Jelang Libur Panjang, Menkes Imbau Pemda Tingkatkan Kewaspadaan
INDEX

BISNIS-27 503.107 (3.64)   |   COMPOSITE 5679.25 (39.48)   |   DBX 1039.52 (6.03)   |   I-GRADE 166.189 (1.51)   |   IDX30 492.322 (4.24)   |   IDX80 129.082 (1.23)   |   IDXBUMN20 363.759 (3.05)   |   IDXG30 133.243 (1.23)   |   IDXHIDIV20 440.08 (4.72)   |   IDXQ30 143.762 (1.37)   |   IDXSMC-COM 242.127 (1.27)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (2.95)   |   IDXV30 123.61 (1.71)   |   INFOBANK15 979.67 (1.27)   |   Investor33 423.592 (3.04)   |   ISSI 165.745 (1.68)   |   JII 604.859 (8.29)   |   JII70 207.745 (2.62)   |   KOMPAS100 1155.02 (10)   |   LQ45 903.46 (7.58)   |   MBX 1578.72 (11.24)   |   MNC36 316.411 (2.6)   |   PEFINDO25 310.113 (2.97)   |   SMInfra18 286.549 (2.16)   |   SRI-KEHATI 362.507 (2.38)   |  

Jelang Libur Panjang, Menkes Imbau Pemda Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 27 Oktober 2020 | 14:04 WIB
Oleh : Dina Manafe / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto meminta seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan Covid-19, khususnya saat cuti bersama dan libur panjang pada 28 Oktober hingga 1 November 2020.

Dari pengalaman hari libur panjang sebelumnya, misalnya saat HUT Kemerdekaan RI dan Lebaran, terbukti berdampak pada kenaikan jumlah kasus positif baru di sejumlah daerah. Dengan mobilitas yang tinggi antar satu daerah ke daerah lainnya berpotensi meningkatkan penyebaran dan penularan virus ini.

"Kami mengimbau kepada seluruh pemda untuk menyiapkan langkah antisipasi akan hal ini. Jumlah massa, mobilitas dan interaksi berpotensi besar untuk menularkan virus. Yang penting protokol kesehatannya ditaati, ini menjadi acuan kita untuk mengendalikan pandemi Covid-19,” kata Menkes dalam siaran pers, Selasa (27/10/2020).

Diketahui, pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) tentang Hari Libur dan Cuti Bersama tahun 2020 telah menetapkan libur panjang Hari Maulid Nabi Muhammad sejak 28 Oktober sampai 1 November.

Berkaca pada keputusan itu Menkes telah melakukan antisipasi dengan menerbitkan surat per tanggal 22 Oktober 2020 yang ditujukan kepada seluruh kepala daerah. Dalam surat tersebut Menkes mengimbau agar pemda segera menyiapkan langkah antisipasi guna mencegah risiko terjadinya penularan Covid-19 pada saat libur berlangsung selama lima hari.

Berdasarkan surat tersebut, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus selama liburan. Menkes meminta agar daerah bersama komponen terkait lebih menggencarkan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun.

"Untuk mendukung sosialisasi berjalan optimal masyarakat secara disiplin menerapkannya dalam seluruh tatanan kehidupan sehari-hari. Pemda berkerja sama dengan stakeholder terkait, untuk mengintensifkan pembinaan dan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan,” kata Menkes.

Menkes juga mendorong pemda agar momentum libur panjang ini dimanfaatkan untuk mengubah perilaku masyarakat ke arah yang lebih bersih dan sehat. Untuk itu, diharapkan ketersediaan sarana dan prasarana cuci tangan pakai sabun lebih ditingkatkan jumlahnya terutama di ruang-ruang publik yang menjadi tempat konsentrasi massa.

Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, daerah juga diimbau agar meningkatkan upaya pelacakan, pemeriksaan atau tes laboratorium dan penanganan Covid-19. Tujuannya agar kasus baru bisa segera ditemukan agar tidak menjadi sumber penularan klaster baru ditengah masyarakat.

Melalui berbagai kesiapsiagaan dan sinergi antara pusat dan daerah, Menkes berharap pelaksanaan libur panjang berjalan baik dan aman. Menkes juga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam memanfaatkan libur panjang. Apabila tidak ada keperluan mendesak yang mengharuskan bepergian sebaiknya selama libur panjang tetap tinggal di rumah terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak dan orang dengan penyakit penyerta atau komorbiditas.

Namun jika mengharuskan untuk keluar rumah pastikan dalam keadaan sehat serta harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Jika memiliki gejala seperti demam, batuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

"Kunci utama dalam pencegahan penularan Covid-19 adalah dengan disiplin, disiplin dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” kata Menkes.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Satgas Covid-19 Beri Tips Terhindar Covid-19 Saat Libur Panjang

Beberapa kesiapsiagaan harus dilakukan secara mandiri agar masyarakat aman dari terpapar virus Covid-19.

KESEHATAN | 27 Oktober 2020

Satgas Covid-19 Sebut Recovery Rate Terus Meningkat Jadi 80,51%

Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia jauh di atas rata-rata dunia.

KESEHATAN | 27 Oktober 2020

Jika Patuhi Protokol Kesehatan, UMKM Bisa Bantu Cegah Penularan Covid-19

Ketika ekonomi berjalan dan ada kasus baru artinya protokol kesehatan belum dilakukan dengan disiplin.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Sebaran Kasus Baru Covid-19 Hari Ini

DKI masih menjadi provinsi terbanyak kasus baru yakni sebanyak 906 per hari ini.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Update Covid-19: Tambah 3.222, Kasus Positif di Indonesia Jadi 392.934

Untuk kasus sembuh Covid-19 bertambah 3.908 sehingga total menjadi 317.672 dan kasus meninggal bertambah 112, total menjadi 13.299.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Presiden Meminta Proses Vaksinasi Harus Dijelaskan Transparan

Proses vaksinasi harus dijelaskan secara transparan dan jelas kepada masyarakat Indonesia.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Presiden Pastikan Vaksinasi Covid-19 Dilakukan Bertahap

Menurut Presiden masyarakat wajib mengetahui dan mendapat penjelasan secara gamblang mengenai kelompok mana saja yang mendapatkan prioritas vaksinasi lebih awal

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Jokowi: Pelaksanaan Vaksinasi Harus Dipastikan Keamanannya

Presiden Joko Widodo meminta pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi betul-betul dipastikan keamanan dan efektivitasnya.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Presiden Minta Vaksinasi Covid-19 Wajib Ikuti Koridor Ilmiah

Presiden juga mengingatkan agar vaksinasi dilakukan secara hati-hati, agar tidak menimbulkan kesan bahwa pemerintah tergesa-gesa.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

80% Kematian Covid-19 Menimpa Lansia dan Komorbiditas

Lansia dan orang dengan penyakit penyerta harus lebih waspada di tengah pandemi agar tidak terinfeksi virus Covid-19.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS