Tingkat Bunuh Diri di Inggris Meningkat

Tingkat Bunuh Diri di Inggris Meningkat
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Kamis, 5 September 2019 | 12:06 WIB

London, Beritasatu.com-  Tingkat bunuh diri di Inggris meningkat hampir 12 persen pada 2018, menjadi kenaikan pertama sejak 2013 dengan peningkatan yang signifikan di antara laki-laki.

Berdasarkan Kantor Statistik Nasional (ONS), total 6.507 kasus bunuh diri yang terdata di Inggris tahun lalu atau naik 11,8 persen dari 5.821 kasus pada 2017.

Tiga perempat kasus bunuh diri (4.903) pada 2018 adalah laki-laki, dengan rata-rata 17,2 kematian per 100.000. ONS menyatakan angka itu mewakili kenaikan signifikan dari rata-rata tahun 2017 dimana tercatat 4.382 kasus bunuh diri laki-laki.

Tidak diketahui alasan pasti atas peningkatan kasus bunuh diri. Namun, perubahan yang dibuat tahun lalu untuk cara pemeriksaan jenazah, menyatakan kematian semacam itu bisa menjadi faktor.

Pada Juli 2018, standar bukti yang dipakai oleh petugas koroner untuk menentukan kematian sebagai bunuh diri masih rendah.

Kepala Eksekutif LSM Samaritans Ruth Sutherland menyatakan data itu sangat mengkhawatirkan karena untuk pertama kalinya dalam lima tahun, rata-rata bunuh diri di Inggris meningkat dengan 686 kematian pada 2017.

“Terdapat pula peningkatan signifikan dalam rata-rata bunuh diri pada para pemuda sejak 2017. Secara signifikan, lebih banyak pria berusia 45-49 tahun mengakhiri hidup mereka, juga pria berusia paruh baya masih di dalam kelompok dengan risiko bunuh diri terbesar,” ujar Sutherland.

Angka terbaru juga menunjukkan tingkat tertinggi bunuh diri berdasarkan usia pada 2018 diantara orang berusia 45-49 tahun, dengan rata-rata 27,1 kematian per 100.000 laki-laki.

“Setiap satu kematian adalah tragedi bagi keluarga, teman, dan masyarakat,” ujar Sutherland.



Sumber: Suara Pembaruan