Presiden Azerbaijan Angkat Sekutu Jadi PM

Presiden Azerbaijan Angkat Sekutu Jadi PM
Ilham Aliyev ( Foto: Business Insider / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Kamis, 10 Oktober 2019 | 10:49 WIB

Baku, Beritasatu.com- Perdana Menteri Azerbaijan Novruz Mammadov mengundurkan diri secara mendadak. Presiden Ilham Aliyev lantas menggantikannya dengan loyalis yang juga penasihat ekonomi dan sekutu lama, Ali Asadov.

Menurut para pejabat Azerbaijan, Aliyev telah menunjuk seorang teknokrat dan sekutu dekat sebagai perdana menteri baru negara Kaukasus itu setelah pendahulunya tiba-tiba mengundurkan diri.

“Presiden telah menunjuk penasihat ekonominya Ali Asadov sebagai perdana menteri baru. Perdana Menteri Novruz Mammadov telah mengajukan pengunduran dirinya yang telah diterima oleh presiden,” kata pembicara parlemen Oktay Asadov kepada para legislator pada Selasa (8/10).

Pengamat menggambarkan Asadov, seorang pembantu presiden berusia 63 tahun tentang masalah ekonomi, sebagai sekutu lama Aliyev.

Azerbaijan yang kaya energi telah terpukul keras oleh kemerosotan global dalam harga minyak dan penunjukan baru itu mungkin dimotivasi oleh keinginan Aliyev untuk memulai ekonomi yang mandek, kata para analis.

Mammadov diangkat ke jabatan PM pada April tahun lalu setelah menjabat sebagai penasihat kebijakan luar negeri Aliyev dan wakil kepala staf presiden.

Dengan sebagian besar kekuasaan terkonsentrasi di tangan presiden di bawah konstitusi, jabatan perdana menteri dipandang sebagai sebagian besar peran nominal yang secara tradisional dipegang oleh letnan dekat Aliyev.

Presiden telah memerintah negara Kaspia dengan tangan besi sejak ia pertama kali terpilih pada tahun 2003, setelah kematian ayahnya, pemimpin Komunis era Soviet-Soviet dan mantan jenderal KGB Heydar Aliyev.

Di bawah dinasti Aliyev, Baku telah menghadapi kritik internasional yang kuat untuk membungkam perbedaan pendapat dan media oposisi.



Sumber: Suara Pembaruan