BKKBN Targetkan Layanan KB 1,3 Juta
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Harganas 2020

BKKBN Targetkan Layanan KB 1,3 Juta

Senin, 29 Juni 2020 | 23:19 WIB
Oleh : Dina Manafe / EAS

Jakarta, Beritasatu.com -Senin (29/6/2020), Indonesia memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27. Memanfaatkan momentum ini, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) akan meningkatkan layanan kontrasepsi serentak di seluruh Indonesia. Ditargetkan dalam satu hari ini tercapai layanan KB untuk 1.373.902 (1,3 juta) akseptor.

Deputi Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga BKKBN, Dr dr Mumahad Yani, mengatakan salah satu dampak Covid-19 adalah meningkatkan kehamilan yang tidak direncanakan. Pasalnya akses terhadap layanan KB di beberapa daerah terputus karena sebagian pasangan usia subur takut ke fasilitas kesehatan, ditambah adanya kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

BKKBN mencatat jumlah akseptor ada 28 juta pasangan usia subur yang selama ini menggunakan kontrasepsi. Dari 28 juta pasangan ada 10% atau 2,8 juta yang tidak mendapat layanan kontrasepsi. Dari 2,8 juta itu kalau ada 12% sampai 14% yang hamil tanpa perencanaan, maka diperkirakan ada sekitar 336 bahkan sampai 400.000 kelahiran baru.

“Yang artinya tambahan kelahiran membutuhkan fasilitas dasar, seperti pendidikan, kesehatan, termasuk keluarga sendiri harus menambah kebutuhan biaya lebih tinggi,” kata Yani saat meninjau langsung layanan KB dalam rangka peringatan Harganas 2020 di Klinik Praktik Mandiri Bidan Fatmi Hanum, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (29/6/2020).

Oleh karena itu menurut Yani, meski di tengah pandemi Covid-19, BKKBN tetap memastikan akseptor KB di seluruh daerah mendapatkaan layanan. Salah satunya adalah melalui gerakan layanan sejuta akseptor.

Menurut Yani, target layanan KB ini juga disesuaikan dengan kondisi saat ini. Layanan ini dibatasi untuk wilayah zona merah Covid-19, guna menghindari kumpulan masa yang terlalu padat. Yani mengatakan, layanan 1,3 juta akseptor ini bertujuan mengakomodasi kebutuhan akseptor yang selama sulit mengakses layanan karena Covid-19.

"Selama ini hampir semua layanan diprioritaskan ke Covid-19, sehingga mereka tidak terlayani. Misalnya implan harusnya ditukar, karena kalau sudah habis masanya tidak lagi memberikan proteksi terhadap kehamilan,” kata Yani.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pasien Sembuh Covid-19 di 5 Provinsi Mencapai 80%

Lima provinsi di Indonesia mencatat persentase kesembuhan Covid-19 di atas 80%.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Asupan Herbal Bisa Mengatasi Obesitas

Setiap tahun setidaknya 2,6 juta orang meninggal karena obesitas.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Hadapi Era Normal Baru, Anteraja Bagikan 50.000 Masker Gratis

Hadapi new normal, Anteraja membagikan masker secara gratis di sejumlah kota.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Pemahaman Orangtua soal Alergi Anak Perlu Ditingkatkan

Orangtua harus memahami gejala-gejala yang muncul.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Tambah Personel, Gugus Tugas Covid-19 Akan Libatkan Mahasiswa

Doni Monardo mengatakan pihaknya siap menambah personel TNI/Polri, tenaga medis, dan perlengkapan medis, hingga melibatkan mahasiswa di daerah.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Doni Monardo: Penanganan Covid-19 Butuh Integrasi Komponen di Daerah

Percepatan penanganan Covid-19 juga dapat dilakukan bila seluruh informasi dan sosialisasi dapat dilakukan dengan menggunakan bahasa lokal.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Gugus Tugas: Tanpa Pendekatan Halus, Rapid Test Massal Rentan Penolakan

Pelaksanaan rapid test tidak bisa dilakukan dengan tiba-tiba karena bisa menimbulkan penolakan publik.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Gugus Tugas: Imbauan WHO soal Tes Usap Akan Disesuaikan dengan Kondisi Indonesia

Terkait imbauan WHO, pasien sembuh Covid-19 tidak perlu dilakukan swab dua kali, akan dikaji dan disesuaikan dengan kondisi yang ada di Indonesia.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Update Covid-19: Tambah 1.082, Kasus Positif Jadi 55.092

Pada Senin (29/6/2020), terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 1.082. Sehingga total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 55.092.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Jokowi Perintahkan RSKI Pulau Galang Rawat Pasien Covid-19

Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang di Batam diminta merawat pasien positif terinfeksi Covid-19 dengan kondisi sedang.

KESEHATAN | 29 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS