Peneliti Indonesia Diminta Membuat Vaksin Lokal untuk Covid-19.
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Peneliti Indonesia Diminta Membuat Vaksin Lokal untuk Covid-19.

Kamis, 26 Maret 2020 | 18:46 WIB
Oleh : Ari Suprianti Rikin / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof Amin Soebandrio mengatakan, meski membutuhkan waktu yang lama, kemampuan Indonesia untuk membuat vaksin Covid-19 harus diwujudkan. Jika Indonesia mampu menghasilkan vaksin secara mandiri, apabila ada serangan lanjutan virus, tinggal memproduksi massal vaksin lokal tersebut.

Amin Soebandrio mengatakan, dalam konsorsium ristek penanganan Covid-19, Eijkman dan sejumlah lembaga penelitian lainnya memulai riset vaksin, yang diharapkan mampu menemukan respons imun yang baik dari riset berbasis teknologi rekombinan protein ini.

"Hasilnya nanti diharapkan bisa melindungi masyarakat dari infeksi Covid-19 virus yang berikutnya," katanya dalam video konferensi di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Vaksin yang akan diteliti ditargetkan membangkitkan pembentukan antibodi tubuh, bersifat protektif, melindung dari infeksi virus. Sehingga kalau pun terinfeksi, risikonya ringan.

Dalam riset ini pun, Amin mengatakan, butuh dukungan para ahli dari berbagai bidang seperti imunologi, vaksinologi, virologi dan ahli eksperimen binatang.

"Kita hanya punya waktu sempit sehingga butuh dukungan para ahli," ucapnya

Amin mengungkapkan, hingga saat ini, masyarakat sudah tiga kali mendapat serangan virus corona yaitu SARS, MERS dan SARS Cov-2 yang dikenal Covid-19.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wapres Imbau Masyarakat Jangan Pulang Kampung dan Dukung Pemda Awasi Perbatasan

Pemerintah akan segera memutuskan soal kebijakan larangan terkait mudik Idul Fitri.

NASIONAL | 26 Maret 2020

67 Titik Area Publik di Kota Serang Disemprot Disinfektan

Area publik seperti terminal, pasar, masjid, jalur-jalur protokol, hingga pondok pesantren tempat banyak orang berkerumun.

NASIONAL | 26 Maret 2020

Jateng Kini Mampu Cek Virus Corona Sendiri

Dalam sehari, tempat itu bisa melakukan pengecekan hingga 40 sampel.

NASIONAL | 26 Maret 2020

Baznas Memulai Program Cash For Work dengan Melibatkan Ojol

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berinisiatif memberdayakan masyarakat yang bekerja di sektor informal atau kelompok rentan, yang terdampak ekonominya akibat pandemik virus korona ata baru atau Covid-19 dalam program Cash for Work

NASIONAL | 26 Maret 2020

Kemdagri: Ada Enam Tugas RT dan RW Melawan Covid-19

Tugas atau peran pemerintahan kelurahan atau desa, RT-RW serta kader kesehatan dalam penangangan covid-19 meliputi beberapa hak.

NASIONAL | 26 Maret 2020

Kasus Covid-19 Bertambah 103, Total Menjadi 893 Orang

Hari ini, pasien positif Covid-19 bertambah 103 orang, sehingga total kasus di 27 provinsi sebanyak 893 orang.

NASIONAL | 26 Maret 2020

Cegah Corona, Pemerintah Diminta Batasi Migrasi Warga

Masifnya penyebaran virus Covid-19 tidak lepas dari kurangnya kesadaran masyarakat terhadap imbauan yang diserukan pemerintah.

NASIONAL | 26 Maret 2020

12 Bulan, Konsorsium Ristek Covid-19 Targetkan Membuat Vaksin

Konsorsium riset teknologi penanganan virus Covid-19 menargetkan mininal 12 bulan ke depan bisa menghasilkan vaksin.

NASIONAL | 26 Maret 2020

Pemprov Aceh Tetapkan Status Tanggap Darurat Corona

Pemprov Aceh menetapkan status tanggap darurat corona selama 71 hari hingga 29 Mei mendatang.

NASIONAL | 26 Maret 2020

Kemag Tetapkan 7 Protokol Pengurusan Jenazah Pasien Covid-19

Kemag menetapkan 7 protokol pengurusan jenazah pasien Covid-19 yang beragama Katolik.

NASIONAL | 26 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS