Kota di Rusia ini Diinvasi Beruang Kutub

Kota di Rusia ini Diinvasi Beruang Kutub
Tangkapan layar sebuah video amatir yang menunjukkan serbuan beruang kutub di sebuah kota terpencil di Rusia. ( Foto: YouTube )
Heru Andriyanto / HA Senin, 11 Februari 2019 | 16:26 WIB

Beritasatu.com - Para orang tua di sebuah kota terpencil Rusia takut untuk mengirim anak-anak mereka ke sekolah setelah terjadi "invasi massal" oleh beruang kutub yang masuk wilayah pemukiman.

Gugus kepulauan Novaya Zemlya di wilayah utara Rusia, telah diserbu puluhan beruang kutub sejak Desember lalu. Area pemukiman terbesar di kota itu, Belushya Guba, dengan populasi sekitar 2.500 orang, melaporkan telah melihat lebih dari 50 ekor beruang kutub masuk ke wilayah tersebut.

Administrator setempat Alexander Minayev mengatakan beruang-beruang itu menyerang orang dan masuk ke gedung.

Akhir pekan kemarin, wilayah tersebut menetapkan status darurat.

"Orang-orang ketakutan. Mereka takut keluar rumah, dan rutinitas harian mereka menjadi terganggu," kata Minayev.

"Para orang tua takut membiarkan anak-anak mereka ke sekolah atau ke taman kanak-kanak."

Dampak Perubahan Iklim
Beruang kutub makin sering terlibat kontak dengan manusia karena perubahan iklim telah mengurangi habitat wilayah es mereka, sehingga mereka juga masuk ke wilayah daratan untuk jangka waktu yang lebih lama.

"Beruang kutub mengandalkan anjing laut sebagai makanan, dan anjing laut mengandalkan lautan es. Pemanasan global telah mencairkan es sehingga menjadi reaksi berantai pada cara beruang kutub bertahan hidup," kata Liz Greengrass, direktur lembaga amal suaka fauna Born Free Foundation.

World Wildlife Fund (WWF) telah membantu patroli di tengah masyarakat wilayah Arctic untuk mencegah serangan beruang kutub, dengan berbagai alat pengusir seperti mesin yang bisa mengeluarkan suara bising, atau cahaya lebih terang di tempat umum.

Selain itu juga tempat penyimpanan makanan yang dirancang tak bisa dibongkar oleh beruang, petunjuk keselamatan jika beruang masuk ke pemukiman, dan senjata dengan peluru karet untuk mengusir beruang.



Sumber: CNN