SDM Berkualitas Menjadi Investasi Puncak Demografi 2040
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

SDM Berkualitas Menjadi Investasi Puncak Demografi 2040

Rabu, 5 Agustus 2020 | 23:05 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Humas Ikatan Dokter Indonesia, Halik Malik mengatakan bahwa, investasi terbaik yang Indonesia miliki untuk mencapai bonus demografi pada 2030-2040 adalah membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Hal tersebut adalah sebuah keniscayaan sebab, negara-negara maju di dunia sudah membuktikannya.

"Kita ketahui, untuk bisa berinvestasi pada SDM salah satu syaratnya adalah menjamin pemenuhan gizi, kesehatan, dan juga pendidikan, untuk bisa mendapatkan kualitas generasi muda yang unggul dan produktif. Tidak hanya saat ini dan tetapi juga untuk ke depannya,” terangnya saat dihubungi Suara Pembaruan melalui sambungan telepon, Rabu (5/8/2020).

Menjamin kebutuhan tersebut terpenuhi, menurutnya pemerintah telah melakukan beberapa upaya yang diharapkan mampu mendorong investasi ini berbuah manis. Salah satunya, negara kini mulai berpihak dalam pembangunan SDM unggul.

"Jadi, karena bicara bonus demografi ini betul harus bisa dinikmati, bukan menjadi bencana demografi. Tanpa kesiapan dan keberpihakan pemerintah terhadap usia produktif, maka bonus demografi itu sulit untuk dinikmati,” tuturnya.

Semisal dari bidang kesehatan. Menurutnya pemerintah telah melakukan beberapa kontribusi yang baik untuk memenuhi kebutuhan kelompok produktif, seperti program Jaminan Kesehatan Nasional.

"Bagaimana memastikan pemuda di usia produktif ini menjadi bagian dari jaminan kesehatan nasional. Mereka yang memiliki penghasilan bisa menunjang usia non produktif. Ini salah satu logika partisipasi pemuda dalam kesehatan nasional. Indonesia saat ini tengah berupaya memerdekakan kelompok produktif dalam masalah kesehatan,” terangnya.

Selain itu, di masa pandemi ini pemerintah juga terus berupaya untuk memerangi isu stunting dan gizi buruk yang terjadi pada anak. Kontraksi ekonomi menjadi persoalan anggaran rumah tangga masyarakat, sehingga menurut lembaga riset, sebagian anggota keluarga mengalami penurunan status gizi.

"Masalah ini memang menjadi semakin pelik, tetapi pemerintah juga telah memberikan subsidi seperti bantuan langsung tunai (BLT) kepada kelompok miskin dan tidak mampu. Ini juga salah satu bentuk antisipasi pemerintah untuk menurunkan angka stunting dan wasting terhadap kelompok rentan yang paling terdampak,” ungkapnya.

Meski sudah mengerahkan bantuan, ia juga berharap pemerintah juga bisa memastikan bahwa pelayanan kesehatan ibu dan anak tetap bisa berlangsung di masa pandemi ini.

"Di tengah pandemi ini ada kesulitan dalam penyelenggaran posyandu, ataupun program krusial lain yang biasa ada di puskesmas. Terutama untuk kesehatan ibu anak. Pemerintah harus memastikan, program tersebut tetap dapat terlaksana dan diakses oleh ibu dan juga anak-anak mereka. Ini juga merupakan upaya dalam memastikan investasi untuk menyongsong bonus demografi tertanam dengan baik,” tukasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bandar Narkotika Internasional Manfaatkan Masa Pandemi Covid-19

Granat mengungkapkan, bandar narkotika internasional memanfaatkan masa pandemi Covid-19 untuk mencari kelengahan aparat.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

KPAI: Dari 224 Pengaduan Terkait PPDB, 89% Berasal dari Jakarta

Pengaduan sebagian besar berkaitan dengan keberatan atas kriteria usia.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Kisruh PPDB, KPAI Desak Pemerintah Evaluasi Sistem Zonasi

Pasalnya, masih banyak daerah yang tidak menerapkan menerapkan petunjuk teknis (juknis) PPDB sesuai dengan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Mendagri: Kepala Daerah Ujung Tombak Penanganan Covid-19

Mendagri Tito Karnavian mengatakan kepala daerah harus punya pengetahuan bagaimana mengendalikan pandemi ini.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Indonesia-Inggris Perpanjang Kemitraan Iptek Hingga 2025

Kerja sama yang kuat antara peneliti Inggris dan Indonesia ini telah menghasilkan 2.205 publikasi gabungan selama 2015-2019.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

PPATK, Kemkop dan UKM Pertahankan Opini WTP dari BPK

Pemberian opini WTP dikarenakan hasil temuan BPK tidak berdampak material terhadap laporan keuangan tahun 2019.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Kapolda NTT Terima Stafsus Kempar Bidang Keamanan KTT G20 dan ASEAN 2023

Tujuan pertemuan terkait simulasi gabungan protokol Safety Security dalam rangka kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah KTT G-20 dan ASEAN 2023.

NASIONAL | 4 Agustus 2020

Pembelajaran Tatap Muka, Mendagri: Gunakan Protokol Kesehatan Ketat

Mendagri meminta penerapan protokol kesehatan yang ketat, baik dari pihak pemerintah, masyarakat dan lembaga terkait dalam rencana pembelajaran tatap muka.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Ombudsman Minta Perbaikan Data Penerima Bansos Diprioritaskan

Data penerima yang valid merupakan modal utama agar bansos yang disalurkan tepat sasaran.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Kasal dan Kasau Terima Tanda Kehormatan Bintang Angkatan Kelas Utama

Penganugerahan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada Laksamana TNI Yudo Margono dan Marsekal TNI Fadjar Prasetyo atas jasa-jasanya.

NASIONAL | 5 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS