Bocah Korban Gempa Palu Bertemu Riyad Mahrez

Bocah Korban Gempa Palu Bertemu Riyad Mahrez
Riyad Mahrez dan Muhamad Rizky. ( Foto: Kedubes Inggris/Ade Mardiyati )
Anselmus Bata / AB Rabu, 8 Mei 2019 | 15:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Muhamad Rizky, bocah korban gempa Palu, akhirnya bertemu dengan pemain sepak bola favoritnya, Riyad Mahrez. Rizky, seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun sedang menonton tim sepak bola Inggris favoritnya, Manchester City, di sebuah kafe internet ketika gempa bumi dahsyat dan tsunami menghantam Palu, Sulawesi Tengah, 28 September 2018. Rizky langsung menyelamatkan diri, meski lengannya patah.

Dalam siaran pers Kedubes Inggris yang diterima Beritasatu.com, Rabu (8/5/2019), disebutkan kisah Rizky adalah salah satu dari banyak kisah yang diketahui masyarakat Inggris yang menginspirasi mereka tentang kekuatan, ketabahan, dan sikap positif orang Indonesia. Cerita ini menggerakkan hati pesepak bola Manchester City, Riyad Mahrez, untuk mendukung Rizky melalui pesan video dan mengirim kaus sepak bola yang dibubuhi tanda tangannya.

Muhamad Rizky.

Rizky dan ayahnya mendapat kesempatan untuk mengunjungi Inggris dan menyaksikan Manchester City bermain. Manchester City mengalahkan Leicester City 1-0 pada pertandingan Senin (6/5/2019) malam waktu setempat atau Selasa (7/5/2019) dini hari WIB. Rizky dan ayahnya juga bertemu para pemain Manchester City serta berjalan-jalan di Liverpool dan Manchester.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste Moazzam Malik mengatakan,Kisah Rizky sangat menginspirasi orang-orang di seluruh dunia, termasuk di Inggris. Ketika bencana alam terjadi, kami sebagai teman ingin membantu. Inggris dan Indonesia memiliki persahabatan yang erat dan kami berada di garis depan dalam upaya membantu saudara-saudara kita di Sulawesi Tengah. Sekitar 5 juta pound sterling (Rp 94 miliar) disumbangkan oleh Pemerintah Inggris, dan 27 juta pound sterling (Rp 507 milyar) disumbangkan oleh publik Inggris. Olahraga dapat berperan dalam proses penyembuhan. Olahraga dapat menyatukan, menginspirasi, dan menghibur kita semua. Liga Premier menjadi milik seluruh dunia sebagai liga sepak bola nasional terbesar, paling kompetitif dan mendunia. Bahkan sebagai penggemar Liverpool, saya senang dan sangat tersentuh oleh kemurahan hati Manchester City dan Riyad Mahrez, sekaligus mengundang Rizky ke Inggris untuk menonton langsung tim favoritnya bermain dan menang!"

 



Sumber: BeritaSatu.com