Jokowi Minta Tingkatkan Kualitas Garam Rakyat dengan Inovasi
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Jokowi Minta Tingkatkan Kualitas Garam Rakyat dengan Inovasi

Senin, 5 Oktober 2020 | 12:02 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan diperlukan langkah-langkah nyata untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas garam rakyat agar dapat memenuhi standar industri.

Selain diperlukan inovasi teknologi produksi, terutama washing plant yang baik, juga harus ada ketersediaan gudang penyimpangan untuk pascaproduksi.

“Masih rendahnya kualitas garam rakyat sehingga tidak memenuhi standar untuk kebutuhan industri. Ini harus dicarikan jalan keluarnya. Kita tahu masalahnya tetapi tidak pernah dicarikan jalan keluarnya,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju secara daring di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5/10/2020).

Rapat yang juga dihadiri Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, khusus membahas tentang percepatan penyerapan garam rakyat.

Minimnya penyerapan garam rakyat untuk kebutuhan industri karena kandungan NaCl pada garam rakyat di bawah angka 97%.

Presiden Jokowi mengatakan, berdasarkan data yang diperoleh per 22 September 2020, terdapat sekitar 738.000 ton garam rakyat yang tidak terserap oleh industri.

"Ini agar dipikirkan solusinya sehingga rakyat garamnya bisa terbeli. Masih rendahnya produksi garam nasional kita sehingga cari cara paling gampang yaitu impor garam. Dari dulu begitu terus, tidak pernah ada penyelesaian,” katanya.

Presiden Jokowi mencontohkan, dari kebutuhan garam nasional tahun 2020, sebanyak 4 juta ton per tahun, dan produksi garam nasional baru 2 juta ton. Akibatnya alokasi garam untuk kebutuhan industri masih tinggi yaitu 2,9 juta ton.

"Saya kira langkah-langkah perbaikan harus kita kerjakan mulai pembenahan besar-besaran pada supply chain, mulai dari hulu sampai hilir. Sekali lagi, perhatikan ketersediaan lahan produksi, percepat integrasi antara ekstensifikasi lahan garam rakyat yang ada di 10 provinsi. Produsen garam ini harus betul-betul diintegrasikan dan harus ada ekstensifikasi,” kata Jokowi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Anggota Komisi IX Puji Penetapan Harga Tertinggi Swab Test

Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan menilai penetapan harga tertinggi swab test PCR memudahkan masyarakat.

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Jokowi Ungkap Alasan Indonesia Masih Impor Garam

Presiden Jokowi mengungkapkan alasan Indonesia masih mengimpor garam.

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Danjen Kopassus Ingatkan Pentingnya Sinergitas Seluruh Komponen Bangsa

Semuanya harus bersinergi bagaimana Indonesia keluar dari pandemi dan membangun bangsa.

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Jokowi Dukung Transformasi Penguatan TNI

Sebagai Panglima tertinggi TNI, Jokowi menaruh harapan besar dan selalu mendukung transformasi penguatan TNI.

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Cegah Covid-19, KPU Kepahiang Tetapkan Petugas Pilkada di TPS Maksimal 10 Orang

KPU juga menyiapkan masker dan sarung tangan karet bagi pemilih yang akan menyalurkan hak politiknya di TPS masing-masing.

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Tekan Kasus Covid-19, Gubernur Bengkulu Minta Razia Protokol Kesehatan Rutin Dilaksanakan

Sasaran razia di antaranya kawasan yang ramai didantangi masyarakat, seperti Pantai Panjang, Tapak Paderi, mal, pasar tradisional.

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Jokowi: HUT TNI Tidak Hanya Dirayakan Anggota, tetapi Seluruh Rakyat

TNI membantu rakyat menghadapi bencana alam, termasuk dalam menghadapi pandemi Covid-19.

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Dukung Penanggulangan Covid-19, Trakindo Salurkan Puluhan Ribu APD

Trakindo menunjukkan komitmen untuk bersama melawan Pandemi Covid-19, melalui Program Bantuan Kemanusiaan dilebih dari 23 titik di seluruh wilayah Indonesia.

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Polisi Tangkap Pecatan Tentara di Balik Teror di Yahukimo

Terungkap Yepi yang dipecat karena menjual amunisi itu punya kontak erat dengan seorang pentolan KKB Papua.

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Presiden Jadi Inspektur Upacara HUT Ke-75 TNI di Istana Negara

Jokowi menyaksikan penganugerahan tanda kehormatan kepada tiga prajurit TNI dari trimatra.

NASIONAL | 5 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS