"Jika dibandingkan dengan data intensifikasi pangan 2019, terjadi peningkatan jumlah temuan produk TMK. Tetapi terjadi penurunan besaran nilai ekonomi temuan. Temuan produk TMK tahun ini didominasi oleh pangan kedaluwarsa,” kata Penny dalam diskusi media secara daring tentang intensifikasi pengawasan pangan selama bulan ramadan, Jumat (15/5/2020).

Penny menjelaskan, hasil pengawasan pangan jajanan berbuka puasa (takjil) menunjukkan bahwa dari 6.677 sampel yang diperiksa sebanyak 73 sampel (1,09%) tidak memenuhi syarat (TMS). Kebanyakan pangan mengandung bahan yang disalahgunakan seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan methanyl yellow. Bahan-bahan kimia ini tentu membahayakan kesehatan jika dikonsumsi.

Temuan bahan berbahaya yang paling banyak disalahgunakan adalah formalin yaitu 45%. Disusul rhodamin B 37%, boraks 17%, dan methanyl yellow 1%. Jenis pangan yang banyak ditemui mengandung bahan berbahaya tersebut adalah kudapan, minuman berwarna, makanan ringan, mi, lauk-pauk, bubur, dan es.

Penny mengatakan, pihaknya sudah menindaklanjuti pangan olahan kemasan yang rusak, kedaluwarsa, dan TIE tersebut. Produk tersebut disarankan untuk dikembalikan dan dimusnahkan. Sementara kepada penjual/manajemen ritel dilakukan pembinaan agar tidak menerima produk yang TMK.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Itochu Indonesia Donasi 2.000 Pelindung Wajah ke Siloam Hospitals Group

Itochu Indonesia berinisiatif mendonasikan alat pelindung wajah bagi para petugas medis, terutama yang menangani pasien Covid-19.

KESEHATAN | 15 Mei 2020

WHO: Pandemi Covid-19 Dapat Berlangsung hingga 5 Tahun

Kepala Ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr. Soumya Swaminathan, mengatakan pandemi virus corona atau Covid-19 dapat berlangsung hingga lima tahun.

KESEHATAN | 15 Mei 2020

Iuran Naik Lagi, Dirut BPJS: Penduduk yang Disubsidi Lebih Banyak

Per 30 April 2020, sebanyak 132,6 juta PBI yang dibiayai negara, terdiri dari 96,5 juta oleh pemerintah pusat, dan 36 juta jiwa oleh pemda.

KESEHATAN | 14 Mei 2020

Iuran Naik Lagi, Dirut BPJS: Untuk Atasi Defisit JKN-KIS

Dengan begitu diharapkan pembayaran ke rumah sakit (RS) lebih lancar sehingga cash flow-nya terjaga dan akan berdampak pada pelayanan yang lebih baik.

KESEHATAN | 14 Mei 2020

Manfaat Asam Folat dan Vitamin C untuk Imunitas Tubuh

Hydromamma merupakan minuman yang mengandung tinggi asam folat dan vitamin C

KESEHATAN | 14 Mei 2020

Kasus Covid-19 di Jatim Tembus 1.858 orang

Pasien baru Covid-19 di Jatim terbesar berasal dari Surabaya sebanyak 51 orang.

KESEHATAN | 14 Mei 2020

UI Kembangkan Alat Deteksi Pneunomia Akibat Covid-19 Berbasis AI

UI mengembangkan DSS-CovIDNet yang mampu mendeteksi kasus pneumonia akibat Covid-19 dengan menggunakan program berbasis kecerdasan buatan.

KESEHATAN | 14 Mei 2020

Pandemi Covid-19 Ancam Terhambatnya Target Penurunan Angka Stunting Nasional

Nutrisi yang dikonsumsi anak memiliki peran penting dalam pencegahan stunting dan proteksi daya tahan tubuhnya.

KESEHATAN | 14 Mei 2020

962 Tenaga Kesehatan Tempati 4 Hotel Milik BUMD DKI Jakarta

Tenaga kesehatan yang menginap di 4 hotel milik BUMD DKI tersebut, berasal dari sejumlah rumah sakit.

KESEHATAN | 14 Mei 2020

Dokter Tirta Nilai Kebijakan PSBB dan WFH Tidaklah Sia-sia

Menurutnya dokter Tirta ada banyak hal positif dari kebijakan tersebut meski Kementerian Kesehatan mengumumkan kasus positif Covid-19 terus meningkat.

KESEHATAN | 14 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS