Jokowi Ungkap Alasan Indonesia Masih Impor Garam
INDEX

BISNIS-27 491.129 (11.99)   |   COMPOSITE 5612.42 (112.33)   |   DBX 1062.36 (4.11)   |   I-GRADE 161.886 (4.37)   |   IDX30 478.794 (12.21)   |   IDX80 126.714 (3.02)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.57)   |   IDXG30 131.028 (2.32)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.85)   |   IDXQ30 139.823 (3.69)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.69)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.8)   |   IDXV30 122.487 (4.61)   |   INFOBANK15 946.8 (29.41)   |   Investor33 412.464 (10.19)   |   ISSI 165.112 (2.43)   |   JII 597.802 (9.53)   |   JII70 206.187 (3.44)   |   KOMPAS100 1134.88 (27.52)   |   LQ45 883.061 (21.77)   |   MBX 1552.46 (34.83)   |   MNC36 308.511 (7.09)   |   PEFINDO25 308.232 (9)   |   SMInfra18 281.756 (5.87)   |   SRI-KEHATI 352.482 (8.96)   |  

Jokowi Ungkap Alasan Indonesia Masih Impor Garam

Senin, 5 Oktober 2020 | 11:47 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara terbuka mengungkapkan alasan mengapa sampai saat ini Indonesia masih mengimpor garam.

Jokowi mengungkapkan, kebijakan impor garam ditempuh karena kualitas dan produksi garam dalam negeri yang rendah.

"Produksi garam Indonesia masih rendah, sehingga cari cara paling gampang yaitu impor garam. Dari dulu begitu terus, tidak pernah ada penyelesaian,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas secara daring Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5/10/2020).

Rapat yang juga dihadiri Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin ini khusus membahas tentang percepatan penyerapan garam rakyat.

Ia menyebutkan, dari total kebutuhan garam nasional pada tahun 2020 sebanyak 4 juta ton per tahun. Sayangnya produksi garam nasional hanya berkisar 2 juta ton. Akibatnya, alokasi garam untuk kebutuhan industri masih tinggi yaitu 2,9 juta ton.

"Saya kira langkah-langkah perbaikan harus kita kerjakan mulai pembenahan besar-besaran pada supply chain, mulai dari hulu sampai hilir,” kata Presiden Jokowi.

Ia meminta jajaran menteri terkait untuk memperhatikan secara seksama ketersediaan lahan produksi, mempercepat integrasi antara ekstensifikasi lahan garam rakyat yang ada di 10 provinsi.

"Produsen garam ini harus betul-betul diintegrasikan dan harus ada ekstensifikasi,” katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Danjen Kopassus Ingatkan Pentingnya Sinergitas Seluruh Komponen Bangsa

Semuanya harus bersinergi bagaimana Indonesia keluar dari pandemi dan membangun bangsa.

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Jokowi Dukung Transformasi Penguatan TNI

Sebagai Panglima tertinggi TNI, Jokowi menaruh harapan besar dan selalu mendukung transformasi penguatan TNI.

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Cegah Covid-19, KPU Kepahiang Tetapkan Petugas Pilkada di TPS Maksimal 10 Orang

KPU juga menyiapkan masker dan sarung tangan karet bagi pemilih yang akan menyalurkan hak politiknya di TPS masing-masing.

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Tekan Kasus Covid-19, Gubernur Bengkulu Minta Razia Protokol Kesehatan Rutin Dilaksanakan

Sasaran razia di antaranya kawasan yang ramai didantangi masyarakat, seperti Pantai Panjang, Tapak Paderi, mal, pasar tradisional.

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Jokowi: HUT TNI Tidak Hanya Dirayakan Anggota, tetapi Seluruh Rakyat

TNI membantu rakyat menghadapi bencana alam, termasuk dalam menghadapi pandemi Covid-19.

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Dukung Penanggulangan Covid-19, Trakindo Salurkan Puluhan Ribu APD

Trakindo menunjukkan komitmen untuk bersama melawan Pandemi Covid-19, melalui Program Bantuan Kemanusiaan dilebih dari 23 titik di seluruh wilayah Indonesia.

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Polisi Tangkap Pecatan Tentara di Balik Teror di Yahukimo

Terungkap Yepi yang dipecat karena menjual amunisi itu punya kontak erat dengan seorang pentolan KKB Papua.

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Presiden Jadi Inspektur Upacara HUT Ke-75 TNI di Istana Negara

Jokowi menyaksikan penganugerahan tanda kehormatan kepada tiga prajurit TNI dari trimatra.

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Ikatan Batin dengan Polisi, Satpam Tidak Boleh Lagi Berserikat

Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2020 menempatkan Satpam sebagai profesi.

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Jokowi Apresiasi TNI Bantu Disiplinkan Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Dirgahayu TNI. Teruslah menjadi tentara profesional dan menjadi kebanggaan rakyat.

NASIONAL | 5 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS