Penerapan Protokol Kesehatan Harus Terjaga dan Seimbang
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Penerapan Protokol Kesehatan Harus Terjaga dan Seimbang

Senin, 10 Agustus 2020 | 23:15 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Pakar sosiolog Unair Prof Dr Bagong Suyanto menyambut positif inisiasi Presiden Joko Widodo yang telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6/2020. Menurutnya, peraturan dari Presiden yang tertuang dalam Inpres akan berjalan maksimal apabila implementasinya berjalan seimbang antara pendisiplinan dan juga pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Dalam Inpres tersebut, Presiden mengerahkan para pemerintah daerah untuk membuat peraturan daerah tentang protokol kesehatan Covid-19 dengan sanksi. Diharapkan dengan kendali utuh yang diberikan, hal tersebut akan mempermudah para penegak hukum seperti TNI dan Polri untuk menegur masyarakat yang tidak taat protokol kesehatan.

“Kalau di serahkan pada daerah itu sudah benar, karena variasi dan masalah masing-masing daerah berbeda-beda. Dengan peraturan ini diharapkan dapat menghindari adanya penyeragaman program,” terangnya kepada Suara Pembaruan, Senin (10/8/2020).

Namun demikian, upaya ini akan berjalan sia-sia apabila pemerintah hanya fokus untuk mendisiplinkan masyarakat dengan cara memberikan ancaman berupa sanksi. Untuk itulah, ia menyarankan agar pemerintah juga dapat menjamin kebutuhan ekonomi masyarakat tetap terjaga dengan baik.

“Kalau pemerintah sudah mampu memberikan bantuan secara rata dan menyeluruh, masyarakat pun akan lebih patuh untuk bekerja atau diam di rumah. Tetapi faktanya, saat ini pengangguran meningkat dan usaha kolaps. Jika terus begini, akan terjadi resistensi pada masyarakat,” tuturnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pepsodent Donasikan 2,5% Laba Penjualan Edisi Merah Putih

Pepsodent meluncurkan Pepsodent Edisi Spesial Merah Putih dengan kemasan bijak plastik.

KESEHATAN | 10 Agustus 2020

Pentingnya Dukungan Moral untuk Ibu Menyusui

Saat memberikan ASI kerap dianggap hal menantang bagi para ibu.

KESEHATAN | 10 Agustus 2020

Siloam Hospitals Siap Layani 25.000 Warga Korea di Indonesia

Siloam akan memberikan layanan kesehatan holistik terkait pandemi Covid-19 mulai dari deteksi dini hingga perawatan kepada 25.000 warga Korea di Indonesia.

KESEHATAN | 10 Agustus 2020

Kasus Covid-19 Tambah 1.687, Ini Sebarannya

Penambahan kasus terbanyak terdapat di DKI Jakarta dengan 435 dan sembuh 178.

KESEHATAN | 10 Agustus 2020

Update Covid-19: Tambah 1.687, Kasus Positif di Indonesia Jadi 127.083

Terdapat tambahan 1.687 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir sampai Senin (10/8/2020) pukul 12.00 WIB. Total kasus Covid-19 di Indonesia kini 127.083.

KESEHATAN | 10 Agustus 2020

Kasus Positif Covid-19 di Dunia Tembus 20 Juta

Menurut Worldometers, total kasus positif Covid-19 di seluruh dunia telah menembus 20 juta atau tepatnya 20.026.161 pada Senin (10/8/2020) pukul 12.30 WIB.

KESEHATAN | 10 Agustus 2020

Doni Monardo Menengok Putaran Roda Zaman

“Kalau ada yang mengatakan Covid-19 ini adalah yang pertama terjadi di muka bumi, saya berani mengatakan, itu salah!"

KESEHATAN | 10 Agustus 2020

Cegah Covid-19, Setpres Imbau Wartawan Tak Sering ke Istana

Lebih baik, awak media meliput melalui live streaming dan tv pool yang telah disediakan Setpres.

KESEHATAN | 10 Agustus 2020

Hari Ini, Jakarta dan Jatim Catat Kasus Baru Covid-19 Terbanyak

Dengan tambahan 440 kasus baru Covid-19 ini maka total kasus Covid-19 di Jakarta mencapai 25.727.

KESEHATAN | 9 Agustus 2020

Update Covid-19: Tambah 1.893, Kasus Positif di Indonesia Jadi 125.396

Adapun pasien sembuh Covid-19 bertambah 1.646 sehingga total mennjadi 80.952.

KESEHATAN | 9 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS