I Gde Nala Antara Komitmen Melestarikan Bahasa Bali
INDEX

BISNIS-27 446.998 (3.66)   |   COMPOSITE 5103.41 (22.92)   |   DBX 961.91 (2.39)   |   I-GRADE 139.433 (1.14)   |   IDX30 425.424 (3.73)   |   IDX80 112.732 (0.9)   |   IDXBUMN20 290.237 (3.92)   |   IDXG30 119.067 (0.52)   |   IDXHIDIV20 380.466 (2.42)   |   IDXQ30 124.992 (0.94)   |   IDXSMC-COM 219.453 (0.5)   |   IDXSMC-LIQ 253.905 (3.07)   |   IDXV30 105.587 (1.13)   |   INFOBANK15 830.947 (11.32)   |   Investor33 371.883 (3.69)   |   ISSI 150.117 (0.53)   |   JII 544.402 (1.55)   |   JII70 185.969 (0.84)   |   KOMPAS100 1019.44 (6.38)   |   LQ45 783.452 (7)   |   MBX 1412.54 (6.76)   |   MNC36 280.287 (2.27)   |   PEFINDO25 278.026 (3.1)   |   SMInfra18 241.756 (0.32)   |   SRI-KEHATI 314.153 (3.5)   |  

I Gde Nala Antara Komitmen Melestarikan Bahasa Bali

Kamis, 10 September 2020 | 21:27 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Menyedihkan jika melihat hasil pemetaan Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bahwa saat ini sudah ada 11 bahasa daerah yang punah di Indonesia. Berangkat dari persoalan itulah, Kepala Badan Pembina Bahasa Aksara dan Sastra Bali, I Gde Nala Antara, bersama para ahli dan penggiat bahasa bekerja sama untuk melakukan pelestarian bahasa Bali.

Nala mengatakan, ada banyak faktor yang dapat memengaruhi hilang atau punahnya bahasa-bahasa daerah tersebut, di antaranya adalah pengaruh globalisasi, adanya etnis mayoritas dan minoritas, kurangnya minat generasi muda terhadap budaya leluhurnya, bahkan sampai crossbreeding atau perkawinan silang.

"Perkembangan bahasa nasional dan bahasa asing cukup gencar di Bali, karena Bali menjadi kawasan utama pariwisata Indonesia. Hidup berdampingan seperti ini menimbulkan kekhawatiran, mengingat saat ini masih sedikit pengakuan di masyarakat tentang pentingnya keberagaman linguistik bagi pengembangan budaya. Ini masalah sesungguhnya yang dihadapi bahasa Bali,” tutur Nala belum lama ini dalam diskusi daring Peringatan Hari Aksara Internasional 2020.

Kini, Nala telah membangun aplikasi BASAbali dan berhasil mendapat penghargaan literasi tingkat dunia, yang diselenggarakan The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco), bertepatan dengan Hari Aksara Internasional, Rabu (9/9/2020).

Nala Antara menuturkan, program BASAbali menggabungkan upaya pelestarian bahasa daerah melalui digitalisasi bahasa. Pria yang juga Wakil Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana ini mengatakan, program yang ia kembangkan merupakan integrasi pengembangan bahasa Bali melalui kamus wiki, ensiklopedia, dan perpustakaan virtual.

"Kami juga melibatkan masyarakat untuk menerima platform digital ini. Ketika masyarakat dari berbagai bidang disiplin ilmu dilibatkan, harapannya BASAbali tidak hanya digunakan untuk membicarakan budaya orang Bali saja, tetapi juga bisa digunakan oleh lintas generasi dan juga bangsa,” tuturnya.

Untuk menjamin kualitas dan akurasi bahasa, BASAbali Wiki memiliki tim pakar yang memeriksa tiap kosakata yang diunggah dalam laman mereka https://dictionary.basabali.org. Mereka juga menyajikan kosakata bahasa daerah Bali yang disalin ke dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

"Sejak diluncurkan pada 2011, BASAbali Wiki telah digunakan lebih dari 500.000 orang di 85 negara,” ucapnya.

Selain melalui BASAbali Wiki, beberapa tahun lalu 45 anggota komunitas dan cendikiawan berkumpul untuk menerjemahkan 7.500 frasa yang ada pada halaman beranda Google.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PSR Dinilai Tingkatkan Kesejahteraan Petani Sawit

Program PSR merupakan kemitraan yang di bangun antara perusahaan dengan koperasi yang menaungi petani kelapa sawit.

NASIONAL | 10 September 2020

Vaksin Covid-19 Diusulkan Diberi Gratis untuk Masyarakat Kurang Mampu

Anggota Komisi VI DPR, Marwan Jafar meminta agar pemerintah memberikan vaksin Covid-19 secara gratis kepada masyarakat yang secara ekonomi kurang beruntung.

NASIONAL | 10 September 2020

KPK Dalami Aliran Uang dan Aset Desi Arryani Melalui Direktur Waskita Beton Precast

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Direktur PT Waskita Beton Precast, Antonius Yulianto Tyas Nugroho, Kamis (10/9/2020).

NASIONAL | 10 September 2020

KPU Jambi Konsisten Batasi Kampanye Pengerahan Massa

Komisi Pemilihan Umum (KPU) se-Provinsi Jambi secara konsisten akan membatasi pelaksanaan kampanye rapat umum di ruang terbuka dan tertutup.

NASIONAL | 10 September 2020

Marwan Jafar Minta PLN Transparan dan Desentralisasi Pembangkit Listrik

Pembangkit tenaga listrik di PLN harus dilakukan secara desentralisasi.

NASIONAL | 10 September 2020

Kejati Papua Diharapkan Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Puncak Jaya

Para kepala kampung berharap Kejati segera memeriksa Bupati Puncak Jaya, karena dinilai telah menyalahgunakan kewenangannya.

NASIONAL | 10 September 2020

Wapres Harap BPIP Ambil Peran Besar Dorong Implementasi Pancasila

Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta agar BPIP bisa mengambil peran yang lebih besar dalam rangka mengimplementasikan Pancasila.

NASIONAL | 10 September 2020

Wapres: Pahami Pancasila Secara Utuh

Pancasila tidak boleh didorong ke arah pemahaman yang menyimpang seperti liberalisme, komunisme, hingga radikalisme keagamaan.

NASIONAL | 10 September 2020

SKB Netralitas ASN dalam Pilkada Resmi Diteken

Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengawasan netralitas aparatur sipil negara (ASN) dalam Pilkada Serentak 2020 telah ditandatangani.

NASIONAL | 10 September 2020

Pembeli Soto Positif Covid-19 di Yogya Bertambah

Berdasar laporan mandiri yang dilakukan para konsumen Soto Lamongan di Umbulharjo Yogyakarta, pembeli terpapar virus Covid-19 bertambah.

NASIONAL | 10 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS