Kemdikbud Akan Memperbaiki Kurikulum Vokasi Lebih Fleksibel
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

Kemdikbud Akan Memperbaiki Kurikulum Vokasi Lebih Fleksibel

Rabu, 10 Juni 2020 | 21:00 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Dirjen Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Diksi Kemdikbud) Wikan Sakarinto mengatakan, demi meningkatkan mutu pendidikan vokasi pihaknya akan memperbaiki kurikulum di satuan pendidikan sekolah menengah kejuruan (SMK) lebih fleksibel dengan kebutuhan industri dan dunia kerja.

"Kurikulum vokasi harus fleksibel dan menjamin hard skill maupun soft skill. Jadi kedua hal itu imbang,” ujar Wikan dalam webinar, di Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Menurut Wikan, kurikulum juga harus selaras dengan project based learning dari industri maupun masyarakat. Para siswa diberi kesempatan untuk memecahkan proyek tersebut dan hasilnya kembali ke industri atau ke masyarakat.

Selanjutnya, Wikan menuturkan, pihaknya akan melakukan sejumlah inovasi terhadap beberapa program. Semisalnya waktu kelulusan untuk SMK tidak tiga tahun tetapi empat tahun, dan lulusan tersebut setara dengan diploma satu atau dua terapan.

Selain itu, siswa SMK wajib melakukan praktik kerja di industri dan hal tersebut masuk dalam kurikulum. Dengan begitu, persyaratan lulus SMK tidak hanya lulus mata pelajaran, tetapi harus lulus praktik kerja industri dan memiliki kemampuan yang bisa diterima industri.

Menurut Wikan, selain siswa, para guru SMK juga akan terus ditingkatkan kemampuannya. Saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) untuk memecahkan permasalahan kebutuhan mendesak guru SMK. Kepada industri, Wikan meminta untuk lebih menghargai kompetensi dihasilkan setelah SMK melakukan pernikahan massal dengan industri.

“Jadi sejak awal SMK harus menikah dengan industri mulai dari susun kurikulum hingga industri terlibat mengajar bersama sehingga lulusan dihasilkan sesuai dengan kebutuhan industri,” ujarnya.

Sejumlah perubahan yang akan dilakukan ini, menurut Wikan, tujuannya agar lulusan SMK dapat terserap di industri. Selain itu, perubahan diharapkan memberi gambaran kepada masyarakat jika lulusan SMK ini selain langsung diterima kerja, mereka juga dapat melanjutkan pendidikan strata satu hingga magister di bidang terapan.

Kendati demikian, Wikan berharap para siswa yang akan masuk SMK harus mengetahui minat dan bakatnya. Para orang tua juga harus memberi arahan dan tidak memaksa anak untuk memilih jurusan yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Direktur Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Kemdikbud), M Bakrun mengatakan, jumlah SMK secara keseluruhan saat ini sekitar 14.000 dengan jumlah siswa sekitar 5 juta orang dengan kenaikan jumlah siswa baru sekitar 150.000 siswa per tahun.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

82 Anggota TNI AD Ikut Program Pascasarjana UI

TNI AD bekerja sama dengan Universitas Indonesia menggelar jalur pembelajaran pascasarjana yang dapat diikuti oleh calon mahasiswa dari Angkatan Darat.

NASIONAL | 11 Juni 2020

UI Fasilitasi Perwira TNI AD Kuliah Pascasarjana

Untuk menciptakan SDM khususnya perwira TNI Angkatan Darat (AD) yang andal dan bermutu, TNI AD menjalin kerja sama dengan Universitas Indonesia (UI).

NASIONAL | 11 Juni 2020

2 Penerornya Dituntut Setahun Penjara, Ini Komentar Novel Baswedan

Novel Baswedan tak dapat menyembunyikan kegeraman dan kemarahannya mengetahui dua terdakwa penerornya "hanya" dituntut satu tahun pidana penjara.

NASIONAL | 11 Juni 2020

KAI Daop 8 Surabaya Operasikan 8 KA Reguler Jarak Jauh

Pengoperasian kembali KA Reguler ini tetap diikuti dengan protokol pencegahan Covid-19.

NASIONAL | 11 Juni 2020

Ini Alasan Polri Tak Hadir di Sidang Pecatan Tentara

Menurut Karo Penmas Polri Brigjen Awi Setiyono tim kuasa hukum Polri tak bisa hadir karena masih melengkapi materi untuk persidangan tersebut.

NASIONAL | 11 Juni 2020

Banyak Masyarakat yang "Gaptek", KPAI: Dinas Pendidikan Harus Sosialisasikan PPDB ke Media Sosial

Masalah itu berpangkal pada kurangnya sosialisasi PPDB yang dilakukan dinas pendidikan ke masyarakat.

NASIONAL | 11 Juni 2020

BNN Musnahkan 8 Hektare Ladang Ganja di Mandailing Natal

BNN memusnahkan ladang ganja seluas 8 hektare dari tiga lokasi di kawasan Gunung Tujuh, Kabupaten Mandailing Natal.

NASIONAL | 11 Juni 2020

Komisi B DPRD DKI Dorong Masyarakat Gunakan Kendaraan Pribadi

Komisi B DPRD DKI Jakarta khawatir peraturan ganjil genap dapat berdampak negatif bagi kesehatan dan ekonomi masyarakat.

NASIONAL | 11 Juni 2020

Kelebihan Daya Tampung, Sekolah Harus Lapor Dinas Pendidikan

Ini akan membantu dinas pendidikan untuk mengurus penyebaran siswa dan memastikan calon peserta didik baru dalam satu zonasi mendapat akses pendidikan.

NASIONAL | 11 Juni 2020

Pemerintah Siapkan Rp 2,6 T untuk Afirmasi Lembaga Pendidikan Keagamaan

Kementerian Keuangan (Kemkeu) sudah menyetujui total anggaran sebesar Rp 2,36 triliun untuk afirmasi pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren.

NASIONAL | 11 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS