Spanyol Selamatkan Hampir 200 Migran di Mediterania

Spanyol Selamatkan Hampir 200 Migran di Mediterania
Sekelompok 47 migran dipindahkan dari perahu karet saat operasi penyelamatan oleh kapal berbendera Belanda, Sea Watch 3 di lepas pantai Libia, Sabtu (19/1/2019). ( Foto: AFP / FEDERICO SCOPPA )
Unggul Wirawan / WIR Selasa, 3 September 2019 | 08:42 WIB

Malaga, Beritasatu.com - Hampir 200 orang diselamatkan karena berusaha melakukan penyeberangan berbahaya dari Afrika Utara ke Spanyol pada Senin (2/9).

Penyelamatan terjadi di tengah perdebatan di Spanyol mengenai peran yang harus dimainkan kapal amal dalam membantu upaya pemerintah setelah kapal organisasi non-pemerintah Spanyol menjadi pusat perselisihan dengan negara-negara Eropa bulan lalu.

Menurut layanan penyelamatan Spanyol, di Selat Gibraltar, 73 orang diselamatkan dari tiga kapal, di antaranya 10 anak di bawah umur. Sejumlah 110 orang lainnya diselamatkan dari lima kapal di Laut Alboran, yang sebagian besar akan dibawa ke pelabuhan Malaga.

Kedatangan ke Spanyol sejauh ini tahun i2019 pada pertengahan Agustus mencapai sedikit di atas 18.000 orang. Data Kementerian Dalam Negeri menunjukkan, ada pengurangan 39% pada periode yang sama tahun lalu.

Data Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menunjukkan kedatangan laut yang tidak teratur dari Timur Tengah dan Afrika Utara ke Uni Eropa turun dari lebih dari 1 juta pada 2015 menjadi sekitar 141.500 orang tahun lalu. Sementara hampir 15.000 orang diperkirakan telah meninggal atau hilang dalam perjalanan laut yang berbahaya.



Sumber: Suara Pembaruan