Kadin Indonesia dan Kadin Bulgaria Jalin Kerja Sama

Kadin Indonesia dan Kadin Bulgaria Jalin Kerja Sama
Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi, saat berbicara UN Forum on Palestine di Markas Besar Perserikatan Bangsa-bangsa, New York, Amerika Serikat Kamis (4/4/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. Kemlu )
/ WIR Senin, 16 September 2019 | 19:24 WIB

Sofia, Beritasatu.com- Kadin Indonesia melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Bulgarian Chamber of Commerce and Industry (BCCI) di Sofia, Senin (16/9). Perjanjian ini dilakukan guna meningkatkan perdagangan dan investasi antarkedua negara pada acara Indonesia – Bulgaria Business Forum.

Dalam hal ini, Kadin Indonesia diwakili oleh Tony Wenas, Ketua Komite Tetap Eropa, dan BCCI diwakili oleh Tsvetan Simeonov, Presiden BCCI disaksikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi dan Menteri Ekonomi Bulgaria, Emil Karanikolov.

Penandatanganan dan forum bisnis ini dilakukan dalam rangka memperkenalkan dan membuka akses pasar terhadap negara-negara Eropa Timur dan Balkan.

“Kita selama ini hanya berfokus untuk bermitra dengan pasar-pasar konvensional seperti Eropa Barat dan Amerika dan melupakan negara-negara lain yang sebenernya sangat potensial, seperti Eropa Timur dan negara-negara Balkan khususnya yang mana sangat terbuka terhadap Indonesia,” kata Alexander Yahya Datuk, ketua delegasi KADIN Indonesai yang juga merupakan Ketua Komite Bilateral untuk negara-negara Eropa Timur.

Dengan kegiatan ini, kata Alexander, Kadin melakukan sebuah preseden untuk membuka jalan bagi pelaku usaha kedua negara serta siap memfasilitasi adanya kegiatan bisnis ke depanny

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia mencatat pada 2018 total perdagangan antara Indonesia dan Bulgaria mencapai 497 juta dolar Amerika dengan komposisi 438 juta dolar ekspor dan 68 juta impor.

Angka tersebut merupakan suatu pencapaian yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya dimana total perdagangan tercatat sebesar 115 juta dolar Amerika dengan komposisi 58 juta ekspor dan 57 juta impor.

“Kita dari segi pelaku usaha Indonesia, sangat siap untuk tidak hanya meningkatkan perdagangan dengan Bulgaria dan mengundang Bulgaria untuk investasi di Indonesia tetapi juga Indonesia untuk dapat berinvestasi ke Bulgaria sehingga terjalin hubungan erat dan bersifat dua arah”, ungkap Tony Wenas dalam sambutannya pada pembukaan forum bisnis tersebut.

“Dalam kunjungan yang singkat ini, ada 3 hal yang saya garisbawahi dalam diskusi dengan Menteri Luar Negeri, Menteri Ekonomi, Perdana Menteri, dan juga setelah ini Presiden Bulgaria yaitu bahwa ada 3 hal yang utama yang harus disinergikan untuk meningkatkan hubungan antar kedua negara yaitu infrastruktur politik dan diplomasi, peran serta pelaku usaha, dan fasilitas akses berupa visa”, ujar Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri RI.

Lebih lanjut, Retno juga menyebutkan bahwa baik Indonesia dan Bulgaria telah sepakat untuk mengadakan Joint Economic Commission untuk membahas dan menindaklanjuti ketiga isu tersebut dengan mengundang pelaku usaha untuk dapat berperan aktif.

Hal ini disambut baik oleh Menteri Ekonomi Bulgaria dengan mengatakan bahwa Indonesia merupakan mitra yang sangat penting bagi Bulgaria dan ada banyak area kerja sama yang dapat ditingkatkan dan untuk itu diperluka suatu langkah yang nyata dan terarah agar tujuan bersama dapat dicapai.

Dalam sambutan, Presiden BCCI juga menyebutkan bahwa Indonesia dan Bulgaria sebenarnya sudah memiliki hubungan yang sangat lama dan sudah saatnya ditingkatkan lebih lagi.

Selain di Sofia, Kadin Indonesia juga melakukan misi bisnis ke negara lainnya dengan tujuan yang sama, meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dengan negara tujuan.

Adapun negara lainnya yang menjadi tujuan KADIN adalah Turki (13/9), Yunani (17/9), Serbia (18/9), Rumania (20/9), dan dilanjutkan dengan negara Eropa Barat yakni Belanda dan Slovakia (23/9), Polandia (25/9), Swiss (25-27/9), Jerman (30/9), Italia (2/10), Inggris (1-3/10), Belgia (4/10) dan Prancis (7/10).

Selain misi bisnis ke Eropa ini, pada saat yang bersamaan Kadin juga mengadakan misi bisnis ke Amerika Serikat yang dimulai pada 21 September hingga 9 Oktober 2019.

Pada 13/9, Kadin juga telah berhasil melakukan forum bisnis di Istanbul dengan dihadiri oleh 65 pengusaha baik dari Indonesia maupun Turki.

Sebagai hasilnya, kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan, konstruksi, energi, dan makanan.

Dalam kunjungan tersebut, KADIN juga secara spesifik bertemu dengan Asosiasi Margarin guna membahas peningkatan ekspor produk turunan kelapa sawit dari Indonesia ke Turki, melakukan kunjungan ke salah satu importir kopi terbesar di Turki, dan juga perusahaan pengolahan makanan dari hasil produk laut.