Pekan Depan, 29 Provinsi di Indonesia Berpotensi Hujan Lebat
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Pekan Depan, 29 Provinsi di Indonesia Berpotensi Hujan Lebat

Minggu, 18 Oktober 2020 | 17:34 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sepekan ke depan, hujan intensitas ringan hingga lebat melanda 29 provinsi di Indonesia. Fase awal La Nina ini diperkirakan akan menambah curah hujan seiring masuknya musim hujan. Ancaman bencana hidrometeorologi perlu diwaspadai.

Bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, puting beliung perlu diwaspadai di tengah pandemi Covid-19. Sebelumnya BMKG pun menyebut, adanya La Nina akan menambah curah hujan hampir 40%.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, bagi Indonesia, La Nina yang terjadi pada periode awal musim hujan ini berpotensi meningkatkan jumlah curah hujan di sebagian besar wilayah.

"Dampak La Nina terhadap curah hujan di Indonesia tidak seragam, baik secara spasial maupun temporal, bergantung pada musim atau bulan, wilayah, dan kekuatan La Nina sendiri," katanya di Jakarta, Minggu (18/10/2020).

Sebelumnya, dalam penjelasan tertulisnya, BMKG mengeluarkan informasi saat ini tengah terjadi fenomena La Nina di Samudera Pasifik dengan intensitas sedang (moderate). Pemantauan BMKG terhadap indikator laut dan atmosfer menunjukkan suhu permukaan laut mendingin -0,5C hingga -1,5C selama 7 dasarian terakhir (70 hari), diikuti oleh dominasi aliran zonal angin timuran yang merepresentasikan penguatan angin pasat.

Angin pasat ini adalah angin yang bertiup tetap sepanjang tahun dari daerah subtropis menuju ke daerah ekuator (khatulistiwa).

Selain pengaruh sirkulasi angin monsun dan anomali iklim di Samudera Pasifik, penguatan curah hujan di Indonesia juga turut dipengaruhi oleh penjalaran gelombang atmosfer ekuator dari barat ke timur, berupa gelombang Madden Julian Oscillation (MJO) dan Kelvin, atau dari timur ke barat berupa gelombang Rossby.

"Hasil analisis kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan adanya aktivitas MJO di atas wilayah Indonesia, yang merupakan klaster atau kumpulan awan berpotensi hujan," ungkapnya.

Aktifitas La Nina dan MJO pada saat yang bersamaan ini, lanjutnya, dapat berkontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.

Berdasarkan kondisi tersebut di atas, BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan akan terjadi peningkatan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Sementara periode 18-24 Oktober 2020 dampak MJO berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung dan Lampung.

Selain itu, dampak tersebut juga dapat terjadi di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Kemudian potensi hujan lebat juga dapat terjadi di Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan kondisi cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

Jabodetabek

Untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) potensi itu pun perlu diwaspadai. Kepala Sub Bidang Peringatan Dini Cuaca BMKG Agie Wandala Putra mengatakan, kondisi cuaca Jabodetabek pada awal pekan depan secara umum diprediksikan hujan ringan hingga sedang kecuali di Kabupaten Bogor dan Kota Bogor yang berpotensi hujan sedang hingga lebat.

"Pada 20 Oktober 2020, secara umum wilayah Jabodetabek diprediksi berawan hingga hujan ringan dan akan mengalami peningkatan curah hujan pada tanggal 21 Oktober 2020 untuk wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kota Depok diprediksikan hujan sedang hingga lebat," katanya kepada Suara Pembaruan, di Jakarta, Minggu (18/10/2020).

Selanjutnya, pada 22-23 Oktober 2020 secara umum wilayah Jabodetabek di prediksikan hujan ringan hingga sedang kecuali wilayah Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, dan Kabupaten Bogor yang berpotensi hujan sedang hingga lebat.

"Sedangkan untuk akhir pekan diperkirakan cuaca Jabodetabek cenderung berawan hingga hujan ringan," imbuhnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemprov Bengkulu Minta Masyarakat Waspadai Banjir dan Tanah Longsor

Dampak La Nina akan menyebabkan curah hujan tinggi di sejumlah daerah, termasuk di Bengkulu.

NASIONAL | 18 Oktober 2020

Pemprov Sumut Prioritaskan Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan

Vaksinasi juga diprioritaskan di kawasan yang paling banyak jumlah kasus penularan Covid-19.

NASIONAL | 18 Oktober 2020

Lawan Covid-19, Forkom Pokdarwis Kampanye 3M di Kampung Tematik

Gerakan kampanye 3M dilakukan sebagai upaya untuk menyadarkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan.

NASIONAL | 18 Oktober 2020

Survei Indikator: 55 Persen Warga Mengaku Kesulitan Ekonomi

Indikator mencatat, kondisi ekonomi yang buruk tercermin dari semua lapisan masyarakat baik dikelompokkan berdasarkan usia, tingkat pendidikan hingga gender.

NASIONAL | 18 Oktober 2020

Kepala Daerah di Sumut Diminta Siapkan Mitigasi Bencana

Pemerintah daerah diminta berkoordinasi jika membutuhkan bantuan bencana.

NASIONAL | 18 Oktober 2020

Ketaatan Protokol Covid-19 Warga Jambi Turun 27%

Penurunan ketaatan tersebut tercermin dari semakin enggannya warga Jambi menggunakan masker ketika ke luar rumah, tidak sering mencuci tangan.

NASIONAL | 18 Oktober 2020

Satgas Covid-19 Tutup Paksa Capital Building di Medan

Penutupan secara paksa ini dilakukan karena dua tempat hiburan malam di gedung itu melanggar protokol kesehatan.

NASIONAL | 18 Oktober 2020

Anak Amien Rais Kecelakaan di Tol Cipali, Ketua Umum PAN Minta Semua Pihak Mendoakan Hanafi Rais

“Luka berat atas nama Ahmad Rais. Untuk supirnya atas nama Ferdian mengalami luka ringan,” ujar Karyana.

NASIONAL | 18 Oktober 2020

Sekjen PDIP: Konsolidasi dan Kaderisasi Penting di Tengah Pertarungan Ideologis

PDIP harus solid menghadapi berbagai tantangan yang ada saat ini. Ajaran ideologi Pancasila harus terus disampaikan dan menjadi arah untuk melangkah ke depan.

NASIONAL | 18 Oktober 2020

Program Kartu Prakerja di Bengkulu Diikuti 71.243 Peserta

Program kartu prakerja di Bengkulu hingga gelombang 9 telah diikuti sebanyak 71.243 orang peserta. Mereka terdaftar dan telah menerima uang insentif.

NASIONAL | 18 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS