Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG
INDEX

BISNIS-27 447.922 (-2.01)   |   COMPOSITE 5096.45 (-16.43)   |   DBX 966.383 (-4.79)   |   I-GRADE 139.404 (-0.65)   |   IDX30 427.333 (-1.6)   |   IDX80 113.424 (-0.38)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.12)   |   IDXG30 119.109 (-0.33)   |   IDXHIDIV20 379.033 (-1.61)   |   IDXQ30 124.381 (-0.32)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-0.41)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (0.53)   |   IDXV30 108.161 (-0.44)   |   INFOBANK15 830.634 (-5.94)   |   Investor33 372.738 (-1.28)   |   ISSI 150.924 (-0.11)   |   JII 548.46 (-0.2)   |   JII70 187.38 (-0.13)   |   KOMPAS100 1019.47 (-3.79)   |   LQ45 787.196 (-2.39)   |   MBX 1409.36 (-4.18)   |   MNC36 279.413 (-1.07)   |   PEFINDO25 280.307 (0.53)   |   SMInfra18 241.86 (-0.25)   |   SRI-KEHATI 315.824 (-1.31)   |  

Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG

Jumat, 14 Agustus 2020 | 20:29 WIB
Oleh : RIX

Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas PT Pertamina (Persero) berupaya untuk meningkatkan kapabilitas dalam pengelolaan LNG, sehingga dapat meningkatkan kemampuan PGN di internasional sebagai Global LNG Player. Dengan portofolio yang dimiliki dari mulai penyediaan infrastruktur, pemrosesan, transportasi, penyimpanan, bunkering dan niaga LNG, PGN bertekad mengejar target pengembangan bisnis LNG internasional, khususnya di pasar Asia.

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Syahrial Mukhtar, mengatakan bahwa bagi PGN, LNG merupakan sebuah _opportunity_ untuk memasuki pasar internasional, baik dari segi pengembangan infrastruktur maupun trading, sehingga bisa menjadi pemain gas internasional. Hal ini seiring dengan peran PGN dalam mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan gas dalam negeri. Targetnya, PGN dapat meningkatkan volume pengelolaan niaga gas bumi untuk Global LNG Trading hingga ±130 BBTUD untuk 5 tahun pertama dan akan dikembangkan untuk tahun-tahun berikutnya.

“Permintaan gas di Asia Pasifik meningkat setiap tahunnya, sebagai negara dengan cadangan gas yang besar, Indonesia dapat memperbesar prospek bisnis gas bumi ke negara-negara Asia Pasifik, terutama Asia Tenggara. Beberapa negara di South East Asia masuk dalam sasaran LNG Trading proyeksi permintaan sebesar 0,5 metrik ton per tahun (MTPA) atau setara dengan sembilan kargo per tahun. Respon positif telah didapatkan dan proses penjajagan dilakukan dengan proyeksi permintaan sekitar 18 kargo per tahun,” jelas Syahrial, (14/08/2020).

Syahrial mengungkapkan, upaya ekspansi bisnis LNG internasional yang telah dilakukan antara lain PGN dan Sinopec telah menandatangami Perjanjian Master Jual Beli LNG dan proyek small-scale LNG di China yang bekerja sama dengan perusahaan manufaktur logistik ISO Tank.

Selain itu, Syahrial mengungkapkan bahwa saat ini PGN juga tengah melakukan pengkajian untuk menginisasi ekspansi bisnis LNG, khususnya di negara-negara Asia Selatan yang berpotensi menjadi target pemasaran LNG.

Menurut Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama, bisnis LNG juga menjadi bagian penting dari transformasi Pertamina sebagai Holding Migas dan PGN sebagai subholding gas. Apalagi pada pertengahan 2019, PGN mendapat tugas dari Pertamina untuk mengelola bisnis LNG end-to-end secara penuh. “PGN mengambil peran dan melakukan langkah-langkah strategi untuk memanfaatkan segala peluang LNG yang ada, diantaranya melalui pengelolaan FSRU,” imbuh Rachmat.

PGN memiliki dua FSRU yaitu FSRU Lampung di Labuhan Maringgai dengan kapasitas 1,5 – 1,7MTPA dan volume penyaluran mencapai 240 MMSCFD yang terintegrasi dengan fasilitas pipa transmisi SSWJ yang menghubungkan sumber-sumber gas bumi di Sumatra Bagian Tengah, Selatan dan Jawa

Barat, serta FSRU Jawa Barat, serta regasifiksi darat PT Perta Arun Gas di Arun Lhokseumawe Aceh. Selama ini, PGN telah menyalurkan gas bumi hasil regasifikasi LNG lebih dari 250 BBTUD.

“Ada beberapa anak perusahaan PGN yang turut menjadi menyokong portofolio LNG yaitu Nusantara Regas yang memiliki kapabilitas regasifikasi LNG, tetapi memang ditujukan untuk mendukung sektor kelistrikan nasional. Kemudian, PT Perta Arun Gas yang dikembangkan sebagai hub LNG dengan kapasitas regasifikasi 450 mmscfd dan memiliki 4 tangki di darat dengan kapasitas masing-masing 125.000 m3 dan PT Pertagas Niaga yang berkontribusi pada bidang niaga retail LNG,” jelas Rachmat.

Rachmat mengatakan bahwa dengan mengoptimalisasi portofolio domestik tersebut, dapat menjadi bekal PGN melaksanakan inisiasi ekspansi bisnis LNG ternasional. PGN juga akan berintegrasi dengan Holding PT Pertamina untuk optimalisasi portofolio LNG pasar internasional.

“Dalam rencana bisnis ini, tantangan pasti ada. Salah satunya adalah ketidakpastian harga minyak dunia, yang bisa menyebabkan harga LNG menjadi tidak kompetitif. Dalam menyikapi hal tersebut, diantaranya dilakukan sinergi dengan pihak lain dalam rangka mengoptimalkan knowledge yang dimiliki, sehingga jasa atau produk yang ditawarkan memiliki nilai jual yang lebih baik,” ujar Rachmat.

Lebih lanjut, Rachmat menjelaskan bahwa kualitas SDM juga akan ditingkatkan agar dapat mendukung dinamika pengembangan bisnis perusahaan.

“Merujuk pada rencana jangka panjang perusahaan, PGN akan mengoptimalkan peluang untuk pengembangan bisnis global trading dan overseas marketing dengan memanfaatkan sumber daya LNG Sourcing yang dimiliki dan kemampuan perusahaan dalam penyediaan infrastruktur hilir,” tutup Rachmat.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bukit Darmo Lanjutkan Proyek Ballroom dan Apartemen

Bukit Darmo Property Tbk memutuskan tetap melanjutkan pembangun proyek ballroom dan apartemen.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Garuda Indonesia Mulai Kembangkan Layanan Carter Pesawat

Garuda Indonesia menjalin kerja sama dengan PT Putra Perkasa Abadi dalam penyediaan pesawat carter.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Kembali Direvisi, Sri Mulyani Proyeksikan Ekonomi RI 2020 Minus 1,1%

Pemerintah kembali merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Defisit Anggaran 2021 Diproyeksikan 5,5% dari PDB

Defisit anggaran tahun 2021 akan dibiayai dengan memanfaatkan sumber-sumber pembiayaan yang aman, dan dikelola secara hati-hati.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Komitmen TelkomGroup Mewujudkan Kedaulatan RI Melalui Telekomunikasi Berbuah Anugerah Bintang Jasa Nararya

Penganugerahan tanda jasa yang diselenggarakan Kementerian Sekretariat Negara ini tak lepas dari pencapaian TelkomGroup dalam mewujudkan kedaulatan negara.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Pemerintah Terus Garap Infrastruktur di Ibu Kota Baru

Pemerintah masih menganggarkan dana untuk pembangunan infrastruktur tahun 2021 yang mencapai Rp 414 triliun.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Infrastruktur 5 Destinasi Super Prioritas Dituntaskan Hingga Akhir 2020

Pemerintah tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur di tengah pandemi virus corona

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Citilink Kembali Layani Rute dari dan ke Bandung

Citilink Indonesia kembali melayani penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Husein Sastranegara

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Integrasikan Layanan, Mandiri Kembangkan Pusat UKM

Bank Mandiri mengembangkan UKM Center yang akan mengintegrasikan layanan perbankan bagi pelaku UKM

EKONOMI | 14 Agustus 2020

PTPP Bidik Kontrak Baru di Tiga Negara Asia

PTPP, berhasil mengembangkan sayap bisnisnya hingga ke luar negeri.

EKONOMI | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS