Kematian Anak Akibat Covid-19 di Indonesia Tertinggi
INDEX

BISNIS-27 496.112 (7.49)   |   COMPOSITE 5571.66 (81.11)   |   DBX 1025.31 (6.73)   |   I-GRADE 161.222 (3.23)   |   IDX30 481.63 (9.32)   |   IDX80 126.239 (2.53)   |   IDXBUMN20 347.718 (10.77)   |   IDXG30 131.769 (1.75)   |   IDXHIDIV20 428.361 (9.36)   |   IDXQ30 139.975 (2.43)   |   IDXSMC-COM 236.298 (3.68)   |   IDXSMC-LIQ 285.496 (7.48)   |   IDXV30 117.12 (3.63)   |   INFOBANK15 959.319 (10)   |   Investor33 418.313 (5.87)   |   ISSI 162.317 (3.18)   |   JII 593.683 (14.31)   |   JII70 203.182 (4.77)   |   KOMPAS100 1131.88 (19.93)   |   LQ45 884.897 (16.77)   |   MBX 1547.61 (24.33)   |   MNC36 311.774 (4.65)   |   PEFINDO25 293.783 (7.19)   |   SMInfra18 273.756 (10.1)   |   SRI-KEHATI 356.906 (5.42)   |  

Kematian Anak Akibat Covid-19 di Indonesia Tertinggi

Selasa, 26 Mei 2020 | 21:32 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Jumlah kasus kematian anak akibat Covid-19 di Indonesia tertinggi se-Asia. Tercatat dalam data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), hingga 18 Mei 2020, jumlah kasus pasien dalam pemantauan (PDP) anak ada 3.324 dan positif Covid-19 sebanyak 584 anak. Sementara jumlah kasus PDP anak yang meninggal ada 129 anak dan positif Covid-19 meninggal ada 14 anak.

Sementara di negara-negara Asia lainnya seperti Malaysia, Singapura, dan Filipina, memang terdapat kasus anak terinfeksi Covid-19, namun hingga saat ini tidak ada kasus yang meninggal. Berkaca dari fakta itulah Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Aman B. Pulungan mengatakan screening virus Covid-19 pada anak lebih masif lagi.

"Data kita sebenarnya masih sedikit karena memang anak-anak yang di screening masiih sedikit. Selama ini hanya orang dewasa atau pekerja saja yang menjalani tes. Indonesia juga termasuk negara dengan jumlah tes Covid-19 yang paling sedikit dibandingkan beberapa negara lain. Padahal, setiap orang baik bayi hingga orang dewasa berpotensi terjangkit,” ujar Aman, dilansir dari link YouTube, Selasa (26/5/2020).

Sebagai gambaran, tes Covid-19 PCR dan tes cepat molekuler di Indonesia hingga Selasa (26/5/2020) ada 264.098 spesimen dari 188.302 orang. Jumlah tersebut hanya sekitar 1/5 dari Pakistan dan 1/28 dari Malaysia. Menurut Aman, tes tersebut tentu masih jauh dari cukup.

Selain itu, tantangan lainnya adalah kasus Covid-19 pada anak-anak ini pun cukup sulit dideteksi karena adanya kemiripan gejala dengan pneumonia dan diare. Ditambah, gejala yang ditunjukkan oleh anak-anak juga bisa saja berbeda.

"Covid-19 ini gejala umumnya demam, batuk, dan sesak seperti pneumonia. Kemudian beberapa data pasien menunjukkan ada gejala lain, seperti mual, muntah, dan diare,” tambahnya.

Terkait dengan kasus Covid-19 pada anak, spesialis anak dr Martin Leman pun mengatakan saat ini kesadaran orang tua harus ditingkatkan, tetapi tetap dalam batas yang wajar. Ia pun mengimbau, orang tua jangan panik berlebihan. Sebab hal itu justru berakibat fatal pada kesehatan anak-anaknya.

Panik berlebihan dicontohkan dr Martin seperti sikap orang tua yang kini berinisiatif menghentikan imunisasi pada anak. Alasannya, karena takut untuk datang ke rumah sakit yang saat ini dianggap sebagai salah satu tempat penyebaran Covid-19. Padahal imunisasi sebagai bentuk penangkal penyakit berbahaya di saat usia mereka masih sangat dini.

"Pemahaman orang tua harus diluruskan. Dengan imunisasi risiko mendapat penyakit komorbiditas pada anak akan berkurang. Sedangkan kalau kita tidak imunisasi, anak itu bisa terkena penyakit bahaya lainnya seperti, campak atau difteri. Jangan sampai, dengan tidak imunisasi, akan terjadi wabah penyakit tambahan,” katanya dalam tayangan YouTube Second Opinion milik dr. Vito Damay.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 93

Dengan tambahan 93 kasus baru, maka total kasus Covid-19 di Jakarta sampai Selasa (26/5/2020) yakni total menjadi 6.721 orang.

KESEHATAN | 26 Mei 2020

Inilah Kiat Mudah Orang Tua Menjaga Anak dari Penularan Covid-19

Inilah kiat mudah yang bisa dilakukan orang tua agar terhindari dari penularan Covid-19.

KESEHATAN | 26 Mei 2020

Iuran JKN Naik, BPJS Kesehatan: Keuangan Selalu Kritis Tiap Tahun

Sebab, besaran iuran peserta tidak sesuai dengan hitungan aktuaris seperti pengelolaan asuransi pada umumnya.

KESEHATAN | 26 Mei 2020

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 7 Orang

Sehingga jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah Kota Tangerang sendiri kini berjumlah 341 orang.

KESEHATAN | 26 Mei 2020

Dua Hari Idulfitri, Kasus Positif Covid-19 di Depok Bertambah 20

Penambahan ini juga mencatatkan jumlah penderita terkonfirmasi Covid-19 di Kota Depok sebanyak 514 orang.

KESEHATAN | 26 Mei 2020

DIY Kembali Zero Tambahan Positif Covid-19

Kasus positif Covid-19 di DIY hingga saat ini, mencapai 226 kasus.

KESEHATAN | 26 Mei 2020

Hingga Akhir Mei, BPJS Masih Berutang ke RS Rp 5,1 T

Utang BPJS Kesehatan tersebut hanya berumur maksimum 11 hari. Bisa diartikan bahwa utang tersebut dilunasi BPJS Kesehatan kurang dari 11 hari.

KESEHATAN | 26 Mei 2020

Terjadi Penambahan 10 Kasus Positif Covid-19 di Banten

Jumlah kasus positif Covid-19 di Banten sebanyak 731 kasus.

KESEHATAN | 26 Mei 2020

PKS Salurkan Bantuan Senilai Rp 68,9 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Nilai bantuan yang diberikan oleh struktur PKS di seluruh provinsi dan struktur PKS di luar negeri akan terus bertambah mengingat penanganan Covid 19 belum usai

KESEHATAN | 26 Mei 2020

Upaya Kolektif Masyarakat Tentukan Indikator Penularan Covid-19

Gugus Tugas menggunakan indikator kesehatan masyarakat untuk membantu pemda dalam penilaian tingkat risiko penularan di suatu wilayah.

KESEHATAN | 26 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS