Tujuh Universitas Indonesia Kolaborasi dengan Empat Universitas di Eropa
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Tujuh Universitas Indonesia Kolaborasi dengan Empat Universitas di Eropa

Jumat, 21 Juni 2019 | 10:23 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Tujuh perguruan tinggi (PT) di Indonesia bekerja sama dengan empat perguruan tinggi dari Eropa, untuk mencetak lulusan yang andal berwirausaha. PT dari Indonesia yang akan kerja sama dengan empat PT asing yakni Universitas Presiden, Universitas Padjajaran, Universitas Negeri Semarang, Universitas Islam Indonesia (Yogyakarta), Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Brawijaya, dan STIE Malangkucecwara.

Sementara empat PT asing yang terlibat dalam kerja sama antara lain University of Gloucestershire (UK), Dublin Institute of Technology (Irlandia), Fachhochschule des Mittelstandes (Jerman),dan University of Innsbruck (Austria).

Khusus untuk kerja sama ini, dikatakan Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Belmawa Ristekdikti) Ismunandar, Kamis (20/6/2019), akan dibentuk konsorsium lewat sebuah proyek yang disebut growing Indonesia a triangular approach (GITA).

Proyek ini akan didanai oleh Erasmus, sebuah komisi di Uni Eropa yang mendukung berbagai kegiatan dalam bidang pendidikan, pelatihan, pemuda dan olahraga di berbagai negara.

Ditegaskan Ismunandar, latar belakang kolaborasi PT Indonesia dan Eropa berkaca pada data Kementerian Perindustrian yang saat ini jumlah pengusaha di Indonesia sudah mencapai rasio 3,1% dari seluruh penduduknya. Rasio ini sudah melampaui standar internasional yang menetapkan angka 2%. Namun,untuk mengantarkan Indonesia menjadi negara maju jumlah tersebut belum cukup. Maka, perlu dukungan dari perguruan tinggi untuk meningkatkan rasio pengusaha.

Sementara negara-negara tetangga punya rasio yang lebih tinggi dari Indonesia. Misalnya, Singapura ada 7% dari seluruh penduduknya yang menjadi pengusaha. Malaysia mencapai 5%. Di negara-negara kaya lainnya, seperti Jepang dan Amerika Serikat, ada lebih dari 10% penduduknya yang menjadi pengusaha.

Berkaca dari Inggris, misalnya, ada 27% dari lulusan Oxford University yang menjadi pengusaha. Kampus lainnya, London Business School, ada 25% lulusannya yang memilih berwirausaha. Upaya semacam itulah yang tengah dilakukan oleh tujuh perguruan tinggi di negara ini guna mewujudkan visinya mencetak pengusaha-pengusaha baru.

“Kalau dari GITA secara pengawasan kewirausahaan itu menjadi pendidikan yang harus didorong. Itu harus dilakukan perguruan tinggi agar kampus tidak mencetak pengangguran,” kata Ismunandar saat diskusi bertajuk "Pendidikan dan Kewirausahaan dan Usulan Kebijakan bagi Perguruan Tinggi Indonesia", di Gedung Kemristekdikti, Jakarta.

Menurut dia, adanya keterlibatan pihak lain untuk mengubah ekosistem pendidikan kewirausahaan tak bisa berjalan hanya di universitas saja. Harus ada pengawasan dari pemerintah dan keterlibatan komunitas.

Pada kesempatan sama, ketua untuk proyek GITA, Profesor Neil Towers mengatakan, sesuai namanya, kata triangular merujuk pada tiga pendekatan yang dipakai dalam proyek GITA. Pendekatan tersebut mencakup pengembangan hubungan kerja sama yang efektif antara perguruan tinggi dan perusahaan, menanamkan jiwa kewirausahaan pada seluruh pemangku kepentingan di universitas, serta membangun perusahaan baru dari ide-ide dan inovasi yang berkontribusi pada ekonomi lokal maupun daerah.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Panglima TNI Sudah Teken Surat Penangguhan Penahanan Soenarko

Panglima TNI telah menandatangani surat permintaan penangguhan penahanan terhadap mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko.

NASIONAL | 21 Juni 2019

Kementerian/Lembaga di Lingkungan Pemeriksaan AKN I Menerima LHP atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2018

Anggota I Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Agung Firman Sampurna menyerahkan secara langsung Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan

NASIONAL | 21 Juni 2019

Bahar Smith Akui Tidak Bermaksud Menganiaya

Bahar bin Ali bin Smith mengaku tidak bermaksud melakukan penganiayaan seperti yang didakwakan jaksa.

NASIONAL | 21 Juni 2019

Trans Sulawesi Menuju Morowali Utara Dihantam Banjir

Terdapat beberapa titik jalan di Kabupaten Morowali Utara yang putus akibat banjir.

NASIONAL | 21 Juni 2019

Revisi PPDB, Kemdikbud Tambah Kuota Jalur Prestasi

Pengubahan rentang untuk jalur prestasi tersebut untuk menampung siswa-siswa yang memiliki prestasi yang ingin sekolah di sekolah yang berada di luar zonanya.

NASIONAL | 21 Juni 2019

Polri Tarik Deputi Penindakan KPK

Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Brigadir Jenderal Firli kembali ke institusi Polri.

NASIONAL | 21 Juni 2019

Pekan Depan, Sofyan Basir Mulai Diadili

Sofyan Basir bakal menjalani sidang perdana perkara dugaan suap proyek PLTU Riau-1, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (24/6/2019) mendatang.

NASIONAL | 21 Juni 2019

Risma Diperiksa Kejati Jatim Kasus Mega Korupsi YKP

Wali Kota Risma mengaku menjawab 14 pertanyaan seputar peristiwa pengalihan aset milik Pemerintah Kota Surabaya oleh PT Yekape dan YKP.

NASIONAL | 21 Juni 2019

Moeldoko Bantah Keterangan Saksi Anas di Sidang MK

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Moeldoko tidak pernah mengajak saksi paslon 01 melakukan kecurangan. Keterangan Anas dinilai salah persepsi.

NASIONAL | 20 Juni 2019

Hakim MK Minta Daftar Saksi Diserahkan Lebih Awal

Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) meminta daftar saksi dan ahli diserahkan lebih awal dengan pokok keterangan yang akan disampaikan.

NASIONAL | 20 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS