Sebelum Memulai Aktivitas New Normal, Masyarakat Diminta Disiplin
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Sebelum Memulai Aktivitas New Normal, Masyarakat Diminta Disiplin

Selasa, 2 Juni 2020 | 19:15 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Sikap disiplin terhadap perilaku aman menjadi kunci dalam memulai aktivitas di tengah pandemi Covid-19. Sikap disiplin diutamakan untuk memproteksi diri agar tidak terpapar Covid-19.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Nasional Prof Wiku Adisasmito mengatakan, sebelum memulai aktivitas setiap individu perlu untuk menjaga imunitas.

"Jadi kita tahu cara virus Covid-19 bekerja. Usahakan kita tidak panik, maka imunitas tubuh naik," kata Prof Wiku dalam telekonferensi di Kantor BNPB, Jakarta Selasa (2/6/2020).

Wiku menambahkan, ada dua langkah preventif untuk menghadapi pandemi. Sikap disiplin terhadap perilaku sebagai salah satu upaya preventif menghadapinya, sedangkan upaya lain dengan vaksin. Namun, vaksin masih membutuhkan waktu lama untuk dapat digunakan.

"Preventif yang sebenarnya ada di diri kita masing-masing adalah mencegah saja kita untuk dapat berinteraksi dengan virus itu secara langsung. Caranya dengan menjalankan protokol kesehatan yang sudah sering diimbau pemerintah," ungkapnya.

Ia menyebut, setiap individu harus berdisiplin, baik disiplin individu maupun disiplin secara kelompok.

"Kita selalu mengingatkan orang, orang mengingatkan kita, dan seterusnya. Selama kita bisa begitu, dan tertib disiplin, itulah saatnya kita mulai mempertimbangkan untuk mulai melakukan aktivitas yang produktif dan aman Covid-19," ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Pratiwi Sudarmono.

"Kita mulai memikirkan bagaimana tata cara bagaimana kita bekerja, belajar, beribadah, bersosialisasi, bersilaturahmi dalam kondisi ada virus Covid-19," imbuhnya.

Menurutnya, langkah-langkah preventif tersebut juga dilakukan di seluruh dunia.

"Jadi kita harus ubah perilaku kita, mau tidak mau," ucapnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sambut New Normal, Plossa Bisa Buat Pakai Masker Tidak Sesak

Plossa Eucalyptus dapat melegakan pernapasan ketika merasa sesak akibat terlalu lama menggunakan masker.

KESEHATAN | 2 Juni 2020

2.000 ABK Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, 100 Positif Covid-19

MV Westerdam datang dari Filipina.

KESEHATAN | 2 Juni 2020

New Normal, Tenaga Medis Diminta Tidak Melakukan Hal Ini

IDI meminta seluruh tenaga medis di Indonesia untuk menerapkan protokol kesehatan ketat

KESEHATAN | 2 Juni 2020

New Normal, IDI Ingatkan Tenaga Medis Cegah Infeksi Silang

Di Indonesia, pada awal pandemi, banyak tenaga medis gugur karena tidak siap.

KESEHATAN | 2 Juni 2020

New Normal, Bintang Toedjoe Sebar 1 Juta Joss C 1000

Kick off Joss C 1000 ditandai dengan penyerahan bantuan produk tersebut di dua rumah sakit rujukan Covid-19.

KESEHATAN | 1 Juni 2020

Merokok Memperparah Infeksi Covid-19

Penelitian menunjukkan para perokok lebih berisiko terinfeksi Covid-19.

KESEHATAN | 1 Juni 2020

Gugus Tugas: Kita Harus Kembali Menata Kehidupan

Masyarakat harus melakukan perubahan perilaku dalam kesehariannya karena sampai hari ini vaksin Covid-19 belum ditemukan.

KESEHATAN | 1 Juni 2020

Penambahan Kasus Positif DKI Jakarta Tertinggi, 15 Provinsi Lain Nol Penambahan

Angka penambahan kasus Covid-19 yang masih cukup tinggi disebutkan Yurianto ada di DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Jawa Barat dan di Kalsel.

KESEHATAN | 1 Juni 2020

Tekan Penyebaran Covid-19, Dinkes Bengkulu Perbanyak Pemeriksaan PCR

Total warga Bengkulu yang terjangkit Covid-19 mencapai 91 orang.

KESEHATAN | 1 Juni 2020

Update Covid-19: Kasus Positif Bertambah 467, Pasien Sembuh 329, Meninggal 28

Total spesimen Covid-19 yang sudah diperiksa sampai hari ini, Senin (1/6/2020) sebanyak 333.415.

KESEHATAN | 1 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS