Inilah Kiat Mudah Orang Tua Menjaga Anak dari Penularan Covid-19
INDEX

BISNIS-27 447.922 (-2.01)   |   COMPOSITE 5096.45 (-16.43)   |   DBX 966.383 (-4.79)   |   I-GRADE 139.404 (-0.65)   |   IDX30 427.333 (-1.6)   |   IDX80 113.424 (-0.38)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.12)   |   IDXG30 119.109 (-0.33)   |   IDXHIDIV20 379.033 (-1.61)   |   IDXQ30 124.381 (-0.32)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-0.41)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (0.53)   |   IDXV30 108.161 (-0.44)   |   INFOBANK15 830.634 (-5.94)   |   Investor33 372.738 (-1.28)   |   ISSI 150.924 (-0.11)   |   JII 548.46 (-0.2)   |   JII70 187.38 (-0.13)   |   KOMPAS100 1019.47 (-3.79)   |   LQ45 787.196 (-2.39)   |   MBX 1409.36 (-4.18)   |   MNC36 279.413 (-1.07)   |   PEFINDO25 280.307 (0.53)   |   SMInfra18 241.86 (-0.25)   |   SRI-KEHATI 315.824 (-1.31)   |  

Inilah Kiat Mudah Orang Tua Menjaga Anak dari Penularan Covid-19

Selasa, 26 Mei 2020 | 20:30 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Angka pasien dalam pengawasan (PDP) anak di Indonesia terus bertambah. Namun sayang, kesadaran orang tua untuk melindungi sang buah hati dari ancaman Covid-19 masih rendah. Untuk itu, dokter spesialis anak di Rumah Sakit Siloam TB Simatupang, Martin Leman, memberikan beberapa kiat mudah yang bisa dilakukan orang tua agar terhindari dari penularan penyakit ini.

Dalam diskusi Second Opinion yang berlangsung di kanal YouTube dr Vito Anggarino Damay, ia mengatakan bahwa mengikuti imbauan dari pemerintah untuk tetap di rumah, menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan air mengalir, dan juga menggunakan masker adalah langkah dasar yang harus dipatuhi.

Namun, masih banyak masyarakat yang mengabaikan protokol tersebut. Alhasil, meski anak tidak melakukan aktivitas ke luar rumah, ia bisa tetap terinfeksi apabila terdapat anggota keluarga dengan mobilitas tinggi mengabaikan imbauan tersebut.

"Faktanya, kita itu suka nawar, padahal protokol ini tidak bisa ditawar. Sebisa mungkin harus paham. Ketika keluar rumah dan berinteraksi dengan orang lain, ada risiko," jelasnya beberapa hari lalu.

Ia pun menekankan, bagi masyarakat yang merayakan momen Lebaran diharapkan tidak melakukan kontak fisik secara langsung dengan kerabat ataupun sahabat yang berbeda rumah.

"Walau keluarga dan rumahnya dekat disarankan tidak bertemu langsung. Kita bisa manfaatkan video call. Jangan kontak langsung, terutama jangan berpikir orang fisik sehat pasti tidak sakit. Penular paling berisiko adalah mereka yang merasa sehat tetapi nyatanya berpotensi untuk menularkan. Itu yang saat ini terjadi,” terangnya.

Kemudian, apabila masa PSBB telah berakhir, orang tua tetap disarankan untuk selalu waspada. Mengingat, virus ini masih berada di lingkungan sekitar. Untuk itu, orang tua harus mulai beradaptasi dengan kondisi normal yang baru atau New Normal.

"Ini sulit, aman tidak aman bergantung kesiapan tempat anak itu akan datang. Apakah betul di kawasan tempat itu paparan terhadap penyakit ini sudah turun? Orang tua juga bisa memastikan, apakah seluruh petugas yang berwenang di sekolahan atau day care mematuhi protokol atau SOP. Semua harus dipastikan semua tidak menderita Covid,” ungkapnya.

Selanjutnya, kiat bagi orang tua yang menemukan kondisi anak yang memperlihatkan gejala dan pilek diharapkan dapat tenang, dan cobalah mengobati di rumah. Jika kondisi anak masih bisa bermain dengan lincah, sebaiknya orang tua jangan terlalu khawatir.

"Ada kejadian anak baru demam satu hari, orang tua ke rumah sakit sudah minta rapid test. Itu tidak tepat. Saat ini, setiap rumah sakit menerima pelayanan via telepon ataupun daring, orang tua bisa memanfaatkannya untuk konsultasi terlebih dahulu,” ungkapnya.

Namun, apabila dalam jangka waktu tiga hari kondisi anak terlihat melemah, tidak mau makan, dan suhu tubuhnya tak kunjung turun, orang tua wajib membawa anaknya ke rumah sakit ataupun klinik agar dapat ditangani segera oleh petugas kesehatan. Tindakan ini juga berlaku saat anak kejang, diare, ataupun kondisi yang mengharuskan anak mendapat perawatan segera.

"Jangan kita berpikir, bahwa penyakit fatal adalah Covid-19 saja. Padahal masih banyak penyakit lain yang terabaikan juga bisa jadi fatal,” tukasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Iuran JKN Naik, BPJS Kesehatan: Keuangan Selalu Kritis Tiap Tahun

Sebab, besaran iuran peserta tidak sesuai dengan hitungan aktuaris seperti pengelolaan asuransi pada umumnya.

KESEHATAN | 26 Mei 2020

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 7 Orang

Sehingga jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah Kota Tangerang sendiri kini berjumlah 341 orang.

KESEHATAN | 26 Mei 2020

Dua Hari Idulfitri, Kasus Positif Covid-19 di Depok Bertambah 20

Penambahan ini juga mencatatkan jumlah penderita terkonfirmasi Covid-19 di Kota Depok sebanyak 514 orang.

KESEHATAN | 26 Mei 2020

DIY Kembali Zero Tambahan Positif Covid-19

Kasus positif Covid-19 di DIY hingga saat ini, mencapai 226 kasus.

KESEHATAN | 26 Mei 2020

Hingga Akhir Mei, BPJS Masih Berutang ke RS Rp 5,1 T

Utang BPJS Kesehatan tersebut hanya berumur maksimum 11 hari. Bisa diartikan bahwa utang tersebut dilunasi BPJS Kesehatan kurang dari 11 hari.

KESEHATAN | 26 Mei 2020

Terjadi Penambahan 10 Kasus Positif Covid-19 di Banten

Jumlah kasus positif Covid-19 di Banten sebanyak 731 kasus.

KESEHATAN | 26 Mei 2020

PKS Salurkan Bantuan Senilai Rp 68,9 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Nilai bantuan yang diberikan oleh struktur PKS di seluruh provinsi dan struktur PKS di luar negeri akan terus bertambah mengingat penanganan Covid 19 belum usai

KESEHATAN | 26 Mei 2020

Upaya Kolektif Masyarakat Tentukan Indikator Penularan Covid-19

Gugus Tugas menggunakan indikator kesehatan masyarakat untuk membantu pemda dalam penilaian tingkat risiko penularan di suatu wilayah.

KESEHATAN | 26 Mei 2020

Update Covid-19: Bertambah 415, Kasus Positif Menjadi 23.165

Sedangkan pasien Covid-19 sembuh bertambah 235 sehingga total menjadi 5.877

KESEHATAN | 26 Mei 2020

Masuki New Normal, Pelonggaran PSBB Dievaluasi Setiap Minggu

Pemerintah memutuskan melakukan penegakan protokol kesehatan di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota.

KESEHATAN | 26 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS